CEO AND I

CEO AND I
15. I Miss You




Tak ada yang salah jika seorang pegawai mengecek gajinya di awal bulan. Apalagi kalau gaji tersebut terbilang cukup besar. Sama sepertiku, aku mengecek gajiku yang baru saja di transfer oleh seseorang yang sepertinya menghindariku akhir-akhir ini, atau lebih tepatnya 2 bulan ini.


Dan wow!!!. Jumlah nol pada tabunganku bertambah tiap bulannya.


Sebut saja 'JTW', seorang CEO muda dengan kekayaan fantastis dan keahlian berlimpah. Uang bisa ia dapatkan dengan mudah jika ia mengeluarkan ide yang sulit ditiruh oleh perusahaan lain. Ditambah lagi dengan penampilan yang menarik serta status "single"nya itu. Sulit untuk tak terpikat dengan orang seperti 'JTW' ini.


Lalu kenapa aku tak tertarik padanya???


Siapa aku ini???


Ok. Sebut saja aku dengan inisial "KHN". Gadis yang 2 bulan lagi akan berusia 18 tahun, yang bekerja pada si "JTW". Penampilan biasa, kepribadian standar, hanya berniat membahagiakan keluarga. Menomor sekiankan cinta. Karena masih dibawah umur, aku tidak begitu peduli tentang cinta-cintaan sama sekali. Cinta itu masih bisa kita bahas nanti, karena pasti ada waktu yang tepat ketika aku mau merasakannya. 


"Kenapa "JTW" bisa bertekuk lutut padaku???


Itu adalah misteri.


Aku menolaknya.


Woww!!!. Kalau dunia tau, bisa-bisa aku dikira penghianat Negara yang menyia-nyiakan kesempatan berharga yaitu menjadi istri seorang konglomerat. Ah...tapi mungkin, ia juga hanya main-main dengan ku. Mungkin...dia hanya ingin aku jadi teman wanitanya.


Lalu kenapa aku menolaknya padahal si 'JTW' ini begitu sempurna, dan begitu sangat amat baik padaku?


Apakah aku manusia tak berotak??


Atau tolol dan tak punya hati???


Aku bahkan terlalu galau memikirkan hal itu.


Apa tipe idealku??, tipe ideal yang akan kujadikan pendamping hidupku nantinya ketika aku ingin menikah.


Aku....baru kepikiran saat ini.


Mungkin.....


Berjiwa teladan, mapan dan......tampan.


Dan setelah dipikir-pikir lagi, tenyata semua hal itu sudah terdapat pada seorang "JTW".


Lalu kenapa aku tetap tak terpikat padanya???


Itu juga misteri.


Beberapa hari ini aku iseng searching persoal bagaimana tanda-tanda orang jatuh cinta. Dan poin pertama menyebutkan bahwa :


Pada pandangan pertama, kedua belah pihak merasakan getaran aneh dihati.


Jadi menurut kesimpulanku. Seseorang yang jatuh cinta itu harus mengalami proses "deg-degkan" atau "dag-dig-dug" tak karuan setiap melihat pasangan mereka. Dan aku tak merasakan hal itu ketika melihat si "JTW", sedikitpun tidak.


Dan poin kedua yaitu :


Terus-terusan memikirkannya, mulai mencari kekurangan dan kelebihannya.


Eeeee.......


Kita lewatkan saja poin ini.


Dan poin yang ketiga adalah :


Berusaha memahaminya.


Cih!!. Untuk memahami diriku sendiri saja, sampai saat ini aku masih bingung. Lalu bagaimana caranya aku bisa memahami orang lain. Terutama orang aneh dan mesum seperti dia. Kadang ramah, kadang galak, kadang sangat menyebalkan seperti sekarang. Aku melihatnya dan tiba-tiba saja dia berlari seperti takut padaku.


Hei....memangnya aku hantu??.😑


Sampai detik ini aku belum melihat hal menarik persoal cinta. Yang kupahami adalah rasa sakit hati, tangisan serta penyesalan mendalam. Karena untuk panduan akan dunia percintaan, kiblatku adalah kisah tragis pernikahan kakakku. Anggap saja aku pengecut yang lari dari arena pertarungan yang bahkan belum mulai. Aku lari karena memikirkan cara untuk melindungi diriku sendiri.


Lalu bagaimana dengan "JTW"??


".........."


"Terus memikirkannya juga adalah misteri."


Ha Neul menarik nafas dalam setelah selesai mengakhiri keluh kesahnya didepan laptop. Gadis itu melirik kearah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 11 malam, lalu matanya beralih teruju kearah pintu depan apartemen.


62 Day After He Left


Ha Neul iseng membuat judul curahan hatinya di blogger sebelum ia mempostingnya, lalu beranjak pergi ke dapur.


Ha Neul sudah memasak makanan favorit pria itu, menghangatkannya, lalu kembali kecewa karena tidak ada yang memakannya. Ia lagi-lagi harus menghabiskan cake itu sendirian. Atau...besok kubagikan saja dengan si kembar, pop cake ini juga.😔


Gadis itu tidak terlalu suka makan makanan manis malam hari. Jadi setelah ia memasukkan cake itu kedalam kulkas, ia memilih menu lain untuk makan malamnya. Tentu saja, mie pedas adalah makanan favoritnya. Jadi ia segera membuka lemari dan mencari ramyeon dan bahan lainnya.


"Ramyeon.......telur.......kimchi......odeng.......sosis....pesta😎....pesta😎...." Terlalu gembira untuk memulai aksi begadang sambil main game online sepuasnya, Ha Neul bahkan sibuk mencari lagu "Fire" by BTS di playlist ponselnya.


Sejak Taek Won jarang berada dirumah, terutama malam hari. Ha Neul sudah jadi seperti pemilik apartemen. Gadis itu bahkan memindahkan stok mie instannya ke lemari apartemen Taek Won.


"🔥🎶Fire.....


"🔥🔥🎶🎶Fire.....


"FiAAAAAA!!!!!


Ha Neul berteriak kaget mendapati Taek Won yang entah sejak kapan berdiri didepan pintu dapur sambil menatapnya takjub.


"Ternyata....kau juga bisa gila ya😂." Taek Won terkekeh


"Ka...kau....Sejak kapan???."


Taek Won meletakkan tasnya di atas meja, lalu mendekati Ha Neul yang masih tak percaya akan kemunculan pria itu.


"Aku sudah berdiri disana sejak kau mulai bernyanyi kata "Fire.......",pertama kali."  Pria itu menirukan gerakan Ha Neul. Gadis itu berpaling dengan wajah bersemu merah.


Memalukan😣


Beberapa menit kemudian keduanya duduk diruang tamu dengan setumpuk bungkusan kripik kentang dan panci ramyeon pedas yang telah kosong diatas meja.


Tivi menyala menampilkan siaran musik malam. Dan benar-benar kebetulan, lagu BTS yang tadi dinyanyikan Ha Neul dengan semangat, di putar di tivi.


Ha Neul tentu saja tak bisa menghentikan wajahnya yang kembali memerah, sementara lagi-lagi Taek won mentertawakannya.🤭🤭


"Aku akan mengambil cake coklat mu." Ha Neul berlari kedapur, meninggalkan Taek Won yang masih menganggapnya lucu.


" Kau benar-benar menghibur." Ucap pria itu ketika selesai tertawa.


Taek Won ingin meraih remot tivi ketika matanya tertuju pada laptop Ha Neul yang terbuka dan masih menyala.


Ia membaca dengan jelas judul yang baru saja di posting Ha Neul. Tapi belum sempat pria itu mengeser laptop untuk menghadap kearahnya, mendadak Ha Neul menutup laptop itu hingga jari Tae Won terjepit.


"Oh, ma'af....ma'af, ma'af, ma'af." Ha Neul berkali-kali minta ma'af sambil mengelus jari tangan Taek Won yang terjepit, sementara pria itu meringis menahan sakit.


"Kau.....menulis tentang ku??."


".......Tidak!."


"Judulnya.....


"Lupakan itu!."


"........"


"Jangan berpikir untuk membajak akun blogger ku. Karena aku pasti membencimu seumur hidup."


".....Oke." Taek Won menatap Ha Neul yang masih menatapnya dengan pandangan mengancam. Pria itu tersenyum.


1 detik....


2 detik.....


3 detik....


"Aku merindukan mu." Mendadak Taek Won mengungkapkan isi hatinya membuat gadis disampingnya itu terkejut, dan tambah terkejut ketika pria itu memeluknya.


"Aku benar-benar merindukan mu." Ungkap pria itu lagi.


🌸🌸🌸