
Dion pun mencubit tangan nya sendiri dan tersa sakit,,"ah benar ini bukan mimpi"pekiknya
Ini nyata Dion mengira dirinya sedang berada dalam mimpi dia tidur sambil berjalan.
lama Dion diam dan mendengarkan melati mengaji,dari ayat 1 ke ayat yang lain terdengar begitu merdu dan syahdu membuat orang2 yang mendengar nya selalu ingin mendengar dan terus ingin mendengarkan nya.
melati pun berhenti di ayat terakhir di ikuti dengan ucapan" shodokoullohulajim"
melati menutup Al Qur'an dan mengembalikan nya ketempat semula.
dia kembali tidur,berbaring di ranjangnya yang empuk memajamkan kedua matanya sampai dia pun kembali terlelap dan tidur.
adjan shubuh berkumbang sudah waktunya bagi setiap muslim untuk menunaikan kewajibannya kepada sang pencipta kita.
melati pun melakukan tugasnya mengambil air wudhu dan sholat.
diam2 ternyata Dion memperhatikan melati semenjak dia mendengar suara melati yang begitu merdu di kala dia melantunkan ayat suci Al Quran,baru kali ini Dion merasa suara nya kalah bagus dari melati dia ingin tau kenapa melati bisa memiki suara semerdu itu apa rahasia nya.
tanpa disadari melati Dion ingin berteman dengan nya,
namun Dion jaim takut nanti nya dia diketawain.
udara pagi yang menyejukkan mbuat melati dalam buaian..
tiba2 melati teringat tentang permintaan Bu Dina yang mau menjodohkan dengan Dion,melati pun mau mengkonsultasikan permasalahan kepsikeater terbaik menurut nya kalau ga Ali ya Rika.
melati mengambil kunci motor dan langsung berangkat kebetulan Bu Dina lagi ga ada dirumah pergi nyekar kemakam ayah Dion bersama Dion nya juga.
dijalan melati menelpon Rika memberitahu kalau dia mau main kerumah,,
Rika pun kaget mendengar melati mau kesini pasti ada yang mau dia bicarakan,,pasti sangat penting..pikir Rika.
rika pun memberi tahu Abang nya kalau melati mau kesini,abangnya sangat senang melati sudah mau mengunjungi nya kesini..
duh ampaun Buyung,,kalau saja kalian tahu melati mau memberitahu kalian dia mau di jodohkan dengan Dion mereka pasti akan langsung pingsan mendadak,,
melati pun sampai,Rika mempersilahkan nya masuk.
melati duduk di kursi tamu,Ali pun juga ikut nimbrung duduk menemani melati.
sementara Rika membuatkan minuman dan mengambil Snack ringan buat melati.
"silahkan diminum melati,di makan juga ya kue nya jangan sungkan2 ya."ucap Rika
"terima kasih rika"ucap melati
Ali lalu mulai membuka pembicaraan,
"tumben kamu mau mampir kesini biasanya kamu selalu mengajak ngobrol diluar kalau ada sesuatu yang penting."tanya. Ali
"aku lagi males jalan2 nanti ketemu sama nenek gayung dan kakek cangkul"katanya"
"nenek gayung dan kakek cangkul siapa mereka"tanya Ali dan Rika berbarengan.
melati ini orangnya memang cepat pikun,apalagi dalam keadaan bingung pikun nya langsung naik 3000volt..
"oh iya ya,aku lupa cerita sama kalian,,
maaf tadi ga konsen,mungkin karena perut ku terasa lapar tadinya."ucapanya
"nenek gayung sama kakek cangkul itu adlah dion dan Stella.."ucap melati
"Stella,siapa dia melAti"?tanya Rika bersemangat
"dia adalah calon istri Dion dari amrik mereka sudah berpacaran selama 4 tahun disana,sama2 satu kampus cuman beda jurusan.
6 bukan lagi mereka akan menikah,"cerita melati
"bagus lah kalau dia mau menikah jadinya dia ga akan menyusahkan Bu Dina lagi karena dia akan berumah tangga"ucap Ali
melati juga terlihat murung,,sama seperti Rika.
"lalu apa permasalahan nya melati"tanya ali"
Ali tau melati belum selesai bercerita masih ada yang dia sembunyikan,Ali akan mengorek habis agar melati mau menceritakan semuanya.
"begini mas,ibu mau menjodohkan aku dengan Dion dia ga setuju kalau Stella jadi istri Dion karena ibu tau bagaimana sifat orang tunya stellla,belum lagi cara berpakaian Stella yang terbuka dan terlihat sangat minim,.membuat orang2 disekitar nya merasa jijik untuk memandang nya.
ibu takut Stella akan membawa pengaruh buruk untuk Dion bukan nya Dion bisa berubah takutnya malah semakin parah.
bruugghh awww plaakk,perasaan Rika jadi semakin ga karuan,dia pergi meninggalkan melati dan abangnya..tanpa sepatah kata pun
dia mengunci dirinya dikamar..
tak terasa butiran air berjatuhan sedikit demi sedikit di pipinya,,
ya Rika menanges,,hati nya rapuh
baru kali ini merasakan jatuh cinta pada lelaki,belum sempat mengutarakan nya hatinya sudah terluka.
Ali yang melihat sikap Rika tahu kalau Rika sedang sakit hati,ya sebagai Abang dia pasti peka apakah yang terjadi dengan adik nya,
flastbacknya Ali sempat mengetahui kalau Rika menyukai Dion ketika dia sedang mengobrol dengan teman nya di hp,Rika ga tau kalau Abang nya ada didepan pintu sedang menguping pembicaraan mereka Ali mengira Rika sedang berbicara dengan melati ternyata bukan,malah teman nya .
begitu juga dengan Ali dia juga sakit mendengar melati harus dijodohkan dengan leleki psikopat seperti Dion,bagaimana nanti kehidupan melati kedepan nya,apa dia akan bahagia atau malah justru menderita.
Ali tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nanti.
semoga saja allah ga menjodohkan melati dengan Dion ya allah.
Ali sangat berharap dia lah jodoh melati yang sesungguhnya,padahal Ali melupakan sesuatu kalau maut,rezeki,dan jodoh sudah diatur oleh Allah,kalau pun melati jodoh nya pasti akan kembali lagi pada nya.
Ali sangat terobsesi sekali dengan melati dia sangat menginginkan melati menjadi milik nya seutuhnya bagaimana pun cara nya.
sampai dia melupakan kodrat nya sebagi makhluk Allah,yang harus selalu ikhlas dan sabar dalam menghadapi cobaan.
melati pun menggoyang2 kan badan Ali dan Ali pun tersadar.
"mas mas mas,hey kamu kenapa kesambet ya kok aku ngomong dari tadi kamu ga dengerin sih,,?"
"maaf aku tadi agak bleng sedikit,aku kaget aja Bu Dina mau menjodohkan kamu dengan Dion apa ga ada pilihan yang lain lagi ya melati"tanya Ali
"apa kamu menerima perjodohan ini"?tanya nya lagi"
"aku juga ga tau mas aku cuma ingin melihat ibu bahagia dan aku mau membalas semua kebaikan ibu selama ini ke aku.
"ucap melati"
"itu artinya kamu menyetujui perjodohan kamu dengan Dion,?"tanya Ali lagi"
"semua aku serahkan sama Allah mas kalau allh menghendaki kami berjodoh pasti jalan kami bakalan dimudahkan untuk bersama,tapi kalau ga berjodoh pastilah berat untuk kami bersama mas,"ucap melati lagi
Ali tertegun mendengar ucapan melati ingin sekali dia berontak dengan melati mengatakan semua uneg2 nya di hati ini,namun Ali masih tak mau menambah beban melati untuk sekarang ini.
dia akan mencari cara agar menggagalkan perjodohan melati dan Dion.
melati harus jadi milik nya.
merasa hari sudah semakin siang melati pamit pulang karena nanti Bu Dina pasti nyariin dia kalau dia sudah pulang kerumah,
"aku pamit dulu ya mas,nanti kita ketemu lagi ya disekolah.
"kata melati
mendengar ucapan melati seperti itu yang ingin bertemu lagi dengan nya disekolah membuat Ali ada harapan akan bisa membuat melati jatuh cinta pada nya.
dia bermaksud akan mengucapakan cinta nya pada melati nanti disekolah."