Black Rose

Black Rose
Part 6



POV Author.


Setelah Kayla dan mereka makan, mereka langsung kembali ke kelas kecuali Kayla yang langsung ke rooftop.


Disana Kayla menikmati udara segar. Cuacanya juga agak mendukung yaitu berawan. Angin menerpa wajah cantik dan setiap helai rambutnya.


Kayla juga menyumbat telinga dengan earphone. Tapi yang tidak diketahui Kayla ada 1 orang yang sedari tadi mengkhawatirkannya.


-...-


Disisi lain.....


Sedari tadi seorang cowok tidak begitu memperhatikan pelajaran. Yang membuatnya tidak konsen adalah orang yang duduk disebelahnya tidak masuk kelas. Ya siapa lagi kalau bukan Vabyan.


Vabyan sedari tadi memikirkan kemana anak itu pergi. Hingga sebuah ide dimana tempat seseorang yang duduk disebelahnya menghilang.


Rooftop.


Itu yang dipikirkan dimana dia berada.


"Bu saya izin ke toilet!" Kata Vabyan.


Tanpa menunggu jawaban Vabyan langsung menuju tempat dia. Dan jawabannya tepat sekali. Dimana dia sedang menikmati belaian dari angin yang menerpa wajah nya. Vabyan mendekat, duduk di sebelah dia.


Ya dia itu Kayla.


Kayla yang memejamkan matanya dan menikmati nya tidak tau kalau ada seseorang disebelahnya. Hingga lagu habis dia baru tau.


"Lo ngapain?" Kata Kayla tiba tiba.


"Eh!!" Kaget Vabyan.


Lalu Kayla membuka mata dan melihat ke samping.


"Jawab." Kata Kayla.


"Um...itu um...gue bosen pelajaran. Terus gk fokus." Jawab Vabyan.


"Oh."


Hening.....


"Gue gk papa kan disini?" Tanya Vabyan.


"Ini tempat umum." Jawab Kayla dingin sambil melihat depan. Lalu Kayla membuka novel dan membacanya tanpa peduli tatapan Vabyan.


Beberapa jam kemudian....


"Segitu pentingnya kah novel ini dibanding gue. Gue lebih ganteng dari pada novel!" Sebel Vabyan.


"...."


"Cih... WOE KAYLA!!!" Teriak Vabyan di telinga Kayla.


"Budek ****!" Jawab Kayla sambil mengusap telinganya.


"Lo nya sih makanya jangan novel mulu. Disini ada orang ganteng jangan diacuhkan."


"Sejak kapan lo ngomong banyak?"


"Sejak ketemu lo!"


Krik krik krik!


"Garing gombalan Lo!"


"Emang garing. Lo pikir basah, kan gk hujan?" Kata Vabyan.


"Kalian ngapain disini?" Kata seseorang dibelakang mereka.


Vabyan menoleh sedangkan Kayla tetap melihat atas langit.


"Elo ngapain?" Tanya Vabyan.


"Lo gk pernah diajar sopan santun huh?!" Kata seseorang yaitu Alan.


"Gue kakak kelas!" Lanjutnya.


"Bomat!" Jawab Vabyan.


Kayla langsung aja pergi dari sana tapi langkahnya terhenti.


"Lo mau kemana?" Tanya Alan.


"Gue kesini mau ngomong. Kenapa lo tinggal?" Lanjutnya.


"Lo dari tadi ngomong."Jawab Kayla.


"***** bukan itu. Ini lo milih ekstra apa?" Tanya Alan dengan gemas.


"....." Kayla meninggalkan tempat dan menghiraukannya.


"Gara gara lo sih! Kayla pergi ****!!" Kata Alan.


"Lo juga!" kata dingin Vabyan lalu meninggalkan Alan.


-...-


POV Kayla.


Gue langsung menuju kantin untuk bertemu Temen gue, secara mereka dan gue sejati buat bolos.


Saat gue menuju tangan gue dicekal seseorang.


"Eh gue tadi ngomong sama Lo kok malah pergi sih? Gue tanya mau masuk ekstra mana?"


Ya sapa lagi kalau bukan Alan Tirta.


"Apa aja yang penting asik." Jawab gue sambil jalan lagi dan gue lihat juga Alan ngikut jalan juga menuju kantin.


"Apa yang Lo jago in? Bidang apa aja sih yang Lo bisa mungkin gue bisa kasih saran."


"Olahraga and music." Jawab gue.


"Basket mau gk? Setau gue tadi ini anak basket minta tolong ke gue buat Lo masuk ke situ. Sama music Lo jadi vokalis gitu lah. Mau gk?" Tanya Alan.


"Band gue udah punya. Basket boleh aja." Jawab gue.


"Band apaan? Siapa aja?"


"Kepo banget lo!" Jawab gue dingin lalu pergi meninggalkan Alan.


-...-


ALAN POV.


Astaga.... Gue ditinggal Kayla.


Demi motor berjalan dengan sendiri , gue yang ganteng maksimal ditinggal sama satu cewek..


What the...


Gpp lah yang penting gue masuk in dia ke ekstra basket atau apa lah...


"WOE!!!"


"EH MAK LO DI KUBURAN!!" Kaget Alan.


"Astaga... Kalau kaget yang bagus dikit dong masa Lo ganteng kagetnya kayak gitu sih.. jijiy deh" Kata Joy.


"What the..." Kata Divo.


"Kalian nih gue lagi mikir malah Lo kagetin!"


"Hehehe maapkan kami." Kata Joy dan Divo bersamaan.


"Udah ah... Ayo kantin gue males ke kelas."


"Wih traktir dungzz!" Kata Joy.


"Bacot lo!" Kata gue.


-...-


AUTHOR POV.


Kayla akhirnya bersama anggota B.SKY dan B.SHARK serta anggota BR.


"Dari mana aja Lo?" Tanya Dirga.


"Rooftop pastinya!" Jawab Laito.


"Wih selalu situ aja tempatnya... Ini kan baru nih gabung sekolah sini enak gk rooftopnya? Biasanya itu tempat kita kita yang kumpul." Kata Firman.


"Sebelum ada gue pasti rusuh tapi pas ada gue kalian semua pada rajin. Bener gk?" Kata Kayla.


"Hehehehe."


"Hadeh gue kira pada rajin semua loh!" Kata Yuki.


"Tumben bijak!" Sindir Teyu.


"Sebijak bijak nya orang pasti orang itu yang paling gk bisa nyelesaikan masalah." Kata Kayla tiba tiba.


Mereka langsung diam dengan pikiran masing masing. Dan berusaha mencerna kata kata yang Kayla baru ucapkan itu.


"Udah deh jangan dipikir in." Kata Kayla.


"Btw Lo masuk ekstra apa aja?" Tanya Troy.


"Gtw." Jawab Kayla.


"Lah kok gtw emangnya Lo blm ditanya sama Jalan itu yah?" Tanya Laito.


"Alan ****** bukan jalan!" Jawab Ryan.


"Sama aja tinggal ilang in J nya kan udah ada namanya." Kata Raito santai.


"Kayaknya basket and music!" Kata Kayla.


"Waduh sama kita dungzz kita kurang vokalis kalau basket kita juga ikut pasti gara gara Lo masuk itu hampir kena bola tapi malah ketangkep satu tangan and cetak masuk three points kan?" Tanya Ryen.


"Pasti dah nyebar!" Kata Kayla menanggapi.


"Eh lihat tuh ada Jalan eh salah Alan maksudnya." Kata Yuta.


Disisi lain....


Alan cs Dateng ke kantin tidak hanya itu Vabyan cs juga Dateng.


Vabyan cs memilih tempat Deket Kayla cs sekalian menguping mungkin...


Alan cs memilih tempat yang hampir Deket dengan Kayla cs dan tak lama kemudian....


Kring kring kring..


Istirahat pun datang...


Semua murid berhamburan tetapi saat mereka baru sampai kantin para cewek centil berteriak histeris..


"Kyaaaa... Ada bebeb Chloe!"


"OMG para cogan cs berkumpul di satu tempat beda meja loh.."


"Gue Deket situ aja biar bisa"


"OMG Alan ganteng banget Vabyan juga apalagi Chloe ya... Gue setianya Ama Chloe aja hahahaha..."


"Kyaaaa.. Chloe kamu kok ganteng sih"


Seperti itulah omongan mereka. Kalau cowok nya hanya memutar bola mata saat tidak tau kalau Kayla berada disitu. Tapi saat seseorang tau bahwa Chloe disitu mereka langsung bertahan napas gk bisa napas karena kecantikan nya.


"Mereka berisik banget sih!" Kata Ayato.


"Lo gk tau apa ada orang ganteng plus cantik makanya mereka berisik ditambah ada tuh Alan cs sama Vabyan cs." Kata Ryan.


"Siapa?" Tanya Kayla.


"Alan sama Vabyan Ly." Kata Yuko.


"Tunggu Lo tadi nyebut siapa ke Kayla? Ly?" Kata Yato.


"Iya kenapa emangnya gk boleh?" Kata Yuko nantang.


"Hey hey hey namanya Kayla tuh gk ada Ly nya tau!" Kata Yato.


"Kan gue cuma mempersingkat doang dari kata nama Ellina. Yaudah gue panggil Ly orang Ly aja gk keberatan kok." Jawab Yuko.


"Iya gue juga punya panggil tersendiri buat Kayla. Gue panggil dia El dari kata Ellina." Kata Yuki.


"Gue panggil dia Chlo." Kata Troy.


"Gue panggil dia Lyna." Kata Laito.


"Gue panggil dia Kay." Kata Raito.


"Udah nama aja ribut." Kata Kayla.


"Hehehehe biar gk kalah aja El." Kata Yuki.


"Udah gue mau bahas sesuatu." Kata Kayla dengan nada dingin.


"Apa?" Jawab mereka bersamaan dengan serius.


"Bicara aja langsung mumpung rame. Banyak yg gk denger." Kata Kenzie.


"Gue..."


"HAYY BEB AKU KANGEN LOH AMA KAMU.. KAMU GK KANGEN AKU?" Kata manja Dira sambil bergelayut di tangan Kayla.


"Woe Lo waras dong dia perempuan bukan laki." Kata Firman males sambil bola mata berputar.


"Apa an sih Lo!! Sewot tau gk! Suka suka gue mau Deket sapa aja gue malah rela ganti apapun demi Chloe tercinta!!" Kata Dira.


"Woe seng gak nya Lo waras untuk tidak operasi kelamin!" Kata Yuko.


"Hahahaha."


"IHIII... AWAS LO!! GUE ADA BALASAN BUAT LO!!!" kata Dira lalu pergi.


"Ly kalau Lo digitu in tuh jangan diam aja dong. Jijiy tau gk?" Kata Yuko.


"Kalau jijiy jangan dilihat." Jawab Kayla.


"Ya tapi Lo juga harusnya tau kalau gitu tuh gk baik." Kata Yuko.


"Kalau gk tau jangan ikut campur!" Kata Kayla lalu pergi meninggalkan kantin.


Mereka langsung cengo melihat apa yang baru saja terjadi kecuali 3 prince ice


Siapa lagi kalau bukan Laito , Raito , dan Troy.


"Lah kenapa kok pergi?" Kata Yuki.


"Apa gara gara gue salah ngomong ya?" Kata Yuko.


"Karena Lo banyak ngurusin hidup nya!" kata Troy tiba tiba.


"Ha?"


"Lo semua terlalu posesif. Dikit dikit komen. Dikit dikit bilang jangan." Kata Laito.


"Makanya Kay pergi dia gk suka kayak gitu.. ngerasani tuh kayak dikekang gk bebas." Kata Raito.


"....." Semua yang ada dimeja Laito diam.


Disisi lain....


"Lah kemana tuh bebeb gue?" Kata Divo.


"Matamu.... Itu punya gue njay!!" Kata Joy.


Lalu Alan langsung berdiri mau menyusul Kayla.


"Eh bro mau kemana?" Tanya Divo.


"...." Alan tak menjawab melainkan melanjutkan ke arah dimana Kayla keluar.


Begitupun Vabyan mengikuti mereka berdua...


"Gue samperin aja deh." Kata Yuko.


"Jangan dia butuh sendiri... Dia bakal maafin tapi kalau Lo mau samperin santai aja bakal tinggal nama paling..." Kata Troy santai melebihi pantai nyantai.


Disisi Kayla...


Kayla sedang berjalan dengan aura yang sangat dingin dan kejam...


Dia hanya butuh pelampiasan atau menenangkan dirinya sendiri ditempat kesukaannya yaitu...


ROOFTOP.


Tapi ketika mau menuju ke rooftop dia dilihat in banyak orang. Mau laki mau perempuan sama aja. Mereka sampai terang terangan melihatnya dengan pandangan kagum.


Saat Kayla berjalan ada telpon dari hp Kayla.


"Hallo?" Kata orang yang telpon.


"Apa?" Kata Kayla to the point.


"......"


"....."


-...-