Brother And Sister

Brother And Sister
Episode 7



Setiap hari Sabtu sore, Zafira latihan silat di kompleks agak jauh dari rumah nya. Zafira sudah menguasai beberapa ilmu silat. Sore sesudah shalat Ashar, Zafira bersiap untuk pergi ke tempat latihan.


Sampainya di tempat latihan, Zafira bertemu dengan Azhar yang memakai baju pangsi juga seperti dirinya. "Apa mungkin Kak Azhar murid baru di tempat ini?" batin Zafira


"Zafira kamu latihan disini ya?" tanya Azhar


"Iya Kak, Kakak juga?" tanya Zafira balik


"Kakak baru sekarang latihan disini, oh iya kamu udah berapa lama di tempat ini?"


"Hmmm berapa lama ya, dari umur 5 tahun" jawab Zafira sambil memakai baju pelindung.


"Oh udah lama ya, berarti udah tahu dong beberapa ilmu silat"


"Ya sedikit bisa"


"Kakak juga sebenarnya bukan pesilat pemula, tapi udah lama"


"Dulu kakak latihan di tempat kayak gini juga ya?"


"Enggak, tapi kakak latihan guru privat".


Munculah Reina dari pintu karena Reina juga latihan disana tapi dari SMP.


"Kak Azhar" kata Reina kaget


"Ya......." jawab Azhar


"Latihan disini?"


""Baru sekarang"


***


Zafira dan kawan²nya masuk ke dalam ruangan latihan yang cukup luas itu. Pak Andri, pelatih silat membawa Azhar menuju ke depan barisan murid² yang sedang berbaris rapi.


"Silahkan perkenalkan diri kamu" suruh Pak Andri pada Azhar.


"Halo semuanya, nama saya Azhar Pratama, saya memiliki pengalaman silat oleh guru privat di London dan akan melanjutkan berlatih di sini" kata Azhar ramah.


Anak² perempuan berbisik bisik "Ganteng banget sumpah".


"Berarti kamu sudah bisa menguasai beberapa ilmu silat?" tanya Pak Andri


"Insya Allah Pak"


"OK, sebelum latihan dimulai, Bapak ingin melihat kamu berduel dengan Zafira, karena Zafira sudah menguasai ilmu silat lebih banyak dari yang lain"


Zafira dan Azhar berpandangan sebentar


"Kalian berdua bisa?"


"Insyaallah"


Zafira maju ke depan berhadapan dengan Azhar. Setelah memberikan salam penghormatan, Zafira dan Azhar memulai gerakan silatnya. Dan ternyata mereka berdua seri tidak ada yang menang ataupun yang kalah.


"Cukup, sekarang kita mulai latihan nya" kata Pak Andri.


Semua anak² berlatih dengan serius hingga jam menunjukan pukul 16:30 waktunya istirahat.


Zafira dan Reina menuju minimarket sebelah tempat latihan. Mereka berdua membeli cemilan pedas juga lemon tea dingin. Setelah selesai membayarnya, mereka kembali ke tempat latihan dan duduk sambil melahap cemilan tadi.


"Iya kak, emangnya kakak gak suka cabe?" tanya Zafira balik


"Lebih tepatnya alergi cabe" jawab Azhar simpel lalu duduk dan meminum lemon tea milik Zafira.


"Ehhh ini minuman siapa? maaf kakak minum soalnya haus banget" kata Azhar cengengesan


"Yaudah gak papa kok aku bisa beli lagi"


"Hehe thanks fir, oh iya ini novel kamu aku balikin" kata Azhar sambil menyodorkan novel bersampul merah pada Zafira.


Zafira menerimanya "Udah selesai bacanya?" tanya Zafira


"Udah, ceritanya bagus banget makasih ya" ucap Azhar


"Iya sama sama"


Tut....tut....tut.....


Telpon Azhar berdering


"Iya pa ada apa?"


"Azhar, papa ke sana ya mau ambil mobil kamu soalnya papa ada meeting ke luar kota sekarang juga ini penting"


"Kenapa harus pake mobil aku? mobil papa kemana?"


"Di bengkel, sekarang papa kesana ambil kunci sama mobilnya, nanti kamu pulang naik taksi aja"


"Pyuuuhhh yaudah deh, mau berapa hari di luar kota?"


"Gak lama kok cuma 3 hari"


tutttttt.....


"Kenapa Kak?" tanya Reina yang sedari tadi belum berkutik


"Papa mau ambil mobil Kakak sekarang, soalnya ada meeting penting ke luar kota sedangkan mobil papa di bengkel"


"Ohhhhh" jawab Reina biasa


***


Waktu menunjukan pukul 17:15. Waktunya pulang.


Azhar masih menunggu taksi nya, sedangkan Zafira sudah menyalakan mesin motornya.


"Kak, kompleks kita kan deket, gak bareng aja?" tawar Zafira.


"Boleh?" tanya Azhar ragu


"Ya.....boleh"


Mereka pun naik motor berboncengan hingga sampai ke gerbang kompleks yang ditempati Azhar


"Makasih ya Fir" kata Azhar sambil melepas helm nya.


"Iya sama sama" jawab Zafira menerima helm itu.


Zafira pun pergi menuju kompleks sebelahnya.