Brother And Sister

Brother And Sister
Episode 8



Hari Minggu pagi, jam menunjukan pukul 06:00. Zafira baru pulang mengajar dari masjid. Sampainya di rumah, Zafira tidak melihat Mama nya karena tadi Diana langsung pulang setelah shalat subuh berjamaah.


"Bi, Mama udah ke RS?" tanya Zafira pada Bi Susi yang sedang merapikan meja.


"Iya non, tadi pagi² banget katanya ada pasien yang harus segera ditangani" jawab Bi Susi yang masih fokus dengan lap di tangan nya.


Zafira berganti baju menggunakan pangsi lagi. Hari Minggu digunakan Zafira untuk melatih anak² panti silat. Ya, Zafira mengajarkan ilmu yang dia dapat kepada anak² panti dan ini sudah berlangsung lama.


Sampainya di panti, "Anak² sebelum kalian berlatih, sebaiknya kalian sarapan dulu ya" kata Zafira lembut.


"Baik kak" jawab anak² serempak lalu menuju dapur yang asapnya masih mengepul.


Tercium harum sayur sop dari dalam dapur panti, menggoda Zafira untuk melahap sayur sop yang wangi nya menggoda selera itu.


"Kak Zafira mau ikut makan juga?" tanya salah satu anak.


"Hehe iya, boleh kan?" Tanya Zafira malu²


"Ya boleh dong kak" jawab anak itu lagi.


Zafira dan anak² pun makan dengan lahap nya.


Tepat pukul 09:00 Zafira sedang merapikan barisan anak² yang akan berlatih silat.


Tut......tut......tetetet ......


Handphone Zafira berdering


"Waalaikum Slm, hallo" jawab Zafira


"Zafira, Kakak udah di depan panti mau ajak kamu lari" kata seseorang dari seberang sana yang ternyata Azhar.


"Masuk aja kak, aku lagi mau latih anak² silat" kata Zafira.


"Ikut latihan dong"


"Ya ayo"


Tak lama kemudian Azhar masuk memakai baju Olahraga lengan pendek lengkap dengan sepatu Olahraga nya.


"Assalamualaikum anak² kakak boleh ikut latihan silat gak?" sapa Azhar ramah


"Ehhh pertanyaan kakak belum dijawab, kakak boleh ikut latihan gak?"


"Boleh banget kak...."


Latihan pun dimulai, dari mulai pemanasan, sampai ke latihan inti, dan pendinginan


"Gimana latihan hari ini seru?"tanya Zafira pada anak²


"Seru banget kak apalagi ada Kak Azhar makin tambah seru" kata anak²


"Kak Azhar sering² dong main ke sini kan kita semua suka banget kalau ada Kak Azhar" kata anak² lagi.


"Insyaallah kalau kakak ada waktu kakak main ke sini lagi" jawab Azhar tersenyum manis.


Tak sadar, Azhar mengambil keripik pedas di depannya


Dengan sigap, Zafira memegang tangan Azhar dan mengambil keripik itu.


Azhar yang sedang fokus main HP terkejut


"Kenapa?" tanya Azhar pada Zafira


"Kakak ngambil keripik pedas, kan Kakak alergi cabe" kata Zafira mengingatkan


"Ohhhhh iya, mungkin kakak terlalu fokus sampai² lupa yang diambil keripik pedas" kata Azhar sambil cengengesan


"Maaf Kak refleks tadi aku pegang tangan kakak" kata Zafira tersipu malu


"Ehhh gak papa kalau kamu gak pegang tanga kakak tadi, mungkin kakak udah pingsan" jawab Azhar


"Pingsan??" tanya Zafira bingung


"Iya, kalau kakak makan cabe, biasanya kan kalau orang lain alergi bakalan merah² tuh, tapi kalau kakak bakalan langsung pusing terus pingsan deh, hasilnya drop 3 hari" jelas Azhar


"Ohhhhh bahaya banget ya kalau sampe tuh cabe masuk mulut kakak"


"Nah itu.."


Dan sekarang, Zafira dan Azhar sama² memiliki rasa sayang yang berbeda. Bukan sebagai seorang kekasih, tetapi sebagai sepasang saudara. Saling melindungi dan menyayangi satu sama lain. Dan mungkin mereka tidak akan bisa dipisahkan.