
Pagi sekali Azhar sudah turun dari kamarnya. Azhar sudah siap dengan seragam sekolahnya. Di meja makan, Azhar bertemu dengan ayahnya.
"Azhar, masih lama kan pergi sekolahnya?" tanya Davi
Hari ini memang Azhar sudah siap sangat pagi karena ingin berangkat cepat² untuk sarapan di sekolah. Azhar tidak mau sarapan dengan ayahnya karena pasti akan membahas soal kemarin.
"Aku ada piket jadi harus buru buru" kata Azhar berbohong
"Sarapan dulu" suruh Davi
"Nanti aja di kantin" jawab Azhar singkat dan pergi meninggalkan ayahnya sendiri di meja makan.
Azhar memakai jaket dan helm nya lalu mengebut menggunakan motor kesayangannya.
Sampainya di sekolah keadaan sekolah masih sepi hanya ada beberapa orang uang jaga disana. Azhar pun masuk kedalam gerbang sekolah dan langsung bertemu dengan Zafira dan Reina.
"Tumben nih pagi² udah disini, biasanya siangan baru nongol" kata Azhar
"Hari ini jadwal piket kita berdua" jawab Zafira sambil menepuk nepuk rok nya yang basah. Sepertinya Zafira baru saja mencuci kain pel.
"Cuma kalian berdua?" tanya Azhar lagi
"Enggak lah, yang lain belum datang" jawab Zafira
"Kakak sendiri tumben pagi² udah disini?" kata Reina memberanikan diri bertanya pada Azhar walau sebenarnya hatinya dag dig dug tak karuan
"Dari rumah belum sarapan rencananya mau sarapan di kantin" jawab Azhar ramah
"Eh tuh bu kantin nya baru dateng" tunjuk Zafira. Terlihat ibu kantin lewat membawa beberapa wadah berisi makanan.
"Yaudah sampai nanti" kata Azhar lalu pergi mengikuti bu kantin.
Azhar selesai menata makanan dengan rapi dan bu kantin pun selesai membuat makanan untuk Azhar.
"Makasih ya Azhar udah bantuin ibu rapihin dagangan" kata bu kantin sambil menyalakan kompor lagi. Mungkin sedang menyiapkan yang lain
"Sama² bu" jawab Azhar singkat.
Setelah membaca doa, Azhar langsung melahap baksonya. Sedang asyik² nya makan, tiba² ada yang mengagetkan Azhar dari belakang.
"Woy..."
Hampir saja Azhar keselek lalu melihat siapa orang di belakangnya.
"Lu han ngapain ngagetin gue sih?" tanya Azhar pada Rehan yang sedang nyengir di belakangnya
"Lagian lu fokus amat makan bakso nya, takut keduluan setan ya?" tanya Rehan yang masih tertawa
"1 jam lagi bel kan? gue buru buru biar gak telat"
"Gue tahu lu pasti ngutang kan sama bu kantin?" tanya Rehan lalu duduk di samping Azhar dan meneguk teh hangat yang belum tersentuh oleh Azhar sedikitpun.
"Sembarangan lu, itu ngapain teh gue lu minum?"
"Sorry bos gue haus" jawab Rehan lalu menyimpan gelas teh yang hanya tersisa setengah nya lagi.
Bakso pun habis. Setelah menghabiskan minuman sisa Rehan tadi, Azhar pun membayar nya dan langsung pergi ke kelasnya bersama Rehan.
1 minggu lagi ujian tengah semester. Sebelum libur, akan ada acara di sekolah. Acara seperti pementasan wayang golek, bazar, dan beberapa acara lainnya. Yang pasti acara nya akan sangat seru dan sangat meriah. Akan ada juga penampilan silat dari perguruan silat yang sedang dipelajari oleh Azhar dan kawan². Azhar, Zafira, Reina, dan Rehan akan menampilkan beberapa gerakan silat dan dilanjut dengan duet silat. Acara nya akan berlangsung selama beberapa hari dari siang hingga malam.