
Zafira segera langsung ditangani oleh Diana. Selama beberapa menit, Reina, Azhar, dan Rehan menunggu dengan perasaan tak karuan di luar IGD. Diana pun keluar dengan ekspresi lebih tenang dari tadi ketika Zafira sampai di RS.
"Tante gimana Zafira?" tanya Rehan cepat
"Alhamdulillah Zafira tidak mengalami luka yang parah" jawab Diana
"Sekarang gimana keadaannya?" tanya Reina
"Sekarang Zafira belum sadar, jika dalam 1 jam masih belum sadar, harus segera dilakukan tindakan lanjut" jelas Diana
Davi pun datang karena mengetahui Zafira kecelakaan karena tadi Azhar meneleponnya.
"Azhar dimana Zafira sekarang?" tanya Davi panik
"Eh bentar, Zafira???" tanya Diana kaget
"Iya Zafira adik kelasnya Azhar, kamu kenal?" tanya Davi balik
"Maksud kamu Zafira yang itu?" tanya Diana sambil menunjuk Zafira di ruangan IGD dari kaca pintunya
"Iya, dia adik kelas Azhar, orangnya baik dan kami sudah akrab" jelas Davi
"Pah, itu Zafira, anak kita bukan cuma adik kelas Azhar, sekarang mana Azhar?" tanya Diana. Suasana mulai tegang dan penuh tanda tanya
Azhar yang mendengar itu kaget
"Apa??? jadi dia itu Zafira Azhari? anak kita?" tanya Davi masih tak yakin
Diana hanya mengangguk
"Kamu udah tahu soal Zafira, sekarang aku ingin menemui Azhar" pinta Diana
"Ini ada apaan sih Pah?" tanya Azhar yang sedari tadi melongo
Diana melirik ke arah Azhar. Sedari tadi Diana tidak memperhatikan orang² yang mengantar Zafira
"Jelaskan ini ada apa sebenarnya?" tanya Azhar masih bingung
"Azhar, ini ibu kandung kamu, yang udah ngelahirin kamu, yang sudah belasan tahun tak bertemu denganmu"
Azhar memandang Diana lalu langsung memeluknya
Tangis haru pun pecah seketika. Davi masuk ke IGD dan memandang Zafira yang belum sadarkan diri. Ia tak menyangka jika Zafira yang ia kenal sebagai adik kelas Azhar, ternyata adalah anak kandungnya.
"Mama kangen banget sama kamu Azhar" kata Diana
"Azhar juga ma"
Mereka pun melepaskan pelukannya
"Jadi Zafira adik kandung aku?" tanya Azhar
"Iya"
Azhar pun ikut menyusul ke dalam ruangan IGD disusul Diana dan Reina juga Rehan.
Azhar langsung memegang tangan Zafira
"Zafira, bangun! ini kakak, kakak kandung kamu, sekarang kita sudah menjadi keluarga yang utuh, kamu harus tau" kata Azhar
Perlahan tangan Zafira mulai bergerak dan matanya terbuka. Diana langsung memeriksa Zafira dan Alhamdulillah kondisi Zafira tidak parah.
***
Jam menunjukan pukul 9 malam. Zafira sudah membaik dan sekarang sedang mengobrol. Zafira pun tak menyangka ternyata Azhar adalah kakak kandungnya. Zafira merasakan kehangatan keluarga yang utuh walaupun belum bisa sepenuhnya.
Selama 3 hari Zafira di RS dan setiap hari anak² panti datang silih berganti. Terkecuali Davi, Azhar, Reina, dan Rehan yang setiap hari setia menemani Zafira sampai pulang dari RS. Rehan diam diam menyimpan rasa suka pada Zafira. Rasa itu sudah tumbuh dari dulu namun dulu Rehan masih mengabaikan rasa nya itu karena melihat kedekatan Azhar dan Zafira. Tapi sekarang Rehan merasa senang karena mengetahui Azhar ternyata kakak kandung Zafira. Zafira tak tahu soal perasaan Rehan karena setiap Rehan gombal, Zafira hanya menganggapnya main². Untuk sekarang pun Zafira sedang tidak mencintai siapa siapa.