CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
episode 2



"Hari yang indah"


tak terasa melati pun sudah a


sampai ditempat kerja ternyata kali ini Bu Mirna yang datang lebih dulu,,


melati pun seperti biasa memerkirkan sepeda kesayangan ya dan langsung menyapa Bu Mirna,"assalamualaikum,Bu selamat pagi maaf saya datang terlambat Bu,,


"oh ga PP kok melati bukannya kamu yang terlambat tapi ibu yang datangnya terlalu pagian,,


ya udah sekarang qita langsung aza kedapur buat nyiapin masakan,,


"baik Bu,,


segera melati mengambil bungkusan belanjaannya Bu Mirna,kemudian dia mencuci sayuran,ikan,ayam,juga tempe dan tahu sebagai lauk pendamping yg ga boleh ketinggalan karena tempe dan tahu goreng favorit para pembeli..


sementara itu Bu Mirna mencuci beras untuk bersiap memasak nasi.


selesai mencuci semuanya melati pun langsung memasaknya agar bisa cepat masak dan cepat dijual karena sudah ada 3 orang pelanggan yg datang untuk makan tapi masakan nya belum matang satupun.


selesai memasak semua makanan melati pun langsung menata makanannya kedalam etalae makanan..


tiba2 saja terbesit dibenak melati ingin meminjam hpnya Bu Mirna dia ingin melihat lowongan pekerjaan melalui situs online walaupun melati hanya bepindidikan tamatan SMP tapi dia masih fasih menggunakan hp anak2 nyaman new sekarang itu karena sesekali Bu Mirna menyuruh melati membuka channel YouTube untuk sekedar melihat cara orang2 memasak enak disana dengan cara yg simple par3nt.


maklumlah melati hanya punya hp yg bisanya cuma buat nelpon dan SMS aja,,jangankan buat beli hp untuk makan dan bisa membiayai sekolah adiknya saja melati sudah sangat bersyukur sekali.


pas waktu rehat sejenak melati pun memberanikan diri untuk meminjam ponselnya Bu Mirna,dengan rasa was2 dihari takutnya Bu Mirna tak mau meminjamkan h


ponselnya,tapi melati pun memberanikan untuk bicara.


"Bu saya pinjam ponsel ibu sebentar ga ada yg mau saya cari Bu,,.


Bu Mirna pun kaget mendengar ucapan melati dengan segera dia langsung pinjamkan hpnya kepada melati tanpa ada pertanyaan kenapa melati tiba2 saja meminjam ponselnya,,


"ini nak,silahkan kalau kamu mau memakainya,,


Bu Mirna cuma mengira kalau melati meminjam ponselnya untuk sekedar mencari info tentang memasak.


melati pun mulai membuka kode ponsel bu Mirna dan langsung mengetik kan d google info lowongan pekerjaan,,akhirnya dia menemukan apa yg dia cari melati pun sangat bahagia tak lupa dia mencatat dengan detail alamat juga nomor hp sang pemilik info loker.


setelah selesai dengan maksud hatinya melatj pun langsung memberikan ponsel tersebut kepada Bu Mirna,"ini Bu ponselnya terima kasih sudah meminjamkan kepada saya..


..."sama2 melati"sahut Bu Mirna...


melati merasa sangat bahagia sekali dia merasa hari ini hari yg terindah buatnya karena apa yg dia inginkan sudah tercapai walaupun ini baru permulaan saja bagi melati langkahnya masih tertahan karena dia belum mendapatkan restu dari orangtuanya,


"aku akan coba bicara pada ibu dan ayah nanti sewaktu pulang bekerja semoga saja mereka mau mengerti dan mengijinkan q untuk pergi k kota,"gumam melati dalam hati


sesaat kemudian ada pembeli datang gmdan membuyarkan lamunan melati dia segera bangkit dan pergi menemui pembeli.


"mau pesan apa mas,kata melati


"ikan nila gorengnya 2,ayam kremesnya 3,sama sayur lodeh ya 2 bungkus ya mba"


"pake nasi ga mas,,


"ga usah mba,ikan sama lauknya aza"


"baik kalau begitu mas duduk aza dsto dlu ya saya buat kan dulu pesannya mas,


"ya,mba.


dengan terampil dan sigap nya melati pun" mebungkus pesanan mas tadi tak perlu menunggu waktu lama melati pun selesai dengan tugasx,


"berapa semuanya mba."


"50rb aza mas semuanya,"


"ini uangnya,"


"ini kembaliannya mas."


"makasi mba."


"sama2."


akhirnya seluruh makanan hari sudah habis terjual,,melati pun siap2 mau pulang..


seseampainya drumah,,melati melihat kedua adiknya sedang murung ada apa gerangan dalam hati melati bertanya kok tumben adaik2 ga ikut mulung SMA bapa dan ibu,


"assalamualaikum adik2 Kaka tersayang kok murung sih kenapa,,


ayo cerita kan ke Kaka ada apa siapa tau Kaka bisa bantu kamu,"


"gini ka kata Bu guru kalau aku ga bisa bayar uang buku SMA uang gedung aku ga bisa ikut ujian,walaupun melati berasal dari keluarga yg kurang mampu tapi adiknya masih belum terpilih untuk mendapatkan beasiswa dikarenakan masih ada siswa yg lebih kekeurangan lagi dan memebutuhkan dari pada adiknya,


"oh begitu ya,,ibu sama bapa sudah tau tentang ini,tanya melati kepada adik2nys


"belum ka kami belum sempat cerita karena bapa sama ibu kan belum pulang bekerja,"


"ya udah masalah ini biar Kaka yang tanggung nanti Kaka akan cari jalan keluarny,"


kalian doakan Kaka ya semoga Kaka bisa ya dek"


"iya ka kami akan selalu doakan kaka".


mungkin ini sudah saatnya aku bicara pada ibu dan bapa kalau aku mau pergi kekota mau mencari pekerjaan yg lebih baik lagi dan bisa menghasilkan uang yg lebih dari ini melati yakin dengan bakatnya yg bisa memasak dan juga pandai mengaji insyaallah ntinya Allah akan mempermudahkan jalannya semoga niat baiknya di ijabah oleh Allah SWT..


amin ya Robb.


sepulangnya dari memulung orangtua melati pun metakkan karung2 hasil memulung mereka,,


"alhamdulliah hari ini lumayan ya Bu kita dapat mulungnya kalau saja kita setiap hari ya dapat hasil mulung seperti ini pasti keadaan ekonomi kita terpenuhi melati tak repot2 bekerja bapa kasihan Bu sama dia waktunya selalu dia habiskan untuk membantu kita Bu,,


"iya pa,tapi apalah daya kita pa,kita tak bisa melawan takdir ini sudah kehendak yg kuasa semoga saja nanti ada jalannya pa.."


"ya Bu,amin amin, amin,amin


melihat orang tuanya datang melati pun bergegas untuk membuatkan air teh hangat dan menyiapkan singkong rebus hasil dia memetik dikebun belakang rumah tadi..


"Bu,pa ini ada teh hangat sama singkong rebus nya masih panas Bu,pa"


"ya taroh dsitu aja melati nanti kami makan..


"pa,ibu mau mandi dulu ya sudah gerah badan ibu,,


"ya Bu,silahkan ibu mandi duluan bapa mau masih nyari angin..masih keringatan badan."


selepas ibu pergi,melati pun mendekati bapanya dan berkata,"pa,ada yg mau melati omongin sana bapa dan ibu.."


"mau ngomong apa nak,sepertinya hal yg serius tanya bapa."


iya pa ini mengenai masalah sekolahnya Andini pa,dia tadi cerita kalau uang sekolahnya ga dibayar ga bisa ikut ujian kasihan Andini pa ,uang sekolahnya juga banyak yg dibayar walauupun ada keringan itu juga masih banyak yg harus kita bayarkan pa kalau aku cuma mengandalkan hasil kerja dwarung saja belum tentu bisa membayar uang sekolahnya Andini pa,,aku punya niatan aku pengen kerja ke kota kebetulan aku tadi coba nyari lowongan pekerjaan d ponselnya Bu Mirna,ternyata ada pa tmyg sesuai dengan bakat ku kalau ga kerja dresto atau mengajar privat anak orang kaya mengaji kan lumayan pa gajih nya lebih gede dari disini nanti pas libur akan balik kesini pa,,


ada rasa kesedihan yg mendalam dalam hati bapa nya dia tak rela anaknya pergi jauh2 darinya lebih baik makan seadanya dari pada harus terpisah jauh dari anaknya..