
Dion Andi hartawan itulah namanya kepanjangannya..
sewaktu dia tinggal di Amerika dia tak berprilaku yang aneh seperti ini,dia anak baik,rajin,pintar,dan smarts,semua dosen dan juga mahasiswa maupun mahasiswi nya tamengenal baik sosok Dion.
banyak cewe2 tertarik dan jatuh hati padanya,termasuk para mahasiswi bule juga tertarik akan daya ketampanannya.
disana Dion juga memiliki teman dekat sebut saja namanya Stella sama2 satu fakultas dengan nya.
Stella anak yang cantik,pintar,dan juga baik,
dia berasal dari keluarga yang terpandang,kaya,orang tua nya mempunyai banyak perusahaan benefit dimana2,sampai dluar negeri pun ada.
mereka memang pasangan yang serasi,
Dion anak yang hebat dan punya talen dalam bermain musik,ya musik adalah hobbynya dimana dia bisa menyalurkan setiap apresiasinya karya melalui musik,
Dion sebenarnya ingin mengambil jurusan musik,tapi ayah nya melarang keras Dion untuk bermusik..
ayah nya menyuruh Dion untuk mengambil jurusan bisnis seperti ayahnya dulu,
walaupun ada perasaan kecewa Dion tetap menuruti keinginan ayahnya.
ayahnya menyuruh dia kuliah diluar negeri agar bisa menjadi seorang pembisnis yang lebih handal dari ayahnya.
satu tahun lagi Dion akan meakhiri masa2 kuliahnya dia akan wisuda dan bisa meneruskan kerajaan bisnis milik ayahnya,tapi semua hanya mimipi belaka.
Dion tak menyangka akan begini,4 tahun dia berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana nya tapi semua sia2 belaka.
musibah itu begitu cepat datang,bagai mimpi disiang bolong..
Dion bersikap seperti ini karena dia ingin membalaskan rasa sakit hati ayahnya dia tak mau lagi dipandang lemah,ayah yang begitu baik pada temannya bisa ditipu dan menyebabkan beliau meninggal,aku pun bertekad tak akan berbuat baik kepada orang aku ga mau mengalami nasib seperti ayah.
tapi dalam lubuk hati yang terdalam dia sebenanya tak mau melakukan ini.
dia ingin kembali menjadi Dion yang dulu..
bukan Dion yang hidup nya berantakan setelah ditinggal pergi ayahnya untuk selama-lamanya.
sebelum dia bisa membalaskan dendam ayah nya,dia tak butuh siapa2 untuk membantunya memperbaiki hidupnya yang berantakan plus kacau abis,,,
seperti hati2 biasa melati pun berangkat mengajar tapi kali ini dia memalih untuk berjalan kaki saja karena para preman yang pernah menggangu melati dulu tak berani lagi menampakkan batang hidungnya,entah jera karena tonjokan Ali atau ketangkap polisi ga ada yang tau.
melati mengayunkan kakinya dengan santai,berjalan mengikuti arah.
setibanya di perempatan jalan melati melihat seorang ibu2 yang hampir ketabrak,untungnya ada seorang laki2 yang membantunya sehingga ibu itu tak ketabrak.
laki2 itu segera membantu ibu itu untuk bangun melati pun segera menghampiri mereka,,disaat melati ingin melihat muka laki2 itu dia langsung pergi dengan menutup wajahnya menggunakan masker,,
setelah dia rasa ibu itu sudah agak baikan,dia pergi tanpa bicara sedikit pun.
melati seperti mengenali laki2 itu dari sorot matanya yang tajam tergambar sekali kalau melati sudah sering bertemu dengan nya,,
"apakah mas Ali,sepertinya ga mungkin",siapakah dia sebenarnya yang membuat melati makin penasaran.
melati pun menelpon Ali untuk membantu ibu ini membawanya kesekolah untuk beristirahat sejenak,kemudian mengantarkan ibu ini pulang. BB
Ali datang,dan menyuruh melati untuk membantu ibu itu untuk naik ke atas motornya,
"sama2 apa sih yang ga buat kamu,"balas ali"
aku duluan ya,kasihan ibu ini apa kamu mau aku jemput sehabis aku mengantar ibu ini,"ujarnya lagi"
ya mas silahkan aku biar jalan kaki aja,sebentar lagi juga sampai,"katanya"
Ali pun menghilang di balik awan yang temaram..
sesampainya disekolah mereka pun mengobati ibu itu melati membelikan nasi bungkus dan juga minuman tampak sekali ibu itu terlihat kelelahan,kemungkinannya ibu itu sudah terlalu lama berjalan.
setelah ibu itu terlihat sudah kembali sehat
"melati pun bertanya ibu sebenarnya dari mana,dan mau kemana,?"
ibu mau ketempat anak ibu,tapi dia sudah pindah dan tak memberi tahu ibu kemana pindahnya,seharian sudah ibu berjalan dan tak tahu mau kemana ibu tak punya saudara disini"ucapnya"
melati kasihan sekali begitu juga Rika,
dia memberi usul gimana kalau ibu ini tinggal dirumah kita aja mas,katanya biar aku ada temannya,kata Rika penuh harap,"
Ali pun langsung mengiyakan saja tanpa pikir panjang lagi,
syukurlah kalau kalian mau membawa ibu ini tinggal bersama dengan nkalian,aku jadi lega"ujarnya".
ayo,Bu sekarang ibu ikut aku pulang dulu nanti baru aku akan jemput Rika,,"ujar ali".!
disaat Ali pulang,melati menceritakan kejadian yang barusan di alami ibu itu,melati merasa kalau cowok yang menolong itu adalah Dion,
dia yakin 1000 persen..
ah ga mungkin,melati itu Dion kamu tau kan Dion itu orangnya arogan ga mungkin dia mau menolong ibu itu melati,,hahahaha"Rika pun tertawa tak percaya".
melati juga ingin menyangkal semua ini,tapi hatinya berkata kalau itu benar2 Dion..
memang benar sosok laki2 itu adalah Dion,dia tak sengaja melihat ibu itu hampir tertabrak dan langsung menolongnya hati nurani nya tergerak untuk menolong ibu itu,dia melihatmagrib seperti bayangan ibunya diwajah ibu itu yang membuatnya refleks menolong.
dan tak sengaja melati pun datang untuk menghampirinya,Dion begitu jelas mendengar suara melati yang membuatnya untuk segera pergi dari tempat itu,dia tak mau melati sampai melihatnya kalau ga dia akan jadi bahan tertawaan ya melati nanti,,
untunglah Dion sudah berhasil kabur dari melati,dia pun duduk sejenak di pinggiran mesjid,
dia pun kembali lagi dalam lamunannya,
adjan magrib pun tiba,mendengar kan suara adj(an membuat hati Dion merasa damai tak ada lagi kegelisahan didalam hati nya,
dia ingin selalu merasakan saat2 seperti ini saat2 dimana hidupnya penuh dengan kebahagian bersama orangtua nya.
tapi sekarang dia berada dalam kepribadian ganda disisi lain dia ingin membalaskan dendam ayahnya,dan disisi lain rasa kemanusiaannya masih tergerak untuk menolong yang lemah,
sampai kapankah aku harus seperti ini menjadi orang yang kasar,arogan,dan juga keras kepala yang mbuat orang disekilingnya menderita.
aku hanya ingin membalaskan dendam ayah agar ayah tenang disana dan akan ku rebut kembali perusahaan ayah,aku janji sama diri ku sendiri bagaimana pun caranya semua harus jadi milik ku kembali,,
aku akan minta bantuan sama Stella untuk mencari siapa penipu itu,karena papahnya Stella punya jaringan yang luas diluar sana sudah pasti beliau mengetahui informasi tentangnya,nanti pas sampai rumah aku akan telpon Stella dan menceritakan semua nya sama dia.