CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
buku diary dion



melati benar2 merasa sangat kesal karena rencana nya buat membuat Dion marah kembali lagi,gagal .


"harus dengan cara seperti apalagi,agar membuat dia sadar ya allah"batin melati berkata"


"Allah pasti akan selalu memberikan jalan keluar dalam setiap permasalahan hambanya aku yakin itu,"ucap melatib lagi"


"bagiamana kalau dirukiah aja tu anak biar ijin sama iblis nya kelluar semua dari anggota badan nya ."ucap melati


"aku mau mengadakan pengajian aja drumah seklian acara rukiah,siapa tau ibu setuju"pikir melati lagi"


melati pun pergi menemui Ali untuk mencari seorang kiai yang bisa merukiah,,


melati pun menceritakan niatnya,


nanti aku bantu kamu mencarikan nya,


"kebetulan aku punya kenalan kiai kok "Ucap ali"


"syukurlah kalau begitu mas,aku lega jadinya"ucap melati"


mereka pun berangkat untuk menemui kiai tersebut tak lupa juga melati menceritakan permaslah yang di alami Dion,,


kiai pun memberi saran


"kalau boleh saya kasih saran pada kalian bukannya dirukiah nak agar keluar jin nya tapi dia hanya perlu bimbingan dan ajak bicara pelan2 mengenai masalah yang dihadapinya sekarang ini hati dia lagi kosong tak ada tempat untuk mencurahkan segala keluh kesahnya,Dion itu sebenarnya anak yang baik bukan anak seperti saat ini yang kalian lihat,dirinya berubah dikarenakan Beban yang dia tanggung sangat berat untuk dia hadapi ayah yang sangat dia sayangi pergi meninggalkan nya sendiri,dirinya begitu terpukul.


Dion anaknya tak mudah gampang mempercayai seseorang,


walaupun dia masih punya Tante tetap saja dia tak mau menceritakn apa yang sedang dia alami,saat ini.


bagi Dion memberikan kepercayaan untuk seseorang itu sangat mahal harganya.


kalau kalian sayang dengan nya perlahan bimbing dia dengan ilmu agama yang kalian miliki,perlahan2 dia akan mulai menyadari kesalahan yang sudah dia perbuat sekarang saya sudah sering menemui permasalahan yang sedang kalian alami ini sudah banyak anak pesantren kami disini yang seperti dion alhamdullilah dengan ketelatenan dan kesabaran mereka pun berubah menjadi anak yang baik lagi


"ucap kiai itu"


melati dan Ali melongo dia tak menyangka kalau kiai itu akan berbicara seperti sama mereka berdua.


pesan saya sama kalian berdua jangan main kekerasan menghadapi orang seperti itu kalau kekerasan di lawan dengan kekerasan hasilnya akan tambah lebih berbahaya lebih baik gunakan akal jangan gunakan otot mu,ingat ucapan saya"kata pa kiai itu lagi-lagi"


"baik pa kiai."jawab Ali dan melati serentak"


"kalau begitu kami permisi pamit pulang dulu,terima kasih sudah memberi kami masukan dan juga saran yang baik,insyallah kami akan menjalankan saran pa kiai,"ucap ali"


"semoga Allah membukakan pintu hati Dion,"pa kiai berdoa dalam hatinya"


mereka pun kembali pulang tapi Ali ga langsung kerumah dia ngajakin melati buat makan mie ayam karena perutz terasa sangat lapar sekali.


setibanya disana Ali pun memesankan dua mangkok Mei ayam plus pentol ditambah dengan ceker ayam nya,yang bikin selera sangat menggoda..


sementara melati memesan minuman yang dingin karena cuaca sedari tadi begitu sangat panas,,kalau minum yang dingin2 tenggorokan rasa nya lebih sediki Gress bawaannya kalau ngomong.


tak menunggu waktu lama pesannya mereka berdua pun datang.


mereka mulai memakan nya,


Ali lebih duluan makan nya habis,dia pun kembali memesan mie ayam nya.


dua2 nya deh melati ,"ali menjawab"


"makan aja sekarang kamu ga usah mikirin bayarnya nanti aku traktir"ucap ali"


"iya mas ini aku juga makan nanti kalau masih ga kenyang aku juga mau nambah,habis enak sih makanan nya rasanya,"jawab melati"


kalau kamu mau bungkus juga boleh buat Bu Dina,,"ucap ali"


"iya deh mas aku bungkus 4 ya buat semua orang rumajh"kata melati"


"termasuk Dion juga ya"tanya ali"


"iya mas,,setidaknya kita menghormati lah keberadaan die disana kalau dia ga mau makan itu urusan dia,yang penting kita sudah berbuat baik padanya mas kalau dia ga mau makan biar nanti aku aja yang makan ga susah kan.."kata melati lagi"


"wah double power donk kamu"ledek ali"


Meraka pun melanjutkan makan sampai habis tak ada tersisa sedikit pun makanan dimagkok,ya jelas wong enak tenan gitu rasanya,,


selesai makan Ali mengantar melati pulang kebetulan mereka tak mengajar hari ini karena libur,


melati mengucapkan terimakasih banyak buat semuanya kepada Ali....


"makasih buat hari ini ya mas ali"kata melati lagi"


Ali pun langsung pergi,meninggalkan melati.


melati pun masuk dan memberika Mei ayam kepada bi Inah,tak lupa pula dia minta buatkan dimangkok untuk Dion dan Bu Dina biar di yang mengantar kekamar mereka masing2,,


ternyata Bu Dina tak ada dirumah kata bi Inah,


melati pun menyuruh bi Inah untuk menyimpan dia membawa mangkok yang satunya untuk Dion,dia ketuk pintu kamar Dion


tapi tak ada suara,dia pun mencoba membuka pintu ternyata pintu kamarnya tak ditutup,Dion tak ada dikamar entah pergi ke mana tuh anak,Dion ternyata lupa mengunci kamarnya.


melati melihat2 isi kamar Dion..


dia tak sengaja menyenggol sebuah buku dan buku itu pun terjatuh dan terbuka melati pun tak sengaja membaca tulisan di buku itu,ternyata itu adalah buku hariannya Dion..


melati pun cepat2 keluar kamar Dion tak lupa dia mengembalikan barang2 yang sempat berantakan tadi biar Dion ga tau kalau kamarnya baru saja kemalingan,karena melati sudah mencuri buku diary nya Dion


melati ingin mengetahui isi curahn hati Dion melalui diary itu mungkin dengan begitu aku bisa membantunya"pikir melAti"


melati pun mulai membaca perlembar diary itu dari awal,,


melati baru mengetahui apa yang Dion rasakan sekarang ternyata benar apa yang di ucapkan kiai tentang dion"ucap melati"


Dion butuh teman untuk bisa menampung segala gundah gelana nya,tempat berbagi kesedihan.t


melati terus melanjutkan membaca nya Samapi melati berhenti disebuah tulisan yang beebunyi'Surat Cinta. Untuk Stella kekasihku'


isi tulisan itu sangat menyentuh hati siapa saja yang membaca nya akan ikut terhanyut dalam alur ceritanya,tak terasa air mata melati menetes keluar dia begitu sangat sedih membacanya sampai2 air matanya membasahiu" buku diari Dion,melati pun tersadar dan menaruh buku itu dalam lemari dia takut kalau ada yang mengetahui kalau dia diam2 sudah mengambil buku Dion bisa berabe deh urusan nya.


lebih baik cari aman aza deh dulu"pikir melati"


melati pun mengunci pintu lemari nya dan menaruh buku di tempat yang aman.