CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
di jodohkan



tok tok tok,


pintu kamar melati diketuk terdengar suara bi Inah,


"non ayo makan ibu sudah menunggu non dari tadi,,"kata bi inah"


tapi ada suara melati menjawab,Bu Inah mencoba membuka pintu ternyata melati sholat magrib,,


bi Inah pun menunggu diluar sampai melati selesai.


melati pun segera keluar sebelum bi Inah kembali mengajak nya makan.


"maaf Bu tadi aku lagi sholat maka ya ga jawab Bibi ngomong tadi maaf ya bi,ucap melati"


"iya non ga pp,mari kita makan non"ajak bgi Inah lagi"


melati pun mengikuti bi Inah dari belakang.


mereka pun mulai makan bersama.


melati bingung melihat Dion tak ada suaranya sama sekali apa betah banget ya tuh anak kurung diri nya di kamar,masalahnya sudah seharian ini melati tak nampak muka nya Dion,kemana kah gerangan Dion sekarng?


selesai makan melati mulai bertanya kepada Bu Dina..


"oh ya Bu kemana Dion kok ga ada suaranya,biasanya ada za terdengar suara2 di kamarnya kok ini terlihat sepi semenjak aku pulang tadi Bu,"tanya melati"


"oh Dion pergi ke Amrik mau ngurus pengunduran dirinya dari kampus dia disana,,teman nya yang disana di dah membelikan tiket pesawat untuk dia segera melakukan penerbangan,mungkin sekitar satu Minggu dia disana baru dia balik lagi. kesini,jawab Bu dina"


seminggu adalah waktu yang tepat buat melati untuk mengetahui semua isi diari Dion untung saja Dion ga membawa bukunya.


selesai makan melati permisi pamit kepada Bu Dina karena dia merasa sudah terlalu mengantuk,


tak lupa melati pun sholat isya terlebih dulu.


selesai melati pun berpikir untuk segera membuka kembali buku diary dion dia ingin menog⁰getahui apa saja yang Dion tulis dalam buku nya,,


perlahan lahan melati mulai mengerti mengapa Dion seperri ini walaupun dia tak selebih nya mengerti isi dari makana tulisan Dion.


ya plasback nya kan Dion seorang yang sangat mencintai musik,suka menciptakan lagu2 yang romantis,syair2 yang merdu selalu keluar dari mulutnya dikala dia menyayikan lagu.


sedangkan melati dia masih belum mengerti akan hal2 semacam itu.


dia terus membolak balik halaman demi halaman,tanpa tersadar dia pun tertidur.


alun2 terdengar suara adjan shubuh melati pun segera bangun dan mandi karena ingin menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim..


selesai sholat melati pun pergi kedapur untuk membantu bi Inah di dapur..


kebetulan Bu Dina masih di kamarnya.


di dapur melati menceritakan kepada bi Inah tentang buku harian Dion,bi Inah sangat kaget karena melati sangat berani sekali membaca bukuharian itu,,


"non kok berani banget sih mengambil buku itu apa non ga takut kalau orangnya marah"tanya bi inah"


"awalnya aku memang takut bi tapi setelah mendengar Bu Dina bilang kalau Dion berada di Amrik selama seminggu ini kesempatan ku bi,biar tau bagaimana Dion itu orangnya,


semoga saja ini jalannya agar kita bisa bantu dia berubah menjadi orang lebih baik lagi.


Amien Amien amien"ucap melati"


"iya,,non semoga saja..


kita doakan ya biar ibu ga sedih lagi,,bibi ga tega banget non lihat keadaan ibu yang sekarang.."ucap bi Inah


selesai memasak melati pun memenggil Bu Dina untuk segera makan,sementara bi Inah menyiapkan semua kemeja makan.


melati pun mengetuk pintu kamar Bu Dina,


ternyata pintunya ga dikunci,melati melihat Bu Dina yang berbaring saja,melati pun menghampiri beliau menanyakan keadaan beliau.


"ibu sakit ya,kok kelihatan pucat"kata melati


"ibu cuman kurang ga enak badan aja istirahat sebentar saja sudah cukup..kamu ga usah khawatirin keadaan ibu ya,"jawab Bu Dina


"ibu mau aku buatin bubur ya,biar perut ibu ga kosong."tanya nya lagi


"boleh kok melati,makasih ya"ucap Bu Dina


melati pun pamit,dan segera ke dapur untuk membuatkan bubur,,


bi Inah kaget kenapa melati sedang membuat bubur,untuk siapakah bubur itu daripada penasaran Bu Inah pun langsung menanyakannya ke melati.


"non buatin bubur untuk siapa,?"tanya bi Inah


"buat ibu,bi tadi aku lihat ibu kurang enak badan muka beliau pucat sekali..mungkin ibu kurang istirahat terlalu memikirkan dion.inilah bi yang aku takutkan ibu akhirnya sakit juga karena keterusan mikirin Dion.."jawab melati


melati pun selesai memebuatkan bubur dan dia langsung mengantarkannya ke kemar Bu Dina,tak lupa juga dia membawa segelas teh hangat untuk beliau.


"ibu mau makan sekarang,biar aku yang suapin"tanyanya lagi


"boleh melati"jawab Bu Dina


melati pun membantu Bu Dina untuk bangun dan menyandarkan beliau di ranjang agar melati mudah menyuapi beliau makan.


Bu Dina pun makan perlahan2,cuman beberapa sendok saja beliau berhenti.


"kenapa Bu,ibu merasa sudah kenyang ya"tanya nya lagi


"iya ibu sudah kenyang,,kalau terlalu banyak nanti ibu bisa muntah karena kekenyangan"elak Bu Dina.


melati pun segera mengambilkan tisu agar Bu Dina bisa mengelap mulut nya yang terlihat Belepotan bubur.


..."terima kasih banyak melati kamu sudah perhatian sama ibu kalau saja Dion anaknya baik ibu mau menjodohkan kamu sama dia ibu ingin kamu itu bukan hanya sekedar anak angkat ibu tapi juga bisa menjadi putri ibu,,."ucap Bu Dina lagi"...


melati hanya bisa tertunduk malau mendengar ucapan Bu dina.dia tak mengira Bu Dina bisa berbicara seperti itu,,


melati tak dapat berbicara lagi dia hanya di seribu bahasa.


"apa karena ini Bu Dina sakit "pikirnya"


melati pun mencoba memberikan penjelasan kepada Bu Dina.


"kalau memang Allah sudah menakdirkan kami bersama maka urusan jodoh itu akan dimudahkan oleh allah juga Bu.:"ucap melati melati cuma ingin agar Bu Dina secepat sembuh dari sakit nya,dia rela melakukan apa saja agar Bu Dina bisa cepat sembuh sakitnya walau pun melati harus mengorban kan perasaaannya sendiri menikah dengan orang yang ga dia cintai dan ga mencintai nya sa sekali bahkan lebih tepatnya sangat membenci diri nya.


"kamu memang benar urusan jodoh,rezeki,maut semuanya sudah di atur oleh Allah,tinggal kita za lagi yang menjalani dan menyikapinya bagaimana"kata Bu Dina


"Bu kalau memang Dion jodoh a


ku yang diberikan oleh allah aku akan terima di apa ada nya aku akan buat dia berubah tapi kalau dia bukan jodoh ku sekuat apapun aku mengikatnya pasti akhirnya akan terlepas juga bu"ucap melati lagi"


perkataan melati memang ada benernya juga.


"semoga allaah mendengarkan doaa hamba mu ini ya Allah permudahkanlah ya Allah jalan mereka menuju pernikahan ya Allah,"ucap Bu Dina lagi