
Hari ini Zafira berulang tahun tepatnya 3 Maret ulang tahun yang ke 15. Zafira akan mengadakan acara ulang tahun nya di panti nanti malam. Yang membuat Zafira bingung adalah mengapa setiap kali ia ulang tahun, Diana selalu membeli 2 kue ultah yang 1 ultah bertuliskan umur Zafira, yang 1 lagi lebih tua 1 tahun dari Zafira. Sekarang juga, Diana membeli 2 kue ultah besar bertuliskan angka 15 dan 16.
Sampainya di sekolah, Zafira dikagetkan oleh Reina dari belakang pintu kelas X IPA 1.
"Duarrrr....HBD Zafiraaaa" kata Reina sambil memeluk Zafira.
"Makasih Reinaaa kamu ternyata inget ultah aku" kata Zafira senang.
"Tiap tahun juga inget, pokoknya doanya yang terbaik dari aku ya..." kata Reina lagi sambil menyodorkan sebuah kado kecil berwarna merah muda.
"Ini apa?" tanya Zafira penasaran
"Buka aja" suruh Reina
Zafira membuka kado kecil itu dan menemukan 2 gelang yang sama. Gelang tali berwarna biru tua itu sangat cantik.
"1 buat kamu, 1 lagi buat aku" kata Reina sambil memakaikan gelang itu pada Zafira, lalu memakainya juga di tangannya.
"Ini gelang tanda persahabatan kita makannya aku samain" kata Reina lagi
"Makasih banget lho Rei, aku suka gelangnya lucu banget" ucap Zafira senang
"Iya sama², yuk duduk, keburu bel"
Bel masih beberapa menit lagi, Zafira sedang merapikan jas dan memasang dasi dibalik hijabnya.
."Kak Azhar belum sembuh?" tanya Reina
"Kata Kak Azhar biasanya kalau udah alergi, drop nya 3 hari" jawab Zafira masih merapikan dasi nya.
"Ohhhh" jawab Reina terlihat ekspresi kecewa di wajah nya.
"Gimana kalau nanti siang kita jenguk Kak Azhar?" usul Zafira
"Mau banget firrr" Reina sangat bersemangat
"Yaudah nanti aku jemput kamu pake motor jam 2 siang, on time ya"
"Rumah kita kan arahnya berlawanan, nanti kamu cape bolak balik"
"Gak papa lah Rei, kan naik motor bukan jalan kaki"
"OK"
***
Bel pulang telah berbunyi beberapa kali, semua murid berhamburan keluar ruangan untuk pulang. Tak terkecuali dengan Zafira yang langsung menuju mobilnya. Tapi sebelum ia masuk mobilnya, ia melihat suatu benda di jok kedua mobilnya. Zafira mengambil barang itu yang ternyata kalung tanda pelajar milik Azhar yang kemarin jatuh ketika Azhar dibawa menggunakan mobilnya. Zafira membaca kartu nama itu.
Nama: Azhar Pratama
Ttl: Bandung, 3 Maret 2004
Kelas: XI IPA 2
"Hah???? tempat tanggal bulan lahirnya sama banget sama aku cuma beda tahunnya doang, berarti Kak Azhar sekarang ulang tahun dong" kata Zafira dalam hatinya. Zafira memasukan kartu itu ke dalam tasnya dan mengemudikan mobilnya.
***
Zafira sudah siap memakai baju lengan panjang berwarna biru, celana Joker hitam, dan hijab hitam juga tas kecil untuk HP. Ia pun berangkat menggunakan motor menuju ramah Reina. Sampainya di rumah Reina.
"***......
"Aku udah siap" kata Reina yang langsung keluar dengan masih menguncir rambutnya.
"Aku belum selesai salam, kamu udah nongol aja" gerutu Zafira
"On time kan?"
"On time banget malahan, eh lihat ini deh" kata Zafira sambil menyerahkan kartu nama milik Azhar pada Reina.
"Ketinggalan waktu kemaren ya"
"Iya, baca dulu deh"
"Whatttt??? sumpah sama banget sama kamu cuman beda tahunnya aja" kata Reina terkejut.
"Jadi??" tanya Zafira
"Sekarang Kak Azhar ultah"
"Tapi aku gak punya uang" kata Reina sedih
"Gak papa, aku bayarin"
"Ciyussss???"
"Iyaaaaa"
Mereka berdua pun berangkat menuju mall untuk membeli hadiah sekaligus membungkusnya dengan kado. Zafira tertarik pada Hoodie warna hitam yang bertuliskan alfabet "A" di bagian dada nya. Sedangkan Reina tertarik dengan tas dada polos biru tua yang bergambar gelombang di bagian depannya.
Setelah selesai membayarnya, mereka berdua duduk sebentar di kursi taman depan mall dan membungkus kado tersebut. Dua buah kado cantik telah terbungkus dengan rapi.
Selanjutnya mereka pergi ke RS. Tak lupa parsel buah buahan mereka bawa beserta kado nya.
Sampainya di RS, Zafira bertemu Diana.
"Ma, ada jadwal visit ke ruangan 192 gak?" tanya Zafira menanyakan jadwal visit ke ruangan Azhar.
"Emmh gak ada tuh malah mama gak tahu pasien di ruangan 192, temen kalian ya?" tanya Diana balik.
"Kakak kelas ma"
"Ohhh mama tinggal dulu ya" kata Diana pamit pada Zafira dan Reina
Zafira dan Reina pun naik lift menuju ruangan Azhar. Sampainya di ruangan Azhar
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"
Azhar sedang sendirian di ruangan itu. Sekarang Azhar memakai baju RS.
"Gimana sekarang keadaannya?" tanya Zafira sambil menaruh parsel buah buahan di meja dekan ranjang Azhar.
"Alhamdulillah nanti sore bisa pulang istirahat di rumah" jawab Azhar
"Nih buah buahan dimakan ya biar cepet sembuh" kata Zafira
"Makasih ya Zafira, Reina"
."Iya sama², emmhh ngomong² siapa yang dateng ke sini nungguin Kakak?" tanya Reina
"Bi Narsih yang nganterin baju ganti, tapi yang semalem nungguin di sini Rehan sama Genk nya" jawab Azhar
"Baik juga Kak Rehan" kata Zafira
"Eh Kak kita mau ngasih sesuatu buat kakak" kata Reina
"Apa tuh?" tanya Azhar penasaran
"HAPPY BIRTHDAY Kak Azharr" ucap Zafira dan Reina bersamaan
"Nihh kado nya" Zafira dan Reiba menyerahkan kado pada Azhar.
"Tau dari mana kalian hari ini ultah Kakak?" tanya Azhar tak percaya bahwa di hari ultah ya yang ke 16 ini ada yang mengingat karena biasanya ultah Azhar dirayakan bersama ayahnya. Tapi sekarang Azhar tidak memberitahukan soal ia sakit pada ayahnya.
"Dari ini kak, kemaren ketinggalan di mobil aku" kata Zafira menyodorkan kartu nama pada Azhar.
"Ya ampun, makasih banget lho ini kadonya, Kakak juga punya sesuatu buat kamu" kata Azhar lagi.
"HBD juga Zafiraaaa ini kado buat kamu" kata Azhar
"Tahu dari mana aku sekarang ultah?" tanya Zafira bingung
"Kakak baca identitas kamu waktu MOS hehehe"
"Sama² dibuka dong kado nya" kata Reina
Zafira dan Azhar sama² membuka kado tersebut. Zafira bahagia melihat sebuah jaket biru tua bergambar bintang.
"Makasih Kak" kata Zafira senang
Azhar mengangguk dan membuka kado kedua. Tas dan Hoodie yang sangat cocok untuk Azhar.
Senyum bahagia mengembang dari ketiga anak remaja di ruangan tersebut.