Brother And Sister

Brother And Sister
Episode 4



Pukul 14:30 Zafira sampai di rumahnya. Diana belum pulang dari RS. Zafira segera berganti baju dan menyiapkan wadah untuk makan siang dia dan mama nya di RS. Zafira tahu kalau Diana belum makan siang, pasti Diana hanya makan roti yang ia bawa untuk jam makan siang.


"Non mau kemana?" tanya Bi Susi. "Mau ke RS bi nganterin makan siang buat mama" jawab Zafira sopan. "Bukannya non ada jadwal mengajar ya di panti" tanya Bi Susi lagi."Iya Bi, tapi itu nanti jam 4 sore" . "Ohhh hati² ya non" "Iya Bi" jawab Zafira sambil menyalami Bi Susi lalu pergi menuju RS tempat mama nya bekerja.


Sampailah di RS, Zafira langsung masuk ke ruangan Diana, "Assalamualaikum ma" salam Zafira. "Waalaikum Slm, masuk". Zafira pun masuk, "Ehhhh Zafira" kata Diana. Zafira mencium tangan mamanya lalu duduk di kursi depan mamanya dan menyodorkan makanan yang tadi ia bawa. "Aku tahu mama belum makan nasi kan?" tanya Zafira memastikan. "Kamu tahu aja" kata mamanya sambil senyum, senyumannya sekilas mirip seseorang, tapi Zafira lupa siapa itu. Zafira tidak mirip ibunya tapi mirip ayahnya. "Yaudah ma, kita makan bareng² yuk, soalnya aku juga belum makan siang" kata Zafira. Mereka pun makan dengan lahap sampai terdengarlah adzan ashar. HP Zafira berdering, ada yang menelepon nya. Oh ternyata Azhar. "Ma, bentar ya, kakak kelas Zafira nelpon".Diana mengangguk.


"Ya kak, kenapa?"


"Jam berapa kamu ke panti?"


"Jam 4 sore"


"Oh OK sebelum jam 4 kakak udah sampai di sana ya"


Tut Tut.......


"Ma, Zafira pulang dulu ya"


"Assalamualaikum"


"Waalaikum Slm"


Zafira pun pulang ke rumahnya untuk bersiap² mengajar. Setelah mandi, shalat ashar, dan bersiap², waktu menunjukan pukul 15:53 tapi Azhar belum juga datang untuk mengambil novel itu. Zafira pun memutuskan untuk membawa novel itu ke panti. Tepat pukul 4 sore, belajar dimulai. "Assalamualaikum adik², sapa Zafira lemah lembut pada anak² kelas 2 yang umurnya sekitar 5-7 tahunan. "Waalaikum Slm" jawab anak². "Emmhhh Umi Diana sedang tidak bisa hadir untuk mengajar kalian karena sedang sibuk di RS jadi Kak Zafira yang bakalan ngajar kalian" kata Zafira. Diana memang disebut Umi oleh anak². "Yeayyyy belajar sama Kak Zafira" kata anak² bersorak. Zafira memang disukai oleh anak² karena sifatnya yang lembut dan membuat anak² betah belajar bersama Zafira.


"Sekarang kita akan belajar bahasa Arab ya, keluarkan buku Bahasa Arab kalian" perintah Zafira yang langsung dituruti anak².


"Assalamualaikum....." ucap seseorang dari pintu. "Waalaikum salam, bentar ya adik²" kata Zafira yang dibalas anggukan dari anak². Ternyata Azhar datang dengan gaya cool nya. Memakai celana jeans hitam, baju kaos biru, dan jaket yang ia gantung di tangan kanannya. "Ohhhh Kak Azhar mau ambil novel?" tanya Zafira memastikan. "Hmmm kayaknya bukan cuma ambil novel deh, kamu lagi ngajar ya? udah lama?" tanya Azhar sambil sesekali menengok ruangan kelas. "Iya, baru mulai kok" jawab Zafira dingkat. "Boleh ikut ngajar gak?" tanya Azhar tiba². Zafira terkejut "Serius??" "Iya serius, gak boleh?" tanya Azhar menampilkan muka memelasnya. "Ya boleh sih, emmhh kakak ambil wudhu dulu ya di samping ruangan ini" suruh Zafira kemudian masuk.


Azhar pun mengambil air wudhu, dan masuk ke kelas. "Assalamualaikum" sapa Azhar. "Waalaikum Slm" jawab Zafira beserta anak². "Kenalin, nama Kakak, Kak Azhar temannya Kak Zafira, boleh gak kakak ikut ngajar kali ini" kata Azhar lembut. "Boleh kak" kata anak² serempak.


Azhar dan Zafira mengajar anak² dengan seru nya. "Gak nyangka ternyata Kak Azhar jago juga ngajar nya" gumam Zafira.


Pukul 5 sore, Azhar pulang sambil membawa novel tadi. Beberapa menit setelah Azhar pulang, Diana sampai ke rumah.