CEO AND I

CEO AND I
33. Thinking Again



Sejak jam istirahat kantor, Taek Won sibuk di toko perhiasan bersama Dong Ho. 3 hari lagi adalah hari kelulusan Ha Neul dan Taek Won memutukan untuk memberikan hadiah sebuah kalung untuk kekasihnya itu. Tapi yang ia lihat di toko perhiasan sungguh mengejutkan.


Poster macam apa itu!!!!!. 😡Dong Ho dengan wajah bersemu merah sedang melamar Ha Neulnya. Dong Ho memasangkan cincin di jari manis kekasihnya.


"Hyung....kau.....kau........"


".........."😐


Sementara Taek Won berusaha menenangkan pikirannya untuk tidak mengamuk. Dong Ho mundur beberapa langkah. Ia tau, akhirnya Taek Won akan mengetahui hal ini. Poster itu adalah foto ketika ia dan Ha Neul memilih cincin pernikahan untuk Ha Na dan Hae Jin, dan demi diskon 50%, Ha Neul memaksanya berpose ala melamar seorang gadis, juga memintanya memasangkan cincin itu di jari manis gadis itu.


"Kapan hyung mulai berselingkuh??, kenapa???,😟 hyung benar-benar tega bermain dibelakangku."


Dong Ho berusaha menjelaskan semuanya sebelum Taek Won mengamuk. "Bukan begitu....aku bisa jelaskan semuanya. Waktu itu ada diskon dan dia memaksaku, dia terlihat begitu senang, jadi aku tak bisa menolak, dan...dan....cincin yang kau pakai itu awalnya aku yang memakainya, karena ukuran jari kita sama. Dan soal poster itu, aku benar-benar tidak tau kalau masih di pajang, kejadianya bahkan sudah hampir 6 tahun yang lalu, percayalah, aku tidak pernah menghianatimu. Kau....salahkan saja pemilik tokonya!!."


"........" Sang pemilik toko terkejut ketika Dong Ho menunjuk ke arahnya. Ia tadinya berniat menyapa Dong Ho dengan ramah karena berkat poster itu tokonya jadi kian laris. Tapi ketika melihat Dong Ho mulai bertengkar dengan seorang pria, pemilik toko jadi tak berani melakukannya. Pertengkaran mereka terdengar agak aneh.


Dong Ho akhirnya meminta sang pemilik toko untuk tidak memajang poster itu lagi dan dengan enggan disetujui oleh pemilik toko karena Taek Won mengancam akan membuat bangkrut toko perhiasan tersebut. Mereka berdua segera pergi dari toko itu, meninggalkan pemilik toko yang memandang mereka dengan tatapan aneh.


"Aku kenal pria itu, bukankah dia si pemilik perusahaan properti yang terkenal itu. Rumor gay itu ternyata benar, aku tak menyangka  dan mereka berdua benar-benar tampan."


"......." Pemilik toko menoleh kearah pegawainya yang mengatakan hal itu. "Aku tadi menduga-duga, mendengar pertengkaran mereka aku hampir berpikir mungkin saja. Tapi mendengar ucapanmu tadi, tenyata memang benar dugaanku kalau mereka itu...."


Si pegawai mengupload video pertengkaran Taek Won dan Dong Ho ke situs jejaring sosial dan tak berapa lama kemudian ponselnya terus bergetar oleh banyaknya komentar yang masuk. "Mereka benar-benar terkenal, merupakan pasangan gay paling fenomenal sepanjang masa. Meski sang direktur pernah mengatakan kalau dia memiliki pacar dan bahkan sudah menjadi tunangan, sepertinya itu hanya bohong besar."


Sang pemilik toko menatap heran pegawainya itu. "Bagaimana kau bisa tau??."


" Oh, aku penggemar berat mereka. Lihat, mereka memiliki follower terbanyak dibanding pasangan gay selebriti dunia. Disini juga banyak foto-foto mereka."


Pemilik toko menatap pegawai itu dengan tatapan aneh. Kau wanita tapi kau menggemari hal seperti ini!!.😕


"........." Karena penasaran , sang pemilik toko ikutan melihat foto-foto yang ada di akun instagram itu dan begitu melihatnya, sang pemilik toko tak mengatakan apapun lagi.


Yang pasti di akun instagram itu ada ribuan lebih foto pasangan gay, dan foto yang paling banyak ia lihat adalah foto kedua orang yang baru saja bertengkar di tokonya tadi.


Sang pemilik toko menarik nafas dalam. "Sayang sekali, padahal wajah mereka tampan.


🌺🌺


"Kenapa kau harus susah-susah mencari tempat untuk membuka praktik. Kau kan tinggal bilang pada Taekwon hyung dan dia pasti akan membuatkanmu klinik."


Ji Min menemani Ha Neul berkeliling mencari tempat murah namun strategis untuk membuka sebuah klinik. Namun sudah seharian mereka berdua berkeliling dan tak mendapatkan tempat yang sesuai keinginan Ha Neul. "Tidak bisa, aku tidak mau bergantung padanya, lagipula uang tabunganku sudah lebih dari cukup untuk membuka sebuah klinik kecil." Jelas Ha Neul.


"Bagaimana kalau kita istirahat sebentar." Tawar Ha Neul ketika mereka berhenti di depan sebuah cafeteria. "Setelah menemukan tempat, aku harus membeli alat-alat, juga harus memasang iklan lowongan pekerjaan. Karena ini hanya klinik kecil, 2 dokter, 4 perawat, 2 bidan, 1 apoteker, 1 asisten apoteker. Lalu kita butuh kerja sama dengan rumah sakit dan tentu dokter spesialis juga, lalu.....


.....kau kenapa??." Tanya Ha Neul heran. Ji Min yang tadinya berniat mencari info bangunan dijual lewat ponselnya mendadak kaku ketika menemukan sebuah video Taek Won dan Dong Ho yang sedang bertengkar. Ribuan komentar dan like jelas tertera disana dan begitu saja, Ji Min langsung menyembunyikan ponselnya.


"Kau kenapa sih??." Ha Neul kembali bertanya dan hanya dibalas gelengan kepala dari Ji Min. Yang membuatnya mendadak stress dan tidak percaya adalah judul dari video itu.


'Video Viral Pasangan Gay Yang Ketahuan Berselingkuh'


"Bukankah sebaiknya kau memikirkan hubunganmu dengan Taek Won hyung. Akhir-akhir ini kalian jarang bertemu." Ji Min mengalihkan pembicaraan


Ji Min mengerutkan dahi bingung. Sepertinya Ha Neul sama sekali tidak tau kalau Taek Won sudah kembali ke Korea.


"Apa aku lanjut kuliah lagi saja!. Kuliah spesialis anak hanya memakan waktu....


"Aku tidak mau kuliah lagi!!."😡


"........"🤨


Ha Neul bingung dengan pernyataan Jimin. Dan anak laki-laki itupun menjelaskan dengan nada ketus. "Kuliah kedokteran sudah cukup melelahkan untuk otakku. Dan kalau kau kuliah lagi, otomatis Taek Won hyung pasti meminta bukan...dia pasti memaksaku kuliah juga. Dan aku tidak mau mengalami kebotakan dini. Aku sungguh tidak sanggup lagi!!, tidak untuk saat ini. Terima kasih banyak."


Ha Neul hanya tersenyum mendengar pernyataan itu. Ia sebenarnya cukup kasihan melihat perjuangan Ji Min selama ini.


"Jadi....apa kau tidak berkeinginan untuk menikah?. Kalian sudah pacaran hampir 6 tahun, dan hubungan kalian baik-baik saja, meski kadang harus pacaran jarak jauh. Tapi.....bukankah lebih baik kalau selesai kuliah kau langsung menikah. Aku kasihan melihat hyung dan aku tidak mau terlibat dengan hubungan kalian lagi."


Inti dari pernyataan itu adalah Ji Min tidak mau jadi bodyguard Ha Neul lagi.


Ha Neul  menikmati ice mocca yang tadi dipesannya. "Hal itu kau tanyakan saja padanya. Sepertinya minatnya menikahiku menurun drastis tiap tahunnya."


Ji Min tersenyum mendengar jawaban itu. "Jadi.....kau tak keberatan lagi kalau Taek Won hyung melamarmu??."


Ha Neul menghela nafas dalam. "Kami...sudah menikmati pacaran jarak dekat, juga pacaran jarak jauh. Sudah lumayan menikmati masa-masa sulit, bertengkar, berbaikan, lalu...aku juga sudah cukup merasa bersalah padanya yang sudah berusaha keras bertahan dengan hubungan seperti ini. Jadi.....kalau dia melamarku lagi....mungkin aku benar-benar akan memikirkanya."


"WOww. 😃Kau....tidak akan menolaknya lagi??." Tanya Ji Min antusias. Akhirnya hari kebebasan ku akan segera tiba.😆


"Mungkin." Ha Neul tersenyum. "Asal dia tidak keberatan aku tetap bekerja ataupun kembali kuliah setelah menikah."


"Bagaimana kalau kau saja yang melamarnya duluan". Usul Ji Min yang langsung menerima tatapan datar dari Ha Neul. "Kenapa harus laki-laki yang melamar wanita, kenapa tidak wanitanya duluan. Aku pikir itu keren. Dan yang pasti, Taek Won hyung akan sangat bahagia sampai aku bisa membayangkan hal gila itu."


Mendengar hal itu Ha Neul teringat sesuatu. "Aku pernah dengar dari Hae Jin oppa, kalau dulu Yong Guk oppa dilamar istrinya, apa itu benar??."


Ji Min mengangguk. "Kau bahkan bisa menemukan videonya di youtube. Video itu lumayan terkenal, judulnya 'lamaran mempelai wanita'. Dan juga banyak diunggah di sosial media lainnya sebagai inspirasi bagi para wanita."


Ha Neul mengambil ponselnya di atas meja dan mulai mencari video pernikahan itu, tapi matanya mendadak berhenti pada sebuah video. Ia yakin mengenali kedua orang yang sedang bertengkar di sana.


"Ini......


"Kenap......


"!!!." Ji Min tanpa sadar meraih ponsel Ha Neul. Ia mendadak sadar Ha Neul pasti telah melihat video itu. "Itu salah paham, jangan pernah berpikiran kalau mereka seperti itu. Taek Won hyung sangat mencintaimu, jadi.....jangan menganggap serius tentang hal itu."


"......."😧


"........"😐


"Sepertinya akan kupikirkan lagi apakah aku mau menikah dengannya atau tidak." Ha Neul segera berjalan keluar cafeteria meninggalkan ji Min yang ketakutan.


"Bagaimana ini????."😖


🌸🌸🌸