Bidadari is Wasted

Bidadari is Wasted
Episode 24



*


*


*


🍁🍁🍁📖 Selamat Membaca 📖🍁🍁🍁


*


*


*


-------- -------- -------- -------- --------


Taehyung mengurungkan niatnya untuk melepas pelukan Jungkook pada Sohyun.


"Ini nyatakan? Ini bukan ilusiku hanya karena aku masih sangat merindukanmu?"


Lanjut Sohyun masih ragu akan sosok yang telah memeluknya itu. Mendengar itu Taehyung berjalan mundur dan masuk lift lagi tanpa Sohyun sadar.


Taehyung tidak menyangka kalau Jeon Jungkook yang ia kenal baru-baru ini adalah Dewa Langit yang Sohyun sering ceritakan padanya. Dimana sosok itu adalah sosok yang berarti dalam hidup Sohyun dan sosok itu sekarang sedang memeluk Sohyun erat. Akankah Sohyun masih mengingat dirinya sekarang? Pikir Taehyung dalam lamunnya.


"Ini nyata. Ini bukan ilusimu." Jawab Dewa Langit. Setelah itu lift yang Taehyung naiki tertutup.


"Jika ini nyata bagaimana kamu bisa ada disini?" Tanya Sohyun sambil melepas pelukan Dewa Langit.


"Ceritanya panjang. Akan aku ceritakan nanti. Sekarang ikutlah denganku! Bagaimana pun aku sangat merindukanmu." Jawab Dewa Langit sambil meraih tangan Sohyun.


"Maafkan aku." Kata Sohyun sambil melepas tangannya dari Dewa Langit. Pun Dewa langit jadi bingung kenapa Dewi Lotusnya tiba-tiba minta maaf.


"Aku tidak bisa ikut denganmu sekarang."


"Kenapa?"


"Aku harus minta izin Tae___?"


Ucapan Sohyun terpotong kala menyadari Taehyung tidak ada disisinya.


"Taehyung dimana?" Lanjut Sohyun.


"Taehyung? Apa pria yang bersamamu tadi?"


"Iya."


"Dia sudah pergi."


Sohyun membuang napas berat. Ia baru sadar kalau Taehyung pasti kecewa akan sikapnya tadi. Tidak seharusnya ia menerima pelukanan Dewa Langit. Tapi mau bagaimana lagi? Sohyun sendiri kaget. Ia pun perlu memastikan akan perasaannya bukan?


Sohyun kemudian lekas berlari mengabaikan Dewa Langit yang masih merindu. Sohyun menuju apartemen Taehyung untuk memastikan apakah pria itu ada disana atau tidak. Pun Dewa Langit ikut.


"Apa kamu tinggal disini?" Tanya Dewa Langit pada Sohyun yang sedang memasukan sandi apartemen Taehyung.


"Iya." Jawab Sohyun sambil masuk. Pun Dewa Langit ikut masuk.


"Bagaimana bisa? Dan... Apa kamu tinggal bersama pria tadi?"


"Iya. Dan ceritanya panjang."


Jawab Sohyun sambil mencari keberadaan Taehyung. Pun sesekali ia menyerukan nama Taehyung. Namun tidak ada jawaban dari sang empu. Sohyun mulai cemas takut-takut Taehyung benar-benar marah padanya. Sementara Dewa Langit/ Jungkook terus mengekori Sohyun.


"Cuma berdua?"


Sohyun berhenti dan berbalik sambil menatap Jungkook cukup lama. Entah apa arti tatapannya.


"Iya." Jawab Sohyun datar lalu duduk di sofa ruang tamu. Jungkook menyusul. Sebab ia masih ingin bertanya banyak hal perhial itu semua.


Sohyun kemudian menceritakan bagaimana pertemuan pertamanya dengan Taehyung sampai ia memutuskan untuk tinggal bersama Taehyung. Namun ia belum bisa memberitahu Jungkook perihal hubungannya dengan Taehyung.


"Sepertinya dia memang pria yang ramah dan baik." Imbuh Jungkook setelah Sohyun bercerita akan Taehyung. Sohyun kaget seakan bertanya apakah mereka pernah bertemu sebelumnya.


"Sebelumnya kami sudah pernah bertemu dua kali. Pertama di Lobi kedua di dalam lift." Jawab Jungkook seakan mengerti akan tatapan Sohyun. Jungkook kemudian menatap Sohyun heran membuat Sohyun salting.


"Selama ini kita sudah berdekatan. Tapi kenapa kita baru bertemu sekarang?" Lajut Jungkook bingung.


"Maksudnya?"


"Sebenarnya aku sudah lama menyusulmu ke bumi. Seminggu yang lalu aku memutuskan kembali, sebab sudah tidak tahu harus mencari keberadaanmu dimana. Namun begitu aku kembali ... pelaku yang memetik apel emas yang sebenarnya terungkap."


"Siapa orangnya?!"


"Dewi Mawarlah pelakunya. Dia yang menaruh buah apel mas itu di ranjangmu. Sekarang dia sedang menerima masa hukumannya. Dan aku punya kabar gembira untukmu.___


Kamu bisa kembali tanpa harus menunggu masa hukumanmu berakhir. Sekarang pun bisa kalau kamu mau. Aku siap mengantarmu."


Dek! Sohyun kaget. Benarkah pikirnya.


"Bagaimana... bisa? Dan maksudnya setelah kamu mengantarku kembali kamu akan kembali ke bumi lagi?"


Sohyun sedih mendengarmya. Dewa Langit harus menerima hukuman berat hanya karena menyusulnya ke bumi.


"Maafkan aku. Ini semua karenaku. Seandainya kamu tidak menyusulku ke bumi kamu pasti tidak akan dihukum seberat ini."


" Tidak. Semua ini bukan karenamu. Aku ke bumi karena inginku sendiri. Aku hanya tidak terima kamu menerima hukuman atas kesalahan yang tidak pernah kamu lakukan sama sekali."


Sohyun terharu mendengarnya. Disaat para dewa/dewi yang lain menuduhnya Dewa Langit tetap percaya padanya.


"Apa aku boleh tahu apa misimu?" Tanya Sohyun yang ingat akan misi Jungkook.


"Aku ditugaskan untuk mencari keberadaan Dewi Anggrek?"


"Dewi Anggrek? Bukankah dia sudah lenyap?"


"Dia tidak lenyap. Tapi sebenarnya dia menghilang ke bumi dan itu terjadi karena bantuan Dewi Mawar."


Sohyun semakin kaget dan bingung dibuatnya. Apa alasan Dewi mawar melakukan itu semua.


"Dia iri padamu." Lanjut Jungkook yang seakan mengerti apa yang Sohyun pikir.


"Iri?"


"Iya. Karena kamu begitu sempurna diantara para dewi yang lainnya."


Sementara Taehyung yang dilema akan perasaannya memilih pulang ke rumah orang tuanya. Sampai di kamar ia langsung melempar tubuhnya ke atas kasur. Taehyung menangis! Taehyung tidak sanggup jika harus kehilangan Sohyun secepat ini. Lalu apa yang harus ia lakukan agar Sohyun tetap ada disisi Taehyung selamanya. Akankah Taehyung terluka untuk kedua kalinya?


-


-


-


Di tempat lain!


Disebuah kamar yang cukup luas. Samar-samar terlihat Tzuyu sedang tidur terlentang dengan hanya pencahayaan lampu tidur yang hidup mati seiring ia melentikan jarinya. Bukankah itu aneh? Bagaimana bisa manusia biasa melakukan itu semua?


Dan entah apa yang dipikiran gadis itu sampai ia belum tidur selarut itu. Bukankah sudah dini hari? Lalu ada apa dengan tangannya... Seakan tangannya adalah saklar yang bisa mematikan dan menghidupkan lampu dengan sangat mudah. Apakah dia memiliki kekuatan?


Jika iya? Lalu, siapa Tzuyu sebenarnya?


Tiba-tiba Tzuyu bangkit dari tidurnya sembari memukul kasurnya sangat keras bertepatan dengan lampu tidurnya yang langsung pecah seketika. Tzuyu semakin emosi! Saat bayangan Taehyung dan Sohyun berkencan di Sungai Han muncul dibenaknya.


Aaaaa!!!!  Itu artinya secara tidak sengaja ia melihat Taehyung dan Sohyun bermesraan.


"Kenapa harus ada gadis yang menyerupai wajah itu?! Kenapa?!!"


Teriak Tzuyu lantang sambil meremat kasurnya cukup kuat.


"Aaaa!!! Aku tidak akan membiarkanmu memilikinya!!! Taehyung hanya milikku!!! Taehyung menyukai gadis itu hanya karena wajah itu! Itu artinya Taehyung masih menyukaiku bukan?!"


-


-


-


Tak terasa.... Langit gelap kini telah berubah menjadi terang kembali.


Taehyung masih tertidur lelap dalam tidurnya. Sebab ia baru tertidur. Pertemuan Sohyun dan Jungkook membuatnya sangat sedih sampai-sampai ia harus terjaga sepanjang malam memikirkan perpisahannya yang begitu cepat dengan Sohyun.


Sementara di pagar besar rumah mewah Taehyung nampak sebuah mobil mewah memasuki area taman. Pun mobil itu berhenti tepat di depan lobi rumah Taehyung.


Para maid yang berada di rumah itu langsung keluar menyambut kedatangan orang itu. Dari mobil kelurlah sosok perempuan setengah baya dengan penampilan yang begitu elegan dan mewah. Siapa dia?


Sementara Sohyun di apartemen Taehyung masih terus berusaha menghubungi Taehyung melalui ponselnya. Sayang ponsel sang empu tidak aktif. Sohyun semakin gusar tak menentu. Apalagi ucapan Jungkook yang mengatakan ia bisa kembali kapan pun ia mau semakin membuatnya resah. Haruskah ia kembali tanpa restu Taehyung?


Jungkook tiba-tiba datang mengagetkan Sohyun!


"Kenapa kamu begitu kaget akan hadirku? Apa kamu sudah tidak menyukai hadirku lagi?" Tanya Jungkook bingung.


"Bukan begitu... Aku hanya kaget dengan kedatanganmu yang spontan seperti itu."


Jungkook lega mendengarnya.


"Kamu sedang apa? Apa pria itu sudah kembali?"


Sohyun menggeleng sebagai jawaban!


"Apa kamu akan tetap menunggunya untuk berpamitan?"


Sohyun langsung menatap Jungkook jengah.


"Menurutku sih tidak usah! Jika kamu ingin kembali sekarang. Toh sampai saat ini dia belum kembali dan dia sendiri belum mengabarimu sama sekali akan keberadaannya." Lanjut Jungkook.


Tbc---,