CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
doa tulus dari tante



dipagi yang indah,suara ayam yang berkokok,embun pagi yang membasuh dedaunan, ☀️ yang mulai menampak kan sinarnya,menjadi penyemangat untuk melakukan segala aktivitas di hari ini..


dari kejauhan terdengar teriakan suara Stella yang memanggil nama Dion,,.


sepagi ini kah Stella bertamu kerumah orang apa ga siangan sedikt ganggu orang lagi santai aja"gumam Dion"


"sayangggggggggg,where are you"ucap stellA


Dion agak males hari ini bertemu dengan Stella dia ingin pergi menemui teman nya pengacara itu,karena baginya itu lebih penting sekarang apalagi Dion juga sedikit mendapatkan informasi dari tantenya mengenai pa Akbar asisten papahnya.


setelah sudah sampai di pintu kamar Dion,dan membuka pintu kamar yang ga dikunci..


dia langsung memeluk Dion dan ingin mengajak Dion bercinta,tapi Dion menolak dengan alasan dia kurang enak badan sekarang,,Stella ga peduli dia mau Dion melakukan nya Dion bersikeras ga mau dan tetap ga mau.


akhirnya Stella pun mengalah.


dia turuti kemauan Dion


"kamu mau ngapain kemari?"tanyanya


"kok kamu gitu sih sayang,,ga senang ya kalau aku kesini,"jawab Stella


"ya bukan nya gitu juga harus nya kamu itu telpon dulu kalau mau kesini,,biar aku yang jemput"ucap nya


Dion jadi sedikit ga tega nyakitin Stella dia terpaksa berbohong.


"ohhhh so sweet banget sih kamu sayang,makasih"katanya


"aku kesini mau ngasih tau kamu kalau papah sudah setuju kita menikah kalau bisa secepatnya ga perlu nunggu waktu 6 bulan kelamaan sayang..."ucap Stella


"tapi aku masih belum siap untuk waktu dekat ini ada hal penting yang harus aku kerjakan,,"ucap Dion


"hal penting apa sih sayang dari pada pernikahan kita,kamu kenapa sekarang berubah ga kaya biasanya selalu aku yang jadi prioritas utama kamu."


"sayang ini masalah penting,nanti kalau semua sudah selesai aku pasti cerita ke kamu kok,aku janji tapi untuk sekarang kamu tolong ngertiin posisi aku saat ini."


"baiklah kalau itu mau kamu,,aku pamit pulang aja deh..


kamu istirahat ya,sayang jangan lupa makan dan minum obat."ucap stella


"makasih buat perhatian kamu ke aku ya sayang,"ucap Dion


Stella mencium kening Dion dan Dion pun membalasnya.


Stella pun berlalu.


setelah kepergian Stella,Dion segera mandi dan berpakaian Dion menelpon teman nya untuk di ajak bertemu,,v


ternyata teman nya sedang berada diluar kota Dion lupa membuat janji dulu dengan nya..


Dion kemudian menemui Bu Dina dia mau bermaksud untuk mengajak tantenya untuk bertemu dengan teman almarhum suami nya.


menanyakan bagaimana hasil penyelidikan nya sudah sampai sejauh mana perkembangannya.


Dion menuju kamar Bu Dina,tetapi tentenya tak ada dikamar,


Dion mencari tantennya ke dapur tapi juga tak ketemu di dapur hanya ada melati dan bi Inah yang sedang memasak.


Dion memberanikan dirinya untuk bertanya walaupun sebernanya dia merasa gengsi dan malu,


"apa salah satu di antara kalian ada yang melihat Tante ku"tanya nya


"Bu Dina pergi nyekar ke makan almarhum suaminya sekalian ke makam ayah kamu "jawab melati


"terima kasih"jawab Dion singkat


kok Tante ga ngajak aku ya nyekar Dion jadi bingung,Dion mengambil ponselnya dan menelpon tantenya,


"assalamualaikum Dion ada apa,?"tanya Bu Dina


"waal---aikum---salam salam"jawab nya sambil terbata2,


selama ini Dion jarang menggunakan salam pada saat bertelponan..


Dion selalu menggunakan gaya orang bule,seperti hello good morning,afternoon,night,dan sebagainya.


tanpa mengucapakan salam sebagai seorang muslim.


itulah beda nya kalau di negeri sendiri dan di negeri orang lain apalagi kita tak bisa menyikapi semua nya dengan benar kitalah yang nanti akan susahnya.


"Dion kok diam,ada apa nelpon tante?"tanya Bu Dina lagi


"Tante lagi dimana kok aku cari ga ada dirumah."tanya nya pura2 ga tau


"oh,,Tante lagi nyekar kemakam suami Tante sekalian ke makam papah kamu"


"kok Tante ga ngajak aku malah pergi sendirian saja"


"tadi Tante mau ngajak kamu cuman Tante lihat Stella datang,Tante pikir kamu sudah buat janji bertemu dengan nya.


makanyaTante ga mau ganggu waktu kamu sama dia ya Tante memilih untuk pergi sendirian saja."


"iya sih Tante stella memang ada tadi,,aku lagi males aja sama dia dulu aku mau fokus mencari info tentang kasus papah ini,,dia malah kasih tau aku tentang masalah pernikahan,katanya papah nya sudah setuju kalau kami mau menikah kalau bisa secepatnya ga usah nunggu sampai 6 bulan.."


betapa kagetnya Bu Dina mendengar yang dikatakan Dion,di ga menyangka kalau Angga akan menyetujui pernikahan ini padahal dia sudah tau siapa Dion.


ga mungkin Angga bisa semudah itu menerima pernikahan dion dan Stella,pasti ada sesuatu pikir Bu Dina.


dia harus mencari tau itu semua sebelum semuanya terlambat.


kini giliran Bu Dina yang diam ditelpon


"Tante,Tante,Tante baik2 saja kan disana kok Tante ga ada suaranya,,"


"iya Tante ga kenapa2,tadi ada semut serangga di kaki Tante di gigit semut serangga makanya tante membuangnya,"


"oh begitu,"


"sudah dulu ya Dion Tante mau pulang nih"


"iya Tante hati2 dijalan ya"


satu masalah belum selesai masalah baru kembali datang pernikahan Dion yang akan dipercepat membuat Bu Dina semakin bingung disatu sisi Dion sudah mulai berubah,tapi di sisi lain Stella menginginkan pernikahan nya dipercepat,,


Stella dan Dion ga boleh menikah,apa pun yang terjadi aku akan menemui Angga agar membatalkan pernikahan mereka.


Angga orang yang serakah sedangkan anaknya stella tak kurang lebih seperti papahnya mau apa nanti Dion kalau berhubungan dengan keluarga seperti itu,aku ga rela Dion kembali seperti dulu.


aku sudah janji dengan Andi akan menjaga Dion dengan baik.


apakah sebaiknya aku berterus terang dengan Dion siapa sebenarnya papah Stella itu,dan bagaimana kejam dia dalam berbisnis.


apa pun yang dia inginkan harus dia dapatkan walau mengorbankan nyawa sebagai taruhan nya.


Dion ga boleh seperti Angga,dion harus menjauh dari Stella.


ya Allah apa yang harus hamba lakukan,hamba ga ingin Dion masuk ke dalam jurang yang salah yang akan berakibat fatal buat nya.


berilah dion keteguhan iman dihati agar tak mudah goyah dalam menerima segala cobaan yang engkau berikan ya Allah.


buka kan lah mata hati dan batin Dion untuk melihat kebenaran yang sesungguhnya jangan buta kan mata hati nya hanya karena dia sangat mencintai Stella ya Allah.


"itulah doa yang tulus dari seorang Tante yang sangat menyayangi keponakan nya,yang begitu peduli akan masa depan nya,tanpa harus memikirkan keadaan dirinya sendiri.