BUSAN, LOVE AFTER GI

BUSAN, LOVE AFTER GI
15. KYOPTA



KIM RAE


"Istirahatlah, kau pasti sangat lelah dan kurang tidur juga", kataku saat kami telah sampai di rumah.


"Selamat malam, terima kasih sudah mengajak ku makan malam".


"Selamat malam", jawab ku sambil tersenyum.



Sesampainya dikamar, aku segera membersihkan diri dan berganti pakaian.


Kemudian ku rebahkan tubuh ku di ranjang, ku nyalahkan ponsel ku yang tadi ku matikan.


Dan....., Ada belasan panggilan tak terjawab dari Minki hyung.


Ada juga beberapa pesan masuk.


Dari : Minki hyung


Siapa yang sedang bersamamu?.


Jangan bohongi aku, aku tau itu suara wanita.


Aku mendengar suaranya dengan sangat jelas.


Mengapa kau matikan ponsel mu?.


Apakah kau sedang berkencan?.


Kim Rae, apa kau sedang berkencan?.


Siapa wanita itu?.


Jika aku tidak membalas pesannya, Minki hyung akan terus meneror ku.


^^^Untuk : Minki hyung^^^


^^^Kau sangat berisik hyung^^^


Katakan padaku


Siapa yang bersama mu tadi


^^^Siapa? Tidak ada siapa pun^^^


Kau tidak bisa menipuku


Aku mendengar suara wanita tadi


^^^Kau salah dengar,^^^


^^^Itu suara radio^^^


Pembohong, aku tidak percaya


^^^Baiklah, baiklah, itu Alea^^^


^^^Mentor Nari^^^


Mentor Nari?


^^^Ya^^^


Kalian berkencan? jinjja??


^^^Tidak, bukan begitu,^^^


^^^Kami hanya makan malam^^^


Kau berharap aku percaya?


^^^Hari ini dia pulang terlambat,^^^


^^^Jadi aku menjemputnya,^^^


^^^Lalau kami makan malam,^^^


^^^Hanya itu^^^


Benarkah??


^^^Hyung,^^^


^^^dia sangat berbakat,^^^


^^^Dia pandai dance^^^


Bukankah dia mentor teater


^^^Ya, tapi dia pandai menari,^^^


^^^Akan ku tunjukkan padamu^^^



Dia bisa melakukan itu???


Wooowww....


^^^Ya, dia benar-benar hebat,^^^


^^^Aku tadi merekamnya,^^^


^^^Nanti akan ku kurimkan padamu^^^


Kau menari dengannya?


^^^Ya, aku tergoda melakukan itu^^^


^^^Ketika melihatnya menari^^^


Kelihatannya kau tertarik


Padanya


^^^Bicara apa kau hyung^^^


Kelihatannya dia cukup oke


^^^Jangan kau katakan apapun^^^


^^^Pada hyung yang lainnya^^^


Jadi ini rahasia?


Baiklah, rupanya ini


hubungan rahasia


^^^Aishhh..., Aku mau tidur^^^


😂😂😂😂


Ku tutup ponsel ku dan ku pejamkan mataku berusaha untuk tidur.


.............


"Selamat pagi", sapa ku pada hyung, nuna dan Nari yang sedang makan pagi.


"Pagi", jawab mereka hampir bersamaan.


"Apa Alea hari ini pergi pagi lagi?", tanyaku setelah duduk di kursi makan.


"Tidak, dia di kamarnya, sepertinya dia masih tidur", jawab nuna.


"Biasanya dia yang selalu bangun paling pagi", kata hyung.


"Semalam kau tidak melakukan apapun padanya kan Rae?", tanya nuna sambil menatap ku curiga.


"Memangnya apa yang aku lakukan padanya?.


Seandainya pun iya, ku rasa kami sudah cukup dewasa untuk....",


kata-kata ku terputus saat nuna yang ada di sampingku memukul kepala ku dengan cukup keras, sambil melebarkan matanya pada Nari.


"Nari-yaa, tutup telinga mu rapat-rapat", dan dengan patuh Nari menyumpal telinganya dengan jari.


"Jam berapa kalian pulang semalam?", tanya nuna lagi.


"Apakah semalam oppa berkencan dengan eonni? Benarkah?", Tanya Nari dengan mata berbinar-binar.


"Kami hanya makan malam".


"Itu sama saja, itu artinya kalian berkencan".


"Jam berapa kalian pulang semalam?", Ulang eonni.


"Entahlah, aku tak....".


Gubrak....


Ku lihat Alea tersungkur di depan kamarnya dan jatuh menabrak meja.


Refleks aku berdiri dari duduk ku dan berjalan menghampirinya untuk membantunya berdiri.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa bisa terjatuh".


"Aku terburu-buru, jadi aku tersandung kaki ku sendiri".


"Kau tak apa? Apa ada yang terluka?


Memangnya mau kemana terburu-buru?", Tanya ku sambil membantunya berdiri.


"Uummm...aku baik-baik saja".


"Bagus, ayo kita makan", kata ku sambil mengusap puncak kepalanya.


"Eonni, maaf aku bangun kesiangan",


Katanya dengan muka bersalah.


"Tak apa, kau pasti sangat kelelahan karena harus menjaga panda itu semalam", kata nuna sambil tersenyum menggoda.


"Apa Rae merepotkan mu semalam?", Tanya hyung.


"Ahh...tidak, aku....".


"Apanya yang merepotkan, justru dia yang merepotkan ku, dia tertidur sepanjang perjalanan pulang dan aku sudah seperti supirnya", kata ku memotong perkataannya.


"Aku tidak tertidur".


"Ya kamu melakukan itu".


"Tidak".


"Ya, aku bahkan hampir...", aku tidak dapat melanjutkan kata-kata ku karena Alea menutup mulut ku dengan telapak tangannya.


"Kalian berkencan?", Tanya Nari.


"Tidak", kata Alea cepat sambil menoleh pada Nari, aku hanya diam saja karena Alea masih membungkam mulut ku.


"Aku yakin kalian berkencan", kata Nari tertawa.


"Apa kalian akan seperti itu terus sampai kami selesai makan?", tanya hyung.


Alea yang sadar bahwa pose tubuhnya seolah sedang memelukku dengan satu tangan berada di belakang leher ku dan tangan yang lain membungkam mulutku dan wajah kami cukup dekat, segera menarik diri ke belakang kemudian duduk di kursinya.


Terlihat jelas semburat merah di pipi Alea.


Aku menahan senyum melihat Alea begitu salah tingkah, dia makan sambil menundukkan kepalanya dalam.


"Mengapa kau membungkam mulutku?", bisik ku pada Alea yang berada di depan ku.


"Aku tidak ingin kau berbicara omong kosong".


"Apa kau tadi sedang menggoda ku?", tanya ku sambil tersenyum jahil.


"Yakkk....Kim Rae-ssi", teriak Alea sambil menggebrak meja.


Aku sangat terkejut hingga hampir melompat.


Begitu pula dengan semua orang di meja makan. Semua terkejut dan menatap kami bergantian.


Alea terdiam,


"maafkan aku", katanya kemudian dan kembali melanjutkan makan.


Nuna, hyung dan Nari tertawa kecil melihat kami.


"Pertengkaran suami istri rupanya", ucap Nari.


"Nari-yaa....", tegur nuna pada Nari sambil tersenyum.


Alea Al Zahira


Kau sangat lucu.