CEO AND I

CEO AND I
37. Epilog



"Dasar tukang pamer!!!." πŸ˜’Cibir Dong Ho ke arah Taek Won yang baru saja memposting foto kedua anak kembarnya.




Yang dicibir malah tertawa senang. "Iri???.😏 Segeralah menikah. Ingat, umur sudah berapa." Sindir Taek Won.


πŸ˜‘


"Ah, aku sudah tidak sabar menunggu mereka bisa bicara lalu memanggilku ayah. Betapa bahagianya." Taek Won terus tersenyum melihat foto yang tadi di postingnya.


Taek Yeon yang baru saja keluar dari ruang rawat Ha Neul menatap Taek Won dengan padangan takjub. "Mereka bahkan baru lahir 2 jam yang lalu. Khayalan mu bahkan sudah jauh ke depan. Tunggu saja, sebentar lagi kau akan lelah mendengar kedua bayi imut itu menangis setiap malam. Ngomong-ngomong, aku tidak bisa membantumu saat itu."😏


Taek Won mengabaikan Taek Yeon yang baru saja menikah 2 minggu yang lalu. Pria itu sedang menikmati masa libur bekerjanya dengan bulan madu, tapi mendadak kembali karena mendengar Ha Neul akan melahirkan.


"Hyung mau kembali ke Jepang?." Tanya Taek Won. "Tidak mau berlama-lama melihat kedua makhluk super imut ini??." Tanyanya lagi.


"Mau sih. Tapi istriku pagi tadi menunjukkan foto ini padaku. dan sekarang aku sudah tidak tahan untuk segera berlari ke pelukannya.



Taek Won dan Dong Ho menatap foto itu dengan pandangan tak percaya. Detik berikutnya mereka langsung mengucapkan selamat pada si calon ayah baru itu.


"Selamat teman." Dong Ho memeluk Taek Yeon dengan perasaan bahagia. "Cepat sekali kau sudah mau menyusul Bos menyebalkan kita ini." Ucapnya senang.


"Lalu kau sendiri kapan??." Tiba-tiba ucapan itu merusak senyum bahagia diwajah Dong Ho. Hae Jin keluar dari kamar rawat Ha Neul disusul dengan Yong Guk yang sedang menggendong anaknya yang tertidur di pelukannya.


"Sang Hyuk sedang dalam proses melamar pacarnya. Jimin sudah bertunangan dengan kekasihnya. Kenapa kau masih belum bergerak juga, jangan bilang kalau kau mau menjomblo sampai tua, atau sebenarnya kau tak pernah menyukai wanita". Sindir Yong Guk.


Dong Ho menatap tak suka ke empat orang yang sudah ia anggap seperti keluarganya itu. "Kalian sekongkol mau mengolok-olok ku ya?😑.Menyebalkan!!." ucap pria itu mulai kesal. "Siapa bilang aku tak punya pacar."πŸ˜’


"......."🀨 Sang Hyuk bertanya heran. "Jadi kau punya?."


"Tentu saja."


"Dimana dia kalau begitu??." Taek Won bertanya tidak percaya.


"Dia berdiri di belakangmu."



"....."😐


"....."😐


"....."😧


"....."😧


"Pedofil!!!!." Tunjuk mereka kearah Dong Ho. Ia tau mereka pasti berpikir begitu ketika melihat pacarnya. Dan pacarnya yang sangat pemalu itu hanya diam tak mengatakan apapun.


Dong Ho menarik nafas dalam lalu meraih tangan pacarnya dan memperkenalkannya. "Namanya Lee Hyo Rin, dia stalker setiaku, πŸ˜…πŸ˜…hahaha. Dia selalu mengikutiku meskipun aku sudah berhenti jadi model, dan dia cucu direktur Lee, rekan kerja kakekmu. Kalau-kalau kalian tidak sadar, kalian sering bertemu dengannya di cafetaria tempat kita biasa memesan cake coklat, dia pemilik cafetaria itu. Meskipun dia lebih pendek dari Ha Neul tapi usianya lebih tua darimu." Tunjuk Dong Ho kearah Taek Won dan langsung menerima tatapan tidak percaya.


"Tidak mungkin!!!."πŸ˜¦πŸ˜•


Dong Ho kembali berkata dengan nada santai. "Awalnya aku juga tidak percaya, tapi setelah dia menunjukkan ID cardnya dan berani menyatakan cintanya padaku, akupun terharu dan akhirnya aku berpacaran dengannya."


"Dan kapan itu??." Tanya Hae Jin. "Aku menelponmu semalam bertanya soal ini, dan kau bilang kau tidak punya pacar."


"Oh. itukan semalam. πŸ˜…Kami resmi pacaran sekitar 5 detik yang lalu, iya kan??." Dong Ho tersenyum. Pria itu mencium sekilas pipi Hyorin dan membuat gadis itu merona.


"Apa-apaan ini??. Aku yakin ada yang salah dengan cerita mu. Gadis itu tidak mungkin berpacaran dengan mu.... kau pasti memaksa gadis itu....., oh My God!!!, aku tidak tau kalau kau orang seperti itu." Sang Hyuk berkata ngeri. Ia jelas melihat Dong Ho menatap gadis pemalu didepannya dengan tatapan intimidasi.


"Hei, jangan salah paham begitu. Aku juga sudah lama suka padanya. Tapi karena melihat penampilannya, dia juga sering berkumpul dengan anak SMA, aku juga awalnya berpikir kalau aku benar-benar pedofil kalau sampai jatuh cinta padanya. Aku tak berani menyatakan cintaku. Sampai akhirnya dia satu jam yang lalu menghampiriku dengan sekotak cupcake coklat dan menyatakan cintanya padaku."


Setelah mengatakan hal itu Dong Ho pergi bersama Hyo Rin meninggalkan mereka yang masih menatap kepergian Dong Ho dengan pandangan tidak percaya.


"......."


Ha Neul dan Ha Na mendengar percakapan para priai tu hanya bisa tersenyum senang. Mereka turut bahagia akhirnya Dong Ho juga menemukan kekasih meski mereka juga penasaran semungil apa kekasihnya itu. Ha Na yang tadi berniat keluar kamar untuk melihat mengurungkan niatnya ketika mendengar si kembar yang baru lahir itu menangis.


Tidak lama setelah itu, para pria itupun masuk ke kamar rawat dan kembali mulai mengganggu si kembar. Taek Won sibuk dengan kameranya, sementara yang lain bak stylish menata rambut, pakaian serta posisi si kembar untuk di potret dengan bagus.


"Aku pastikan mereka menjadi model bayi paling imut didunia." Ungkap Taek Won senang lalu mulai memotret. Sementara Ha Neul hanya menggeleng dan tersenyum bahagia melihat kegilaan suaminya itu.


Sementara orang-orang di ruang rawat Rumah Sakit menikmati momen bahagia bersama si kembar. Dong Ho terus melirik ke arah pacarnya yang masih menunduk dan tersipu malu.


"Aku bilang aku akan memikirkannya, sekarang aku sudah setuju. Kau...senang kan???."


Gadis itu tidak menjawab, ia terlalu malu untuk sekedar bertatapan dengan pria yang sudah hampir 3 tahun di taksirnya itu.


"Oppa....juga sudah lama suka padaku??. Benarkah??. Tapi aku tidak pernah melihat Oppa memperhatikanku."


"......"😐


Pertanyaan yang langsung membuat Dong Ho bungkam. Ia baru sadar telah mengungkapkan rahasianya di depan gadis itu. Bahwa dia sendiri juga sudah lama menyukai stalker kecilnya itu.


"Baiklah!!. Aku akan mengakuinya." Dong Ho menarik nafas dalam lalu menceritakan rahasia kecilnya yang bahkan para teman-temannya yang sedang berbahagia disana tidak ada yang tau.


"Kau manis, kecil, imut, sering tersenyum namun juga sangat pemalu. Tidak pernah pamer, tidak berdandan menor, berpenampilan sederhana namun juga sangat....menarik perhatianku."


"......"😳


"Aku menyukai mu, tapi hanya sebatas kau menarik perhatian ku. Tidak ada maksud lain. Melihat mu....kadang menenangkan hatiku. Kau tau aku sering makan di cafetaria milik mu kan. Aku sengaja datang, untuk melihatmu belajar dengan anak-anak SMA itu dan aku pikir kau salah satu dari mereka."


"Aku hanya tertarik dan mulai memperhatikanmu. Tapi aku tidak pernah menyelidiki latar belakangmu lebih jauh. Baru saat kau menyatakan cinta padaku dan menunjukkan ID card mu, aku jadi semakin penasaran dan akhirnya menyelidiki semuanya. Kau...hanya 2 tahun lebih muda dariku dan kau seorang guru les bahasa Inggris. Tampang mu benar-benar menipu."


"....."


"Jadi....karena kau sekarang sudah tau perasaanku. Dan...karena aku yakin di hatimu kau meragukan penjelasan ku. Bagaimana kalau kita menghabiskan waktu dengan membahas kegiatan stalker ku. Aku bisa menceritakan semuanya padamu, termasuk kejadian kemarin tentang kau yang baru saja di tembak anak laki-laki yang ke 101."


"......."😳


Dong Ho menatap gadis di depannya tajam. Ia mendadak merasa cemburu dan perasaan ini sangat menyebalkan baginya. "Anak laki-laki itu mengajak mu bertemu di cafetaria mu. Kau memintanya menunggu dan karena kau belum menjawab pernyataan cintanya."


"Kenapa kau memintanya menunggu??. Kenapa tidak langsung menolaknya??. Apa kau akan langsung berpacaran dengannya setelah kau menyatakan cinta padaku dan aku menolak mu??. Apa kau...memutuskan untuk tidak menjadi stalker dan menyukai ku lagi???.


Semakin Dong Ho bertanya, hatinya semakin panas.


"......"



"Ayo pergi kesana dan tolak anak laki-laki itu di depanku. Dengan begitu aku bisa yakin 100% bahwa kau hanya milik ku."


Β 


πŸŒΈπŸŒΈπŸ˜†Happy Ending πŸ˜†πŸŒΈπŸŒΈ


Β 


YeeeeπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† nggak ada jomblo yang bersisa di cerita ini, ahhahaha...


Terima kasih kepada siapa saja yang telah rela menghabiskan waktunya membaca novel CEO AND I


Nantikan author untuk memposting cerita romantis lainnya dan membuat kita baper bersama.πŸ˜