
"Sudah puas bermain nona Black Paper?."
Sapaan itu menyambut Ha Neul ketika membuka pintu apartemen Taek Won. Pria itu menyapanya dengan senyum yang terlalu ramah.
Ha Neul menyunggingkan senyumnya dan balik menyapa, ia tidak takut pada pria itu. " Hi....Mr. White paper."
Senyum menghilang diwajah Taek Won digantikan dengan wajah dingin menakutkan yang berhasil membuat Ha Neul terdiam ditempat, ia tak berani melangkah masuk ke dalam apartemen pria itu.
Tiba-tiba suara tangisan terdengar dari arah dapur. Ha Neul langsung merinding dan menatap Taek Won horror.😧😧
"Keponakan ku.....
"Kau.....
"Mau sampai kapan kalian berdua berdiri disitu??. Si kembar sudah tidak sabar untuk makan." Suara Ha Na menyadarkan keduanya.
Ha Neul menoleh kearah kakaknya yang sedang berdiri sambil memegang pisau.
😕"Kakak!!, apa yang sedang kau lakukan disini??."
Ha Na menatap adiknya itu dengan pandangan datar. "Tentu saja menyelamatkan kita dari kehilangan uang dan tempat tinggal adikku sayang."
Benarkah??. "Jadi kenapa aku tidak tau kalau kakak bisa masak??."🤨
😑"Oh, ayolah. Apa kau tidak mendengar tangisan mereka. Kakakmu ini sudah mencobanya dan menerima bermacam-macam ratapan pedas nan menyayat hati, sementara kau menghilang sejak pagi."
Ha Neul menatap kakaknya dengan pandangan miris. Suasana yang tadinya tegang berlahan menjadi lebih terkendali.
Mengambil pisau dari tangan kakaknya, Ha Neul beranjak menuju dapur dan menatap prihatin pada kuali gosong yang tergeletak di tempat cucian piring, menggeleng tidak percaya ketika melihat kulkas penuh bahan makanan yang ia tinggalkan pagi tadi sekarang telah kosong. Entah kemana perginya daging dan sayur stok satu minggu itu.
Bukankah aku baru pergi setengah hari?. Bagaimana ini bisa terjadi.😔
Ha Neul berbalik dan menarik nafas dalam, lalu menatap kakaknya dan Taek Won serta si kembar secara bergantian. "Bagaimana kalau kita pindah ke apartemen atas. Aku akan memasak, sementara kalian berdua hibur si kembar dengan mengajak mereka ke mini market terdekat. Mereka diizinkan untuk makan ice cream coklat sepuasnya hari ini. Kalian bisa kembali stengah jam lagi".
Dan tanpa banyak komentar, si kembar sudah dibawa pergi oleh kedua orang itu, sementara Ha Neul naik menuju apartemen kakaknya dan mulai memasak.
🌺🌺
Ha Neul baru saja kembali dari membereskan kekacauan yang dibuat Ha Na di dapur milik Taek won, ketika mendengar suara tawa si kembar. Ia sempat melihat ke arah kamar kakaknya dan mendapati Ha Na sedang membacakan cerita bergambar sementara Taek Won memperagakan adegan cerita yang di baca Ha Na. Sungguh pemandangan yang berlahan-lahan membuat Ha Neul mau tidak mau iri pada kakaknya.
Benar-benar seperti keluarga.
Tak mau menjadi perusak suasana, akhirnya Ha Neul memutuskan untuk mengganti pakaiannya dengan hoodie dan celana olahraga, mengambil kantong sampah dan kembali keluar apartemen.
Ha Na menyadari kepergian adiknya, ia bicara pada Taek Won. "Kau tau?......Biasanya dia baru kembali besok pagi."
Taek Won menoleh kearah Ha Na, tak memberi tanggapan apapun. Ia tau tadi Ha Neul memperhatikan mereka dari luar kamar.
"Adikku itu....benar-benar tak bisa mengeluh dan selalu memikirkan sesuatu dari sudut pandang orang lain. Sering salah mengartikan sesuatu, ia bisa saja pintar dan bodoh disaat yang bersamaan. Tipe orang yang pantang menyerah menghadapi tantangan, tapi pasrah mererima keadaan. Benar-benar menyedihkan!."
Ha Na mengambil selimut yang diberikan Taek Won lalu menyelimuti kedua anak kembarnya.
"Tapi kau menyayanginya kan??". Taek Won bertanya sambil mengelus pipi Won Bin, anak kecil itu tampak senang karena ia tersenyum dalam tidurnya, dan hal itu juga membuat Taek Won tersenyum.
"Dia adalah bagian dari duniaku, jadi tentu saja aku menyayanginya dan tak sudi memberikannya pada pria manapun di dunia ini, termasuk kepada CEO perusahaan property, atau mantan CEO IT Korea, atau cucu dari seorang milyader Jung, atau......seorang hacker ber ID White Paper."😏
"......."
"Jadi....
"Jadi hal apa lagi yang harus aku lakukan untuk mendapatkannya....SWAN???". Taek Won menatap Ha Na santai, sementara wanita itu tak terlalu terkejut Taek Won mengetahui nama samarannya di dunia maya. Ha Na juga merupakan hacker handal yang menjadi aggota dari 99 hacker penting di Korea. Gadis itu berada di urutan pertama sementara Taek Won di urutan kedua.
"Bagaimana kalau kau ganti IDmu jadi FOX saja??. Kau itu sangat mirip rubah dibanding angsa, dasar wanita licik menyebalkan!!!."
Ha Na makin tersenyum lebar. " Hati-hati dengan kata-katamu Tuan". Ha Na memperingatkan. " Atau kau akan jatuh kekubangan lumpur dan mengubah warna putih menjadi coklat!!!."
Taek Won mendengus kesal. "Jadi aku harus apa??, berhentilah membuatku naik darah dan jelaskan saja hal yang perlu kulakukan. Aku sudah membantu kehidupan finansialmu dan sekarang kau wajib membantuku."
"Memangnya siapa duluan yang membuat orang naik darah ha??. Kau mengancam ku, memaksaku memasak, lalu menghina masakanku. Kau pikir aku tidak kesal!!."😡
"Aku tidak mengancam mu, aku hanya berkata kalau salah satu kebodohan seorang Kim Ha Neul adalah tak pernah tau kalau hacker nomor 1 itu kakaknya yang selalu meraih peringkat terbawah di sekolah. Aku tak memaksamu memasak, kau sendiri yang memutuskan untuk memasak karena faktanya kau sama sekali tidak bisa memasak dan aku tidak menghina masakanmu. Aku hanya mengatakan hal yang sebenarnya karena aku tak suka berbohong."
😡
😡
Keduanya saling mendelik menahan amarah, dan akhirnya Taek Won lah yang memutuskan memilih keluar dari kamar, dan mendinginkan kepala di dapur.
Kim Ha Na. 25 tahun, dulunya adalah siswi terbodoh di kelasnya. Fakta itu Taek Won dapatkan ketika ia memerintahkan bodyguardnya menyelidiki latar belakang wanita itu dan keluarganya.
Fakta lain yang ia temukan sendiri adalah seorang hacker nomor 1 yang berhasil mengalahkannya 2 tahun lalu ketika melakukan aksi pencurian data adalah Kim Ha Na anak dari seorang ahli komputer bernama Kim Tae Young dan ahli fisika, Kim Na Ra. Pasangan berotak encer yang mengasingkan diri dari dunia setelah menikah.
Kim Ha Na menyembunyikan kepintarannya di balik wajah cantiknya, untuk melindungi perasaan adiknya yang pesonanya tenggelam di balik otak cerdasnya. Kim Ha Na memutuskan berhenti di tahun keduanya di SOPA (Seoul School Performing Arts) dan memilih menjadi model karena adiknya berkata ia sangat menyukai kakaknya yang terlihat sangat cantik di foto.
Ia sebelumnya tak pernah mengungkit- ungkit fakta ini. Hanya saja setiap kali mendengar atau membaca artikel yang menjelek-jelekkan Ha Neul, hatinya selalu saja panas.
Taek Won bukannya mau menghancurkan hubungan adik kakak diantara mereka. Ia hanya setidaknya ingin berhasil membuat Ha Neul merasa bahwa ia memiliki hal yang lebih dari kakak perempuannya itu.
Ha Na muncul di dapur, mengambil segelas air mineral dan duduk di depan Taek Won.
"Aku selalu mengganggap adik ku itu menyedihkan. Dan kau....
Ha Na diam sebentar sambil menatap Taek Won. "Kau juga menyedihkan."
"Jangan memancing amarahku!."😡
Ha Na hanya terus mengoceh santai. "Kenapa masih disini??, seharusnya kau sudah pergi sejak tadi, berlari mengejar Ha Neul, menenangkannya, dia sedang sedih sekarang. Kalau-kalau kau belum tau."
"Kau cinta mati padanyanya kan!!. Aku sudah lama tau hal itu, dan karena itulah aku setuju menandatangani kontrak aneh yang kau buat 3 bulan yang lalu. Anggap saja kalau kau itu pangeran berkuda putih yang berhasil menyelamatkan Cinderella".
"Kau ini bicara apa??, tolong jangan bertele-tele seperti ini."
Pembaca jadi merasa cerita ini mulai keluar jalur.(Ok, lupakan bagian ini 😅😅✌️hahahaha).
"Jadi maksudku........" Ha Na diam sebentar untuk menarik nafas dalam.
"Buatlah Ha Neul lebih percaya diri, bahwa ia bukan itik buruk rupa seperti yang dikatakan orang-orang. Buatlah dia jatuh cinta padamu, sampai-sampai ia melupakan hobbynya membajak akun orang lain. Buatlah ia menjadi gadis yang merasa sangat amat dicintai, tapi dengan cara yang normal bukan merusak nama baik orang lain. Kalau kau berhasil melakukan hal itu, maka ku relakan adiku menjadi milikmu dengan sepenuh jiwa dan raga."
"Ah, satu lagi. Jangan melakukan hal mesum padanya!. Aku hanya memberikan lampu kuning padamu sekarang. Lampu hijau nya tetap berada di tangan adik ku.Sekarang pergilah!!!".
"........."
Jadi, siapa yang bilang kalau kakaknya adalah yang terbaik dan Taek Won sangat serasi dipasangkan dengannya?. Bagi pria itu, Ha Na adalah wanita paling menyebalkan yang bisa dengan seenaknya memerintah Taek Won dan Taek Won tidak bisa menolak perintah itu.
Keegoisan dan emosinya harus ditahan pada calon kakak iparnya itu.
Menyebalkan sekali!!!.
🌸🌸🌸