
*
*
*
*
*
🍁📖 Selamat Membaca 📖🍁
*
*
*
*
*
Sohyun berjalan menuju taman belakang. Sampai disana ia dikejutkan dengan sosok Taehyung yang sedang duduk di kursi taman. Sohyun mendekat tanpa Taehyung sadari.
"Kamu belum tidur?" Tanya Sohyun sambil duduk. Taehyung sedikit kaget dengan kedatangan Sohyun yang tiba-tiba menurutnya. Pun ia sedikit salting saat Sohyun duduk di sampingnya.
"Kamu sendiri ngapain kesini disaat nenek sudah tidur? Apa kamu tidak bisa tidur juga?"
"Menurutmu gimana?"
"Kenapa?"
"Entahlah. Aku tiba-tiba teringat dengan suasana yang ada di alamku. Terutama dewa langit."
"Dewa langit? Siapa?"
"Sosok dewa yang sangat berarti dalam hidupku saat ini."
Entah kenapa ada yang sedikit menggajal dihati Taehyung saat kata itu keluar dari mulut Sohyun. Taehyung sedikit tidak terima.
"Kalau kamu apa yang menyebabkanmu tidak bisa tidur? Apa karena gadis bernama Jojo itu?"
"Entahlah. Aku sendiri bingung akan perasaanku sekarang. Apakah gadis bernama Jojo itu benar-benar ada di hatiku atau dia hanya singgah sementara di hatiku? Aku tidak tahu. Yang pasti semenjak kepergiannya aku sudah tidak merindukannya lagi. Wajahnya saja tidak mampu aku ingat. Aku hanya mampu mengingat namanya, kenangan indah saat kami bersama dengan wajah samarnya, perpisahan pahit yang terjadi antara kami dan benda yang ditinggalkannya terakhir kali untukku."
"Benda?"
"Aku belum pernah membukanya. Aku takut. Jika aku membukanya aku akan mengingat wajahnya kembali."
"Apa maksudmu benda yang ada di ruang rahasiamu itu?"
Taehyung mengangguk mantap sebagai jawaban.
"Pantes kamu begitu marah padaku waktu itu."
Perbincangan diantara mereka pun usai. Yang ada kesunyia diantara mereka sambil menikmati bintang gemerlap di atas sana. Disaat itu pula... Tiba-tiba cahaya terang muncul dari langit dan jatuh entah dibagian mana.
"Itu cahaya apa?" Seru Sohyun.
"Aku juga tidak tahu." Saut Taehyung bingung. Namun beberapa saat kemudian Taehyung ingat cahaya yang dilihatnya saat pertama kali bertemu Sohyun.
*
*
*
Di tempat lain! Dewa langit baru mendarat di daratan. Tepatnya tepi pantai. Ia pun terlihat bingung dengan lingkungan baru yang ia tempati sekarang. Ya! Cahaya yang Taehyung dan Sohyun lihat tadi adalah cahaya Dewa Langit yang terjun ke Bumi.
Karena tidak ingin larut dalam kebingunan ia langsung menggunakan kekuatannya untuk melihat kebiasaan manusia pada umumnya di bumi.
Dalam hitungan detik ia sudah dapat mempelajari kehidupan manusia di bumi dengan kekuatan yang dimilikinya. Alhasil tahap awal yang ia lakukan yaitu mengganti baju dan membuat identitas palsu untuk dirinya. Setelah itu Dewa langit tanpa berpikir lagi.
"Aaa, Tempat tinggal." Serunya setelah menemukan titik terang apa yang ada dipikirannya tadi.
Agar ia bisa menyewa tempat untuk tempat tinggalnya, ia menciptakan batangan emas dan menjualnya di toko perhiasan. Uang itu kemudian ia gunakan untuk menyewa hotel sementara sebelum ia menemukan apartemen yang pas untuk ia tepati.
Tidak hanya itu, ia juga butuh mobil untuk mencari gadisnya. Tidak hanya mobil ponsel dan lain sebagainya sangat ia butuhkan. Tapi tidak sekarang! Masih ada hari esok untuk memenuhi itu semua.
Alih-alih soal itu! Sudah berapa kali Dewa Langit menggunakan kekuatannya malam itu. Apa ia tidak takut ketahuan?
Soal itu Dewa Langit sudah tidak peduli apalagi dengan peraturan yang ada di alamnya. Toh ia pergi tanpa sepengetahuan orang tuanya dan tidak akan ada yang tahu kalau saat ini dia ada di bumi.
Kalian tahu kenapa? Untuk mengelabui para dewa/dewi alam Catumaharajika terutama kedua orang tuanya. Dewa langit membuat ilusi yang menyerupai dirinya sendiri. Tapi akankah kepergiannya tetap tidak diketahui oleh para Dewa/i alam Catumaharajika?
Dewa langit terlihat berpikir lagi! Ia memikirkan cara untuk mengetahui keberadaan Dewi Lotus. Itu yang paling penting. Ia ingin menggunakan kekuatannya untuk mengetahui keberadaan gadisnya. Tapi ia ingat! Jika ia melakukannya sama artinya ia memberitahu keberadaanya pada hakim Catumaharajika. Hal ini ia tahu dari Dewa waktu.
Mengingat Dewi Lotus terdampar ke bumi karena hukuman sedangkan dia ke bumi diam-diam tidak ada yang tahu. Jika sebuah kekuatan mencoba mencari keberadaan Dewi Lotus maka alaram tanda hukuman Dewi Lotus akan berbunyi.
Ada kekecewaan yang tersirat di wajah tampannya setelah mengingat hal itu. Walaupun demikian, sang empu tidak akan pernah menyerah mencari keberadaan Dewinya.
"Tunggulah aku Dewiku! Sebentar lagi aku pasti akan menemukanmu!" Lirih Dewa Langit semangat.
*
*
*
Langit gelap sudah berganti warna putih. Pun matahari pagi mulai mengenai wajah dua insan yang tertidur pulas di kursi taman dengan bahu Taehyung sebagai bantal Sohyun dan kepala Sohyun sebagai bantal Taehyung.
Nenek Taehyung bangun. Ia melihat Sohyun tidak ada disampingnya. Reflek ia bangun dan mencari Sohyun di kamar Taehyung. Takut-takut kedua insan itu akan tidur berdua di kamar yang sama.
Tidak ada!
Nenek kemudian memutuskan untuk mencari ke taman belakang.
"Ternyata mereka tidur disini." Lirih nenek Taehyung begitu berdiri di depan Taehyung dan Sohyun yang belum bangun.
"Bagaimana bisa mereka tidur senyenyak ini? Sudahlah. Biarkan mereka tidur. Aku akan menyuruh bibi Lee untuk menyiapkan mereka sarapan." Lanjut nenek Taehyung dan pergi dari sana.
*
*
*
Selesai sarapan Taehyung dan Sohyun berpamitan. Sepertinya mereka harus kembali ke Seoul.
"Jangan pernah kapok untuk datang kesini lagi." Kata Nenek Taehyung pada Sohyun.
"Iya nek. Jika ada waktu aku pasti akan kesini lagi. Kami pergi ya nek. Jangan lupa jaga kesehatan nenek disini. Daaa." kata Sohyun pamitan diikuti Taehyung.
*
*
*
Taehyung dan Sohyun sudah sampai di suatu rumah yang sangat besar dan mewah. Lagi-lagi Sohyun terpana dengan rumah itu yang bak istana di negeri dongeng.
"Ini tempat apa?" Tanya Sohyun.
"Ini rumah kedua orang tuaku."
"Rumah orangtuamu? Wow menakjubkan! Bagaimana bisa ada rumah sebesar dan semewah ini di Bumi. Mewahnya melebih istanaku yang ada di alam Catumaharajika."
Sohyun tambah heran lagi saat ia memasuki rumah besar itu mereka langsung disambut oleh para maid Taehyung yang berbaring dari ujung pintu sampai belakang.
Para maid Taehyung bingung. Tumben tuan muda mereka membawa seorang gadis ke dalam rumahnya dan gadis itu sangat cantik bak bidadari yang turun dari kayangan. Pikir mereka.
Taehyung menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya. Sedangkan Sohyun tetap berjalan dibelakangnya. Tapi begitu ia melihat pantulan air Sohyun langsung berlari ke arah pantulan air itu berada.
Ia tersenyum ketika melihat kolam luas di belakang rumah besar itu. Dimana dikelilingi tanaman segar dan beberapa bunga warna warni yang ditanam sekitar kolam itu berada. Pun Kolam itu terlihat sangat asri dan indah. Seketika Sohyun merasa seperti di alamnya.
"Byurrr!!!"
Tanpa berpikir panjang Sohyun langsung terjun ke kolam yang tidak ia tahu kedalamannya berapa. Menurutnya sudah lama ia tidak berenam di kolam. Kali ini ia ingin menikmati berendam di kolam.
Kedalaman kolam itu mencapai 3 meter Reflek ia sadar. Jika saat ia tidak berada di alam Catumaharajika melainkan di Bumi. Awalnya ia berpikir jika kolam itu adalah kolam di Catumaharajika yang hanya sebatas dada. Sedangkan Sohyun sendiri tidak bisa berenang. Secara otomatis Sohyun akan tenggelam.
Kakinya terus bergerak dengan harapan kepalanya bisa mengapung di atas air sedangkan tangannya ia lambaikan sebagai tanda ia minta pertolongan. Karena kolam itu sangat luas suaranya pun tidak sampai luar kolam.
Sedangkan di tempat lain Dewa Langit tiba-tiba gelisah. Wajah Sohyun terus muncul dibenaknya. Menyebabkan sang empu khawatir dengan dewinya.
Sohyun sudah terlalu lama di dalam air apalagi airnya sudah mulai terasa dingin di sekujur tubuhnya. Akhirnya kaki Sohyun mulai keram dan iapun juga sudah mulai lelah. Sohyun pasrah! Mungkin ini adalah akhir bagi hidupnya. Dengan begitu ia akan menghilang! Karena proses kemunculan dan kematian dewa/dewi di alam Catumaharajika pada umumnya seperti itu.
Namun beberapa menit setelah itu!
"Byurrr!"
Seseorang masuk ke dalam kolam itu untuk menyalamatkan Sohyun.
Siapakah dia? Apakah Taehyung atau Dewa Langit?
Tbc,___