Black Rose

Black Rose
Part 3



POV Kayla.


Drzz drzz drzz


'Siapa sih ganggu tidur orang aja!' Batin gue.


"...." Gue mengangkat iphone gue dan menggeser tombol hijau.


"Heheheh sorry gue mau bilang kalau misinya gk jadi udah selesai ternyata!" Kata orang diseberang telpon.


"Oh." Jawab gue.


"Kok jawab 'oh' doang gk seru lo!"


"Oh!" Jawab gue.


"Ihh sebel deh kok gue kesel ama lo sih gue mau bunuh lo tau gk kalau 'oh' terus!"


"Udah ngomongnya? Gk penting kan bye!!" Gue tutup telpon sepihak?


'Sekarang gue harus bilang ke mereka dan langsung ke kantor gue aja deh.' Batin gue.


Gue membuka iphone gue. Mencari kontak Tifo untuk bilang ke mereka.


Tut tut tut


"Halo."


"Telpon mereka bilang kalau misi gk jadi terus suruh mereka ke kantor gue. Gue mau bagi bagian jadi apa mereka."


"Oke gue telpon sekarang!"


Gue langsung tekan tombol merah di iphone gue dan langsung membersihkan badan gue untuk ke kantor sekali kali gue lihat lah. Kan kasihan kalau Tifo terus yang ngurus.


-...-


Gue siap siap untuk berangkat menuju kantor gue. Pandangan pertama muak banget!! Pagi pagi buat orang pengen nonjok muka mereka.


Kalian tau apa?


Gue keluar dari tempat kerja langsung banyak yang bilang secara terang terangan. Selalu saja begitu. Gue langsung aja ngambil kunci mobil dan masuk mobil.


Gue langsung menyalakan mobil dan melaju dengan kecepatan diatas rata rata mumpung jalanan sepi. Setelah 5 menit gue berangkat dari kantor, gue langsung parkir di tempat biasanya. Gue keluar dari mobil dan banyak yang sapa gue tapi gue gk nyaut. Gue biasa dipanggil nona Chloe saat di kantor gue doang.


-...-


POV Author.


Setelah Kayla masuk ke kantor dan ketempat kerja nya ini masih pukul 06.45. Sambil menunggu , Kayla mengerjakan berkas berkas yang tertinggal. 5 menit kemudian Tifo datang.


Tok tok tok


"Masuk!" Kata Kayla.


"Hey, mereka belum dateng?" Tanya Tifo.


"Bisa lihat?" Jawab Kayla.


"Hehehe iya iya." Kata Tifo.


"Kalau gk ada yang penting silakan keluar." Kata Kayla dingin. Mungkin bawaan dari kantor Reegan Company.


"Oke." Kata Tifo langsung keluar.


Jam 8 pas mereka berlima datang dengan baju kerjanya. Mereka agak terkejut karena pada pagi pagi buta ada yang telpon dan ternyata Tifo. Tifo menelpon mereka bahwa mereka disuruh berkumpul ke kantor Kayla tapi hanya di beri lokasinya oleh Tifo. Dan Tifo bilang kalau mau cari BR harus panggil nona Chloe.


"Apa bener?" Tanya salah satu dari mereka.


"Inikan kantor no.1 didunia!"


"Kita gk salah lokasi kan?"


"Ini bener kok. Tujuannya disini!"


Setelah mereka berbincang mereka masuk. Banyak yang menetap mereka sinis dan sedikit kagum. Mereka bertanya ke karyawan untuk mengetahui dimana tempat ruangannya.


Mengapa mereka ditatap sinis?


Karena mereka masih muda dan kelihatan amatir tapi mereka gk amatir.


"Permisi bolehkah anda menunjukkan tempat dimana nona Chloe berada?" Tanya salah satu dari mereka.


"Heh!!! Kalian salah alamat kali!! Ngapain ketemu sama nona, kalian masih muda nyasar ya?" Jawab karyawan yang bernama Dina.


"Maaf, dimana nona Chloe?"


"HEH!!! UDAH GUE BILANG JUGA KALIAN NYASAR !! MANA ADA NONA NYARI KALIAN!!" Teriak Dina yang membuat semua melihatnya dengan tatapan sinis.


"Maaf tapi kami harus ketemu!!"


Tanpa mereka sadari Kayla yang ada ditempat kerjanya mendengar semuanya.


Terlalu berisik!!


Itulah yang di maksud Kayla. Kayla langsung aja keluar dari tempat kerja dan menuju kebisingan yang ada dibawah. Kayla berpaspasan dengan Tifo.


"Loh mau kemana?" Tanya Tifo.


"Ikut gue!!" Jawab Kayla.


Mengapa Kayla dan Tifo pake lo gue karena itu permintaan Kayla soalnya gk suka bahasa formal. Mereka - Kayla dan Tifo - langsung turun dan melihat apa yang terjadi disana. Mereka melihat pertengkaran antara karyawan dan anggota timnya. Yang melihat Kayla langsung tunduk karena Kayla menuju karyawan dan anggotanya bertengkar. Sedangkan Tifo memilih diam dan bersandar di dinding.


"HEH!! SUDAH GUE BILANG NONA TIDAK ADA KEPERLUAN DENGAN ANAK KECILL!!"


"Saya disini baik baik. Kenapa anda yang nyolot!!"


"Iya kami disini ingin bertemu dan kami ini memang masih muda tapi anda tidak tau bahwa kami sapa!!"


"KALIAN HANYA ANAK KECIL!!"


"Sudah?" Tanya Kayla dingin dan tajam membuat mereka kaget dan merinding.


Mereka langsung menatap Kayla dengan ketakutan. Lalu mereka tunduk kepala karena takut. Sedangkan Kayla hanya mengangkat alis sebelah.


"...."


"Gini nona, mereka mengganggu kantor ini. Alasannya mereka ingin bertemu anda." Kata Dina karyawan.


"Heh!! Kami memang berencana itu!! Dan kami tidak mengganggu hanya saja anda yang nyolot!"


"Kok jadi gue sih kalian ini lah yang bikin kantor jadi rame!!" Kata Dina karyawan


"Saya disini datang baik baik dan tanya baik baik. Tapi anda yang buat rame ini kantor!"


"Yang salah kalian!!"


"Anda!!"


"Kalian!!"


"Anda!!"


"Kalian!!"


"Anda!!"


"KALIAN!!"


"Berhenti!" Tegas Kayla.


Mereka langsung menunduk ketakutan. Dan tidak ada yang memulainya. Mereka yang melihat juga kaget baru pertama kalinya Kayla begitu.


"Yang lain kembali bekerja!" Kata Kayla. Dan semua kembali bekerja.


"Kalian ikut Tifo!" Lanjutnya sambil menunjuk mereka ber5. Dan mereka langsung menuju ke Tifo berada.


"Dan kau jaga etika. Jika ada perlu meski muda atau tua hubungi saya. Jangan seperti tadi. Dan kali ini saya maafkan. INGAT ITU!!" Tegas Kayla.


"I....iya nona." Jawab Dina.


Setelah itu Dina kembali bekerja. Kayla berjalan masuk ke lif diikut mereka ber6. Tidak ada yang mulai pembicaraan karena mereka tau kalau Kayla emosi. Setelah terbuka langsung Kayla dan yang lain pergi menuju tempat kerjanya. Disana mereka masuk dan Kayla duduk di kursi kebesarannya. Mereka kagum dengan ruangan Kayla. Tertata rapi dan santai. Kecuali Tifo.


"Sudah kagumnya?" Tanya Kayla.


"Ehh.... maaf." Kata mereka ber5.


"Kalau gitu kalian kenalkan diri kalian."


"Saya Yuki."


"Saya Yuko ini kembaran saya." Kata Yuko sambil menunjuk Yuki.


"Saya Rizky salam kenal!" Sambil tersenyum.


"Saya Yuta."


"Saya Teyu." Sambil tersenyum.


"Oke!" Kata Kayla.


"Emm.... anda tidak perkenalkan diri anda?" Tanya Yuta


"Ellina Kayla Chloe dan sudah gue bilang bukan?"


"Bilang?" Kata mereka serempak.


"Bahasa jangan formal." Jawab Tifo.


"Iya sorry sa... gue lupa!"


"Jadi ini perusahaan lo?" Tanya Yuko penasaran.


"Iya." Jawab Kayla.


"Oke sekarang kalian duduk lah disofa. Kita bahas pembagian anggota kalian harus fokus pada bagian masing masing!" Kata Kayla lalu mereka langsung duduk. Tifo juga duduk tentunya.


"Yuta lo dapat bagian menghack sistem jika ada misi. Teyu bagian sniper. Rizky bagian berpedang dan Yuko lo wakil BR. Jika gue gk datang lo bisa mengambil alih. Gue percayakan tugas ini ke lo!"


"...." Mereka hanya melongo karena kaget bahwa bos nya bicara panjang lebar.


"Kenapa?"


"Ehh!! Tidak kita hanya kaget melihat lo banyak bicara. Biasanya irit hehehe." Kata Teyu.


"Oh." Jawab Kayla.


"Yah mulai deh iritnya!" Kata Tifo.


"Iya mulai deh padahal itu pertama kalinya gue dengar!" Kata Yuki.


"Harusnya diabadikan!" Kata Rizky.


"Iya itu!" Kata Yuta.


"Betul harus diabadi-" Kata Yuko terpotong saat mendengar suara pintu dibuka kasar.


BRAK!!


"KAYLA!!!!" Teriak mereka ada 10 orang masuk.


"KAMI KANGEN KA-" Ucap mereka terpotong karena kaget melihat bahwa ada 5 orang asing yang sedang duduk di sofa.


"Kalian siapa?" Tanya mereka bersamaan dengan nada dingin.


"Seharusnya kami yang tanya?" Kata Yuki.


"Iya kalian masuk secara tidak sopan!" Kata Yuta sedikit nyolot.


"Heh!!! Kalian lah yang tidak sopan. Kami ini tanya kok malah balik nanya!!" Kata Yato.


Yah mereka ber 10 adalah anggota inti dari B.SKY dan B.SHRK.


"Kalian lah yang tidak sopan!!" Kata Teyu.


"Kalian lah!!" Kata Ayato.


"Kalian!!"


"Kalian!!"


"Kalian!!"


Mereka asik berdebat tanpa peduli ini dimana yang mereka pikirkan hanya berdebat. Sedangkan Kayla hanya memijat pangkal hidungnya dan Tifo hanya menggeleng.


"Sudah." Kata Kayla santai.


"DIAM!!" Teriak mereka bersamaan. Mereka juga tidak tau bahwa mereka meneriaki Kayla. Mereka hanya terobsesi bahwa salah satu harus ada yang mengalah. Sedangkan Kayla yang di bentak mengamuk seketika.


BRAK!


Kayla yang tersulut emosi menggebrak meja dan seketika mereka berhenti berdebat. Mereka bingung kenapa Kayla menggebrak meja. Mereka menatap Kayla dengan alis terangkat sebelah sedangkan Kayla menatap mereka tajam. Mereka merinding dan tidak berani melihat akhirnya mereka melihat Tifo dengan mata yang mengisyaratkan.


'mengapa?'


"Kalian yang salah mengapa bertanya kepada ku?" Jawab Tifo.


"Kita...?" Tanya mereka bersamaan.


"HAH!!!" Teriak mereka. Karena mereka ingat apa yang bikin Kayla marah.


"Kayla kami minta maaf ya ? PLEASE!!!" Kata anggota B.SKY dan B.SHRK bersamaan.


"Kami minta maaf." Kata mereka ber 5.


"Tidak." Jawab Kayla.


"Hahh.... oke kami akan traktir lo deh!" Bujuk Kenzie


"Iya deh!!" Kata Firman.


"Di cafe lo deh habis selesai kerja. Gue juga bawa baju ganti." kata Raito.


"Oke!" Kata Kayla.


"Terus kami?" Tanya mereka ber 5.


"Kalian juga traktir Kayla lah!! Gimana sih!!" Jawab Laito kesal.


"Yah..." Kata mereka pasrah.


"Gk ikhlas?" Tanya Kayla kepada 5 orang.


"EHHH!! KALIAN ANGGOTA BR ?!!!" Teriak mereka ber 10 secara bersamaan.


"Iya kenapa?" Tanya Yuki dengan nada sinis.


"ASIKKKKK KAYLA GK SOLO DEH MISINYA. TAPI GUE YANG GK SUKA MELIHAT MEREKA DEKAT!!" Kata Ayato.


"IYA GUE GK SU-" Kata Ryen dan Ryan bersamaan tapi terpotong.


"Udah langsung ganti baju kalian. Kita ke cafe sekarang." Kata Kayla.


"Kita gk bawa baju." Kata Mereka ber 5.


"Ada didalam ganti sana dan lo juga Tifo." Kata Kayla.


"Yeahh.... makasih nona Chloe!" Jawab Tifo sambil cengengesan.


Akhirnya mereka ganti baju simpel. Mereka ber 5 sempat ingin bertanya tapi gk jadi karena mereka langsung di geret oleh anggota B.SKY dan B.SHRK . Mereka sempat kaget tapi gk jadi. Mereka sempat berkenalan terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman.


Setelah mereka ganti mereka menunggu Kayla ganti dan tentu saja mereka tidak berani mengintip.


Hehehehe


Jadi mereka nunggu di luar kantor. Mereka sempat menjadi tontonan karyawan apa lagi yang cewek. Mereka baru sadar bahwa mereka juga ganteng.


Mereka sempat bermain ponsel. Beberapa menit kemudian mereka semua mendengar suara bising dan teriakkan ternyata adalah Kayla. Yuki dengan cepat membuka kamera diponsel dan memfotonya. Mereka semua juga melakukannya tanpa sepengetahuan Kayla termasuk Tifo juga memfotonya. Mereka sering memfoto Kayla secara diam diam tapi mereka ber 5 baru kali ini sedangkan 10 orang dan Tifo berkali kali.


Mereka sempat terpesona dengan kecantikan dan fashion yang Kayla tau semuanya. Paduan warna dan semuanya sangat pas dan simpel


"Ekhmm!" Deheman Kayla.


"Eh!!" Kata mereka semua bersamaan.


"Eh!! Kalian udah siap?!" Tanya Dirga.


"Ayo!!" Jawab mereka bersamaan kecuali Kayla dan Tifo. Mereka cukup sadar bahwa mereka udah dewasa kecuali Kayla yang malas menjawab kayak anak kecil aja.


Mereka langsung masuk mobil sendiri sendiri. Kecuali B.SKY dan B.SHRK karena mereka bawa mobil yang bisa bawa tumpangan banyak sedangkan anggota BR kecuali ketua mereka hanya bawa mobil 1 karena mobilnya bisa di buat tumpangan 5 orang.


Mereka langsung melajukan mobil dengan kecepatan diatas rata rata sebab Laito lah yang meminta balapan. Siapa duluan sampai ke cafe bakal ditraktir Laito.


-...-


POV Kayla.


Gue sekarang udah di samping cafe gue. Gue ini lagi nunggu mereka karena gue pakai jalan pintas dan yang lain gk tau jalan ini. Mungkin mereka ngira kalau gue itu jauh dijalur. Setelah nunggu beberapa menit gue melihat mobil mereka parkir. Mereka gk nyadar kalau gue ada disini.


"YEAHH!!! GUE MENANG!!" Teriak Yuki.


"Ekhmm!" Deheman gue karena kita dilihatin.


Mereka langsung menoleh dan kaget. Mereka bingung kenapa Kayla ada disini duluan sedangkan tadi dijalan tidak ada.


"Gue lewat jalan pintas." jawab gue santai karena gue bisa baca pikiran jadi yah....


"Masuk!" Lanjut gue.


Gue bersama mereka masuk lalu duduk ditempat luar. Karena tempat dalem mungkin banyak orang karena tempat ini selalu banyak yang minat makan. Meski harga mahal tapi makanan disini berkualitas. Tapi ternyata disebelah meja itu ada anak yang memakai seragam sekolah punya gue. Gue sih biasa aja. Tapi mereka langsung lihat gue dengan terpesona dan gue hiraukan lah....


'GK BERMUTU 👎👎' kata dalam hati gue.


"Lo mau pesen apa?" Tanya Laito.


"Gue jus alpukat sama cake vanila!" Jawab Yuki.


"Samain aja!" Kata mereka kecuali Kayla.


"Gue cappucino latte sama cake white coklat dan cake stoberi." Kata gue.


"Eh!!" Semua kaget kecuali Tifo.


"Kenapa?" Tanya gue datar.


"Biasanya cewek kalau makan cake cuma satu dan minumnya pake jus agar gk gendut gitu loh!! Tapi lo nya malah makan kayak gitu. Lo gk takut gendut?" Tanya Troy.


"Gue gk bisa gendut." jawab gue singkat sambil berdiri.


"Eh iya sih.. Lo kurus gitu hahaha." Ejek Ayato.


"Lo mau kemana?" Tanya Tifo.


"Buku." Jawab gue singkat.


"Oh. Nanti balik lagi kan?" Tanya mereka bersamaan.


"Iya." jawab gue singkat.


Setelah itu gue tinggal mencari novel yang gue suka. Gue berkeliling dan ketemu buku yang gue suka. Baru megang tapi buku itu aja yang megang juga. Ternyata anak sekolah yang tadi.


-...-


POV ??


Gue sekarang berada dicafe yang terkenal enaknya dan nyaman. Yang buat cafe juga kreatif. 'Cafe Flowers' nama yang cocok buat cafe ini. Kalau gue disini biasanya gue buat baca novel dan makan lah..


"Eh eh lihat deh ada cecan?" Kata temen gue.


"Eh iya yah seksi ****!!" Kata teman gue.


"Lo itu yah kalau soal cewek langsung nyantol kalau pelajaran gk nyantol nyantol!" Kata gue.


"Lo mah gitu. Kayak lo bisa nyantol aja lo!" Jawab temen gue.


"Hehehehe." Gue hanya cengengesan lalu berdiri.


"Eh eh lo mau ambil buku huh?" Tanya teman gue.


"Iya." Lalu pergi meninggalkan mereka.


Gue berkeliling akhirnya nemu. Tapi saat gue pegang buku itu saat itu juga ada yang pegang. Dan ternyata.....


Sih cewek itu tadi.


"Eh! Kalau lo mau baca dulu-" Ucap gue terpotong karena dia bicara.


"Lo aja." Jawabnya dingin dan membuat gue kayak tertarik.


Lalu dia pergi ke rak rak buku yang lain. Gue ambil novel tadi lalu mencari keberadaannya. Ternyata dia nyari novel di bagian ujung. Banyak yang bilang kalau novel di bagian ujung bagus bagus. Gue langsung samperin dia. Gue pengen kenalan gk enak kan kayak tadi.


"Hey." sapa gue dan dia menoleh dengan wajah datarnya yang bikin gemessss bangetttt...


"Boleh kenalan?" Tanya gue.


"Gue Alan Tirta. Nama lo?" Lanjut gue sambil tersenyum. Sebenarnya gue juga heran sama diri gue sendiri. Sejak kapan gue bisa tersenyum ke perempuan. Apalagi perempuan yang belum gue kenal. Gue ini dijuluki Ice Prince. Tapi kenapa gue tersenyum!!


"Harus?" Tanya dia.


"Hah?" Gue kebingungan maksud dari kata 'harus' dari dia.


"Kenalan." Kata dia.


"Iya lah kan gue udah kenalan sama lo sekarang giliran lo!" Kata gue.


"Sorry gue buru buru!" Kata dia lalu pergi ninggalin gue.


'Cewek yang menyimpan banyak misteri'' Batin gue


Lalu gue balik ketempat duduk. Gue lihat dia duduk dengan santai sambil baca buku yang tadi di ambil bersama 16 COWOK!!!


SERIUS!!!


Gue ingin banget deh tau siapa dia ? Dan mengapa dia bersama 16 COWOK ITU!!!


"WOE!!!" Teriak Divo temen gue.


"Apaan sih?!! Budek telinga gue njirr!!" Kata gue.


"Lo nya sih ngelamun sambil lihat cewek tadi sih!! Itu kan milik gue!! Jangan sampai lo cinta sama dia!" Kata Joy.


"Enak aja lo!! Itu milik gue!!" Kata Divo.


"Yaelah diem lo pade. Berisik! Gue juga agak tertarik sih ama tuh cewek. Tadi ketemu di rak buku. Gue aja kenalan eh dia bilang 'sorry gue buru buru' gitu." Kata gue.


"Enak nya lo. Menang banyak!!" Kata Divo.


Setelah itu makanan yang gue sama temen temen gue pesen dateng bersamaan juga pesenannya dia. Gue lihat makannya juga banyak. Ini yang gue suka!! Sebab gue maunya cewek yang gk tau malu atau sedikit cuek.


-...-


POV Author.


Mereka makan dalam lelucon. Mereka tertawa dan tanpa mereka sadari Kayla tersenyum kecil. Dan hanya satu yang menyadarinya yaitu Alan


"Guys gue mau bilang." Kata Kayla.


"Apa an nih kayaknya seru?" Tanya Troy.


"Gue sama anggota gue sekolah di sekolahan gue." Jawab Kayla.


"HEHH!!!" Kaget mereka bersamaan.


"Lah terus seragamnya gimana?" Tanya Rizky.


"Udah gue siapin tinggal kalian pake di masion gue. Dan kalian boleh nginap." Kata Kayla.


"Enak banget kalian!" Kata Ayato.


"Tapi gk papa kok kita juga bisa satu sekolah." Kata Laito.


"Iya yah. Gk nyangka!!" Kata Raito.


Tak terasa malam tiba mereka inginnya pulang tapi mereka ikut Kayla.


"Eh lo mau kenapa habis ini?" Tanya Teyu.


"Balapan." Jawab Kayla santai.


"Oke!" Jawab 11 orang.


"HAH!!!" Kaget 5 orang.


"Lo bisa balapan?" Tanya Yuta.


"Lo ngeremehin Kayla? Lo gk tau dia ini QR tau gk?" Kata Raito.


"Kalian tau QR-03?" Tanya Firman.


"Tau!!" Jawab mereka bersamaan.


"Itu Kayla." Jawab 11 orang bersamaan.


"Serius!!!" Teriak mereka ber 5.


"Udah ayo gue udah ditunggu." Kata Kayla.


"Sama KR-04?" Tanya Kenzie.


"Iya!" Jawab Kayla lalu masuk dan menyalakan mobil lalu pergi dengan kecepatan diatas rata rata. Lalu disusul mereka. Sedangkan anak sekolah tadi udah pulang duluan.


Butuh waktu 10 menit Kayla sampai disusul oleh 4 mobil yang mengikuti mobil Kayla. Kayla sempat ganti sebelum berangkat kesini dengan pakai an


"Eh QR-03 udah dateng panggil KR-04 dan penantang!!" Teriak seseorang.


"Lo yakin bisa balapan?" Tanya mereka ber 5.


"Lo ngeremehin Kayla bro. Sans aja nanti lo bakal kaget hahahaha!" Kata Yato sambil ketawa.


"Hey QR lo udah siap kan penantang udah di mobil dia akan keluar setelah pertandingan selesai. Gue juga udah ngomong ke dia mending gk usah lawan QR lawan gue aja gk mau. Ya udah!" Kata KR-04 yang nama aslinya Azye


"Oke kunci mobil!" Azye memberi kunci mobil yang sengaja Kayla titipkan biar Kayla gk bawa kesana kemari jadi Kayla titip disini. Tempat ini ada yang jaga jadi aman buat para mobil.


Setelah itu Kayla masuk ke mobil dan melaju dengan kecepatan kecil untuk sampai ke tempat start balapan. Disana ada mobil yang sudah di tumpangi dengan kaca terbuka. Kayla yang tadinya sudah masuk mobil sebelumnya memakai topeng hitam agar sang penantang tidak tau.


Topeng itu akan di buka setelah selesai pertandingan. Sang penantang melihat QR sedang kan QR menatap ke depan. Sang penantang merasa pernah bertemu dengan QR tapi dimana? Hanya orang orang lama yang tau wajah QR sedang kan yang baru atau penantang harus melihat topengnya.


Setelah itu ada orang yang membawa bendera dan berdiri di tengah tengah mobil Kayla dan penantang. Setelah itu bendera dikibarkan lalu dijatuhkan yang artinya...


MULAI!!!


Mereka saling menyalib satu sama lain. Hingga QR masuk ke finish dahuluan. Dan pemenang nya QR. Pertandingan sudah diketahui pemenangnya akhirnya mereka keluar.


"YEAHH!!! QR-03 MENANG!!!"


"YEAH!!"


"Lo mainnya hebat!!" Kata penantang yang membuat QR hanya sedikit terkejut dengan wajah datar.


Tau kenapa?


Penantangnya adalah...


Alan.


Yah Alan yang tadi berkenalan dengan nya tapi Kayla tidak memberi taunya.


"Sekarang QR-03 boleh buka topeng!" Kata KR-04.


Kayla membuka topeng tersebut sedangkan sang penantang - Alan - kaget karena yang melawan balapan tadi adalah cewek yang dia temui tadi.


"Elo!!" Kaget Alan.


"Hmm." Hanya deheman yang keluar dari mulut Kayla.


"Lo QR-03?" Tanya Alan.


"Heem." Jawab Kayla.


"Kok lo-" Ucap Alan terpotong.


"Ehh! Ayo pulang capek nih gue. Besok juga kan sekolah!!" Kata Yuki.


"Yaudah. Gue cabut dulu." Kata Kayla ke semua orang termasuk Alan.


"Ohh hati hati. Itu adek lo ya?" Tanya Alan.


"Enak aja lo panggil gue adek? Gue ini orang lainnya dia. Hanya teman!" Kata Yuki lalu meninggalkan mereka semua termasuk Kayla yang sudah masuk ke mobil satunya dan melaju ke masion nya di ikuti mereka.


-...-