CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
episode 19 kehadiran Stella



"oh kekasih ku yang jauh disana rindukah dirimu akan kehadiran diri ku yang semu.


yang ingin merajut indahnya benang2 cinta kita berdua menjadi sebuah kain yang indah yang dapat kita bentuk menjadi sebuah pakaian untuk kita berdua,


ohhhh kasih jiwa ini hilang bagaikan debu yang diterpa angin..


melayang2 entah kemana,perginya


jiwa ku rapuh tanpa kau disisi ku.


andai saja kau mengerti dan menyadari betapa besarnya dirimu dihidup ku tak kan dapat terganti oleh apapun,


kasih peluk lah diri ku redamlah semua amarah ku,hilangkan semua rasa keluh kesah ku selama ini,hanya dirimu lah yang aku ingin kan.


datanglah sayang walau hanya dalam angan dan asa ku,


disetiap tarikan nafas ku selalu ku sebut nama mu berharap kau pun akan datang di depan ku,,


menemani ku selamanya dan tak kan terpisah oleh ruang dan waktu..


kasih datanglah kehadiran mu selalu ku nantikan..


ini lah tulisan Dion yang menggambarkan betepa dia mencintai Stella dan merindukannya, hanya Stella lah sekarang yang dia harapkan agar bisa merubahnya,,


menemani nya,membantu nya untuk kuat menjalani hidup yang berat ini..


dia beranikan diri untuk menelpon Stella,,


dia ambil ponselnya dan menekan nomor Stella,,


telpon pun tersambung disaat harapan Dion sudah hampir hancur karena Stella tak kunjung juga menagakat telpon nya.


stella sibuk mengerjakan tugas kuliahnya sehingga dia tak mempeehatikan ponselnya berdering,Stella pun segera mengangkatnya.


"uv


"hello,i'm sorry who are you,tanya nya"


"hello,i'm Dion.."jawabnya"


hai Dion apa kabar kenapa kamu jahat ninggalin aku lama2 disini pergi juga ga kasih tau aku,,semua orang mencari kamu,dosen juga,,


apa sih kamu ini mainn kabur aja,,Stella "penjelaskan panjang lebar"


ihhhhh bawel banget sih kamu,makanya


kamu itu jangan nyerocos aja dengerin dulu aku cerita kenapa,,"ucap Dion"


iya deh sayang,,ih muka nya kok gitu sih kayak boneka beruang ku di kamar,"Stella pun memecahkan suasana"


ya wajarlah stellla ngeliat mukanya Dion ditekuk gitu kayak boneka orang mereka kan lagi Vidio call,,


sayang,ayo cerita ada apa,aku akan menjadi pendengar yang baik buat kamu nih,,"ucap Stella"


ayah aku meninggal,perusahaan ayah bangkrut,dan yang lebih parahnya aku ga bisa lagi kuliah karena ga ada lagi yang mbiayaii kuliahku stell,hidup ku diambang kehancuran aku ga tau arah tujuan hidup ku kemana aku hancur hancur sehancur nya sekarang,"ucap Dion sambil menitikkan air mata"


Stella juga ikut menanges karena dia orangnya sensitivan ga bisa lihat orang nangis jadi ikutan nanges deh,,


"aku turut berduka ya sayang,sama semua ini insyaallah akan datang jalan penyelesaian nya..


"ucapnya"


kamu pasti malukan punya cowok kaya aku yang ga bisa berbuat apa2 untuk hidupnya sendiri,ucap dion"


jangan ngomong gitu Dion yang dulu dan sekarang buat ku sama saja,dia orang yang aku sayang dan aku cintai,,seumur hidup ku..


sabar sayang,,ini ujian buat kamu


ga ada ujian yang diberikan pencipta kalau kita ga mampu melewatinya kamu pasti bisa sayang,yakinlah dengan diri kamu sendiri di ya.


"Stella berusaha memberikan semangat untuk hidup Dion agar dia bangkit dari keterpurukannya,,"


makasih stell buat semnagatnya.."ucap Dion


"


setidaknya Dion sekarang merasa lebih lega dan lebih tenang setelah mendengar ucapan dari Stella tadi..


kalau semua nya sudah selesai aku akan secepatnya menemui kamu,!"ucap Stella lagi"


iya ga PP,setidaknya aku lebih merasa enak kan sudah menceritakan semua ini sama kamu,


oh ya satu hal lagi,,aku mau minta bantuan kamu,,"kata dion"


bantuan apa itu sayang ngomong aja aku akan selalu bantu kamu sepenuhnya,ko"balas stella"


aku mau kamu nanti kasih tau papah kamu kalau aku mau nyari orang yang sudah nipu papah aku,,


semoga papah kamu mau bantu aku ya,,"ucap dion"


iya sayang nanti aku akan kasih tau papah,,kalau nanti aku sudah pulang"ucap stella"


terimakasih stell buat semuanya,see you bye bye,love you,,honey


eeeemmmmmuuuaaaaaauuuuucccccchhhh..ucap dion"


i ❤️ you forever honey,,bye


eeeeeeeemmmmmuuuuuaaaacccchhhhh."balas stella".


notaben nya sebenarnya sih Dion dan Stella berhubangan tanpa diketahui orang tua mereka masing karena orangtua Meraka masih memberikan mereka kebebasan untuk memilih pasangan mereka sendiri.


tanpa harus mereka yang mencarikan atau dijodohkan.


itu kenapa Dion dan Stella ga pernah mengenalkan pasangan mereka sama orangtua mereka masing2 mereka punya rencana Stella selesai kuliah mereka mau menikah,dan Stella mau mengenalkan Dion dengan orangtuanya begiru juga sebaliknya dengan Dion.


tapi semua nya harus berakhir semua ini,.


dion kembali termenung lagi,seakan akan dia masih punya harapan di esok hari.


dimana ada Stella yang akan kembali mengisi hari2 nya yang hampa.


kekosongan jiwa yang melenggu batin nya.


dan


hari dimana dia terbangun melihat keadaannya berbalik seperti semula lagi..


harapan dan mimpi indah itu akan datang,


dimana diriku akan menemukan jati diri ku sendiri,aku ga butuh bantuan siapa pun kecuali Stella,dia yang tau segala sesuatu tentang hidup ku.


tok tok tok,ada bunyi pintu diketuk ternyata itu Bu Inah..dia mengajak Dion untuk segera turun kebawah karena sudah waktunya makan siang..


Dion kembali Diam,dia hanya memberika secarik kertas kepada bi Inah yang bertuliskan, "nanti saya turun jangan ganggu saya"begitu lah isi pesan dion"


bi Inah langsung kembali dengan membawa secarik kertas Pesan dari Dion dan langsung memberikan nya kepada Bu Dina,


ini Bu pesan dari mas Dion,bibi langsung pergi saja setelah menerima pesannya Bu karena bibi ga mau nyari ribut sama mas Dion."kata bi inah"


ya sudah bi biarkan saja kalau dia ga mau makan bersama kita ya sekarang lit aja yang makan,tolong panggilkan melati sekalian ajak juga dia makan"pinta Bu dina"


oh non melati pergi kerumah mas Ali,tadi non Rika jemput Bu,bibi lupa memberi tahu ibu,bibi kira ibu sedang tidur tadi.


makanya bibi ga enak mau bangunin ibu.."ucap bi inah"


ya sudah kita makan saja,,"ajak Bu dina"


disaat mereka makan,tiba2 saja Dion muncul dan duduk ikut bergabung makan,


kalian jangan kegeeran ya apalagi kepedean,saya kesini bukan nya mau bergabung saya mau mengambilka nasi dan Ikan buat pus pus bukan buat saya.


ohh ya saya lupa memperkenalkan pus pus dia adalah kucing kesayangan Dion dimana pun Dion berada pus pus juga selalu dia bawa,selain Stella,,pus pus juga sangat dia sayangi dari kecil pus pus lah teman bermain nya sampai dia menginjak dewasa sekarang.


mengambilkan makanan buat pus pus adalah alibi Dion aja biar dia ga malu kalau sebenarnya perutnya sudah sangat keroncongan sekali..


cacing diperutnya juga tak dapat berkompromi lagi,


Dion Dion Dion makanya jadi orang jangan narsis gitu emang enak,,kagak makan seharian,,


hehehehehe