CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
episode 4 perjalanan kekota



sesampainy drumahnya melati pun langsung mencari orangtuanya dia ingin memberitahu kan kabar baik ini,semoga saja ibunya setuju bekerja di tempat Bu Mirna menggantikan diri nya,


"bu,pa dimana kalian melati berusaha mencari keberadaan orangtuanya.


ternyata orangtuanya ada d dapur ibunya sedang memasak nasi sedangkan ayahnya mencari kayu bakar,untuk memasak..


"ada apa melati teriak2 sampai2 lupa mengucapkan salam masuk kerumah.


"oh ya Bu, melati lupa soalnya melati punya berita bagus buat ibu dan bapa,,"


"ibu sudah dapat menebak kalau melati pasti di ijinkan Bu Mirna pergi bekerja ke kota sehingga melati terlihat senang sekali,


"ibu tau kamu pasti senang karena Bu Mirna mengijinkan kamu berangkat ke kota kan,,


"that's right Bu one hundred % mother..jawab melati(gaya anak jaman new kata2nya).


selain itu melati juga punya berita baik lagi Bu kalau ibu mau ibu bisa menggantika melati bekerja disana ibu Mirna meminta sama melati Bu,apa ibu mau bekerja disana menggantikan melati,,


"mau aja Bu kata bapa nya,ga PP ibu kerja disana


ada baik nya ibu yang menggantikan melati biar bapa yang memeulung sendiri bapa bisa kok Bu,,tapi pa ibu takut kalau bapa sendirian mulung bapa kenapa2,ibu jangan khawtir qita pergi memulung kan dengan teman2 jadi ada mereka yang jagain bapa,Bu..".


ibu takut kalau bapa melati tiba2 pingsan dijalan karena kelelehan Karena bapa melati punya penyakit asma yang tak bisa bekerja terlalu lelah


"bapa melati tetap meyakinkan ,ibunya agar mau menerima pekerjaan itu dan meyakinkan kalau dirinya akan baik2 saja sendirian bekerja.


"baiklah kalau bapa mau ya begitu,ibu akan turuti maunya bapa dan melati.


"kalau begitu kita besok sama2 ketempat Bu Mirna ya Bu,kalau ibu mau menggantikan melati kerja disana.


keesokan harinya,melati pun berangkat ketempat Bu Mirna dia bonceng ibunya kebetulan melati juga bisa menggunakan sepeda motor walaupun mereka tak punya motor melati belajar mengendarai motor punya pamannya..


pagi2 sekali2 melati kerumah pamannya dan memeinjam motor pamannya sebentar dan pamannya pun langsung meminjamkan motornya,seketika itu juga melati langsung tancap gas dan menjemput ibunya dirumah yang sudah sedari tadi menunggu kedatangannya.


"Bu,ayo kita berangkat nanti duluan Bu Mirna datang kalau kita ga. Sekarang berangkatnya,ibu sudah siapkan.


tanya melati"


"ya nak ibu sudah siap,ayo kita pamitan sama bapa dulu"


"baik Bu."


Meraka segera menemui bapa untuk berpamitan


"pa,kami berangkat dulu ya,"


"ya,hati2 kalian ya dijalannya jangan ngebut pelan2 saja biar pelan asal selamat


"ya,bapa tenang aza percaya sama melati,


kami berangkat dulu ya pa,assalamualaikum .


"waalaikumsalam.


melati dan ibunya langsung berangkat menuju warung makan Bu Mirna,ternyata disana sudah ad Bu Mirna yang datang lebih dulu..


mereka pun manyapa Bu,


sampai bikin Bu Mirna kaget,


"selamat pagi Bu,asalamualaikum ."


"pagi juga,,Bu,melati waalaikumsalam.


"syukurlah akhirnya kalian datang ibu pikir ibu kamu ga mau bekerja menngantikan kamu disini,"


"ibu mau kok Bu kerja disini menggantikan saya,dan bapa juga sudah mengijinkan ibu bekerja,"


"ya syukurlah kalau begitu saya ada yang nemenin jualannya ga sendirian setelah ditnggal melati pergi nanti,,


"duh jangan sedih2an lagi dong Bu,nanti bakalaan nanges,,


ya,ya,ya,ya,pinta melati


"ya udah lebih baik sekarang qita pergi memasak kedapur karena besok aku sudah harus pergi kan Bu,hari ini hari terakhir aku bersama kalian,jadi aku juga mau ikut masak sama kalian,,ayo kita cepat masak nanti pelanggan para datangan.


Akhirnya mereka pun bersama2 pergi kedapur untuk memasak.


tak butuh waktu lama akhirnya masakan pun sudah masak.


siap untuk di tata,,


para pelanggan pun berdatangan satu persatu.


melati,Bu Mirna ,ibu melati pun berbagi tugas agar para pelanggan tidak terlalu lama mengantri.


akhirnya jualan mereka pun habis,diburu pembeli ibu Mirna sangat senang sekali,!"


"melati,Bu Darmi terimakasih ya sudah membantu saya hari ini,ini ada sedikit lebihan lauk dan nasi kalian bawa pulang ya untuk kalian bisa makan nanti,,"


terimakasih banyak Bu Mirna,ibu baik sekali sama kami,ucap ibu melati"


"ah,biasa aja Bu kita kan sudah lama saling kenal sudah seperti saudara,wajar aza kan kalau kita saling memberi satu sama lain selagi kita mampu,,


"ya udah Bu,sekali lagi saya ucapkan terima kasih,kalau begitu kami pamit pulank ya,"


"iya melati,hati2 dijalannya ya.


"ya,Bu asalamualaikum


"waalaikumsalam."


melati dan ibunya segera langsung pulang menuju rumah.


...melati langsung mengantar ibunya dulu pulank baru mengembalikan motor pamannya untung saja melati sudah lebih dulu minta ijin sama pamannya,kalau motor pamannya di pinjamnya seharian untung saja pamannya tak keberatan sama sekali....


"paman,paman,paman,asalamualaikum teriak melati,ternyata paman nya tak ada dirumah melati pun menunggu sampai pamannya datang.


15 menit melati menunggu akhirnya pamannya datang.


"paman,kata melati"


langsung melati mencium tangan pamannya,


"melati mau mangembalikan motor paman,terima kasih ya sudah meminjamkan melati motor.


"ya,sama2 melati jangan sungkan kalau kamu ada perlu apa2 minta bantuan sama paman.


oh ya benar kalau kamu mau berhenti mengajar dan mau pergi kekota,,


apa keputusan kamu itu sudah bulat melati,apa kamu yakin ,tanya pamannya.


"insyaallah aku yakin paman dengan keputusannku,,tapi sekarang tak ada lagi yg bantuin paman mengajar anak2 paman bakalan kewalahan sendirian tak ada yang membantu disini,bagaimana kalau bapa saja paman yg membantu paman bapa kan juga sama seperti paman yang dulunya juga guru mengaji."


"tapi apa bapa mu masih mau mengajar lagi membantu paman disini paman takutnya bapa kamu tak mau,,karena dia capek seharian mulung,"


"biar nanti melati bicara sama bapaa,kalau melati yang ngomong bapa pasti setuju paman."


"ya udah kalau begitu melati pulang dulu ya paman,


mau mandi dan seharian kerja.


"iya paman juga mau mandi barusan dari ladang,oh ya kebetulan paman baru nyabut singkong apa kamu mau buat dibawa pulang kerumah,"


"mau paman,melati mau bannget biar dibikn singkong rebus enak banget,,"


"ya udah ini bawa pulang singkongnya,salam buat ibu dan bapa kamu dirumah ya."


"ya ,paman nanti melati sampaikan,melati pamit pulank dlu ya.?"


"asalamualaikum,"


"waalaikumsalam balas pamannya.


melati pun berjalan kaki menuju rumahnya memang rumah melati dengan pamannya tak jauh hanya berjarak 💯 meter saja


melati melangkah dengan santainya,sambil sesekali dia membayangkan bagiamana nantinya dia akan pergi ke kota tentunya banyak hal yang baru yang akan dia temui disana.