
semalam suntuk melati memikirkan permintaan Bu Dina untuk menjodohkan nya dengan Dion,ada rasa bimbang dan ragu di hati melati dia takut kalau2 dia tak bisa merubah Dion tapi justru malah memperparah keadaan nya bisa menjadi seorang psikopat yang kejam melebihi dari yang sekarang..
melati pun memutuskan untuk mengambil air wudhu dan bersiap untuk sholat istikharo untuk meminta petunjuk dari Allah jalan mana yang terbaik buat dirinya kelak.
selesai sholat melati pun berdoa dengan khusuk ya,,"ya Allah kalau memang ini sudah garis takdir ku yang sudah kau tuliskan dalam lauhil Mahfudz aku menerima nya dengan ikhlas dan berlapang dada ya allah permudahkan lah jalan itu kalau memang engkau menghendaki dan memilih hamba yang menuntun Dion kembali ke jalan mu,hamba terima semoga dikemudian hari tak ada yang menghalangi ya Allah,amin"pinta melati dalam doa nya".
selesai sholat melati lebih enak kan dan dia pun memutuskan untuk tidur.
ke esokan harinya melati pun ingin mengembalikan buku diary dion,,
karena dia sudah membaca isi semua buku itu..
diam2 melati pergi ke kamar Dion dan menaruh buku itu ketempat semula,melati pun cepat2 pergi dari sana takut ada yang melihat..
untung melati segera keluar,tak berapa lama Bu Dina mau masuk juga ke kamar Dion Bu Dina kaget kenapa melati ada di situ.
"kamu ngapain disini,"tanyanya"
"itu Bu aku niat nya mau bersihin kamar Dion mumpung orangnya belum pulang yah belajar jadi seorang istri yang baik dulu gimana sebelum nanti jadi istri beneran"elak melati mencari alasan"
"bagus itu kamu punya inisiatif seperti itu ibu suka,,tapi ga usahlah biar nanti bibi aja yang ngebersihin nya itu kan sudah tugas nya nanti bi Inah makan gajih buta donk"jawab Bu Dina
untunglah Bu Dina percaya dengan alasan melati,kalo ini dia selAmat.
"ibu minta sama kamu panggilkan bi Inah suruh segera kemari ya sekarang"pinta Bu dina"
"baik Bu,"jawab melati"
melati pun turun ke bawah mencari bi Inah yang sedang asik nya menyiram tanaman di pagi hari.
"bibi dipanggil ibu,sekarang ibu lagi ada dkamarnya Dion.
biar aku aja yang gantiin tugasnya bibi"kata melati
bi Inah pun langsung menemui Bu Dina yang sudah menunggu nya,
sedangkan melati begitu asik nya dia menyiram bunga sambil menikmati udara pagi yang segar,,aroma bunga yang wangi mbuat pikiran menjadi rileks seketika.
tit tit tit tit,,
klakson mobil berbunyi seperti ya ada tamu "siapa ya yang datang?"gumam.melati
melati segera membuka pintu pagar,ternyata yang datang Dion.
melati tak menyangka Dion datang bersama Stella kekasihnya..setelah Dion dan Stella keluar dari mobil.
ya melati melupakan Siapa Stella,cwe yang sudah dipacari Dion selama 4 tahun dan mereka akan memutuskan untuk segera menikah setelah menyelesaikan kuliahnya masing2.
melati bau teringat tentang Stella yang ditulis Dion di buku hariannya,hancur sudah harapan melati untuk bisa merubah Dion dan membuat Bu Dina bahagia,,
karena sekarang sudah ada Stella.
melati menjadi serba salah menghadapi situasi seperti ini,dia ingin mundur tapi dia sudah berjanji dengan Bu Dina,kalau dia meneruskan dia sendiri yang akan malu dengan Stella.
Stella pasti bakalan menyebut diri nya sebagai pelakor,
"aduh Buyung aku ga mau ah disebut pelakor"ucap bathin melati
lalu bi Inah pun menggoyangkan badan melati dan membuatnya tersadar dalm lamunannya.
"kok bibi ada disini sejak kapan bi?"tanya nya"
"barusan kok non,tadi bibi beres2 kamar mas Dion katanya dia pulang hari ini.
selesai beres2 bibi lihat non kaya orang bingung gitu makanya bibi mutusin ngampirin non."ucap bi Inah lagi
memang nya ada apa sih non,,?"tanya nya lagi
ga pa kok bi,aku kaget aja dengan teman cwe nya Dion dengan gaya berpakaian nya yang super seksi itu makanya aku jadi melongo melihat nya"melati pun berkilah
"iya ya non,apa ga malu ya menggunakan pakaian seperti itu dilihat orang banyak kalau bibi saja sih sudah risih sekali non."jawab bi Inah"
"mungkin lingkungan pergaulannya stella disana seperti itu kali bi,"jawab nya lagi
"kalau sampai mas Dion punya istri kaya dia bisa2 mas Dion bukannya berubah malah semakin parah kelakuan nya non melati"ucap bi Inah
dari kejauhan sana Bu Dina memanggil bi Inah untuk segera menemui nya.
"non sudah cukup sampai disini ya kita menggosip nya kita lanjutkan lain kali,,lagi ya "ucap bi Inah
bi Inah pergi meninggalkan melati yang sedang dilema,melihat kehadiran Stella sekarang..
"lebih baik aku mundur,,saja aku akan beritahu ibu semua tentang Dion dan Stella aku ga mau jadi penghalang mereka lagi pula siapa aku,Dion juga sangat membenci ku begitu juga dengan aku,sebaliknya aku menerima perjodohan ini karena aku ga mau lihat Bu Dina terus2 sedih dan sakit,mungkin ini jawaban dari Allah buat doa ku saat sholat istiharo kemarin kalau Dion memang bukan jodoh ku.
aku akan mengajak Bu Dina berbicara 4 mata mengenai masalah buku harian Dion itu."ucap nya dalam hati
Dion mempersilahkan Stella masuk dan memperkenalkan Stella sama Bu Dian,bi Inah,dan juga mang Ujang.
lalu mata Dion berusaha mencari sosok melati yang tak terlihat padahal dia barusan yang bukain pintu pagar,,
Dion lalu bertanya"oh ya Tante anak kesayangan Tante mana ko ga kelihatan"?"tanya nya"
"melati maksud mu"tanya Bu Dina ke Dion
"ya siapa lagi Tante kalau bukan dia,"!jawab Dion lagi"
"non melati ada ditaman belakang lagi menyiram bunga"kali ini giliran Bi Inah yang menjawab"
Bu Dina pun menyuruh bi Inah membuat kan minuman dan menghidangkan kue buat Stella
bi Inah pun kedapur untuk mengambil minuman dan air.
tak terlihat sedikit pun Dion berkata kasar seperti biasanya malah sebaliknya dia terlihat seperti anak yang baik.
seperti anak kecil yang diberikan permen 🍬 oleh ibunya.
dia begitu sopan dan hormat kepada yang lebih tua.
Bu Dina jadi bingung melihat tingkah Dion yang sekarang..apa karena ada Stella yang membuat Dion bisa menjadi seperti ini bisa berubah dalam waktu yang sangat singkat tak butuh waktu yang lama.
tapi Bu Dina tak suka dengan stella dia berpenampilan terlalu terbuka memakai baju yang sangat seksi yang yang pantas dipakai anak seusia nya apalagi dia kan beragama Islam,,apa kata orang2 kalau keponakannya mempunyai istri Stella sudah pasti bakalan menjadi pergunjingan para tetangga dan juga teman2 bisnisnya.
Bu Dina menginginkan melati yang menjadi istri Dion istri Sholehah dunia dan akhirat bukan nya Stella,walaupun di berasal dari kelurga yang terpandang belum tentu dia bisa membawa pengaruh buruk Dion.