ALIKA

ALIKA
Bab 20



Hari terus berlalu Alika dan Saka menjadi lebih dekat bahkan tak jarang mereka saling memberi perhatian melalui pesan, telepon atau secara langsung seperti saat ini Saka sedang menjemput Alika yang sedang menghadiri seminar kesehatan di Surabaya yang berlangsung selama tiga hari


"Sorry ya lama" ucap Alika menghampiri Saka di parkiran


"Gak kok saya baru aja sampai, laper gak?" ujar Saka


"Iya nih tadi cuma makan cemilan aja di dalam"


"Ya udah kita cari makan dulu yuk" ajak Saka lalu membukakan pintu untuk Alika


Mereka makan di warung nasi pinggir jalan tak jauh dari lokasi tempat seminar yang sekaligus tempat Alika menginap saat ini karena acara seminar berlangsung di aula sebuah hotel


"Mau pesen apa mas mbak?" tanya pelayan warung


"Saya pesen nasi pake gurame bakar ya pak lauknya bebas minumnya manis dingin ya pak, kamu ka?" tanya Alika pada Saka


"Samain aja pak biar sekalian" sahut Saka


"Baik mbak mas silahkan menunggu" pelayan warung kembali menuju area penyajian


Alika menyeka keringat yang ada di dahinya menggunakan tisu hingga menarik perhatian Saka yang duduk disampingnya


"Panas ya?" ucapnya sembari membantu Alika menyeka keringat di wajah Alika


"Iya Surabaya panas banget hari ini" sahutnya sembari menerima perhatian Saka padanya, awalnya Alika terlihat gugup dengan perhatian Saka yang seperti ini padanya namun lama kelamaan ia merasa nyaman


Setelah pesanan datang Saka dan Alika menyantapnya sembari mengobrol ringan bahkan Saka juga membersihkan sisa makanan di mulut Alika hingga terkadang membuat wajah Alika merona seketika


Usai makan siang Saka mengajak Alika kembali ke hotel tempat seminar di adakan lalu kembali ke kantor untuk meneruskan pekerjaannya yang ia tinggalkan demi bisa makan siang bersama Alika


Seminar telah selesai Alika berjalan cepat menuju kamar hotel tempat ia menginap karena ia tak tahan untuk ke kamar mandi, setelah membuka pintu Alika langsung menuju kamar mandi menuntaskan keinginannya buang air kecil


"Ya ampun" pekik Alika kaget saat sedang buang air kecil ia pun keluar dan mengambil sesuatu di tas lalu kembali ke kamar mandi lagi membersihkan dirinya


Usai mandi Alika menggunakan pakaian santai dan tak lupa memakai hijabnya karena ia harus ke minimarket membeli keperluan pribadinya yang ia butuhkan saat ini, namun sebelumnya ia mencari minimarket terdekat melalui aplikasi map di ponselnya


Alika memilih jalan kaki karena minimarket tak terlalu jauh dari hotel, Saka yang sengaja ingin menemui Alika pun segera mengikuti Alika dari belakang


"Alika" sontak si pemilik nama membalikan badan dan berhenti


"Saka!" ๐Ÿคจ Alika menyerngitkan dahinya heran karena kehadiran Saka


"Mau kemana?" tanya Saka saat tiba dihadapan Alika


"Minimarket situ" Alikae menunjuk minimarket yg ada diseberang jalan


"Kamu kok ada disini?" tanya Alika saat sudah berada diseberang jalan sembari mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Saka


"Mau ajak kamu keluar tapi sepertinya kamu sibuk" melepaskan gengamannya


"Maaf ya saya gak bisa keluar mau istirahat soalnya" sesal Alika


"Gak papa tapi temani makan ya di sekitar sini aja" Alika mengangguk


Begitu memasuki minimarket Alika mencari sesuatu yang dia perlukan dengan di ikuti Saka dibelakangnya hingga membuat Alika canggung untuk mengambil benda tersebut akhirnya ia memilih memutari area tersebut


"Kamu cari apa? kok dari tadi muter - muter doang" tegur Saka


"Ehm anu ehm saya mau beli kebutuhan pribadi" lirih Alika menahan malu


"Ya ampun ๐Ÿ™ maaf ya kamu pasti gak nyaman karena saya ikuti, ya udah saya tunggu kamu di luar ya" ucap Saka dibalas anggukan oleh Alika


Seperginya Saka, Alika langsung mengambil benda yang ia butuhkan lalu memilih minuman botol yang biasa ia minum untuk meredakan nyeri yang ia alami jika datang bulan, tak lupa ia membeli minuman untuk Saka dan juga beberapa snack untuk cemilan lalu menuju kasir untuk membayarnya


Sesuai janjinya pada Saka tadi kini mereka berada disebuah tempat makan lesehan sekitar hotel untuk makan bersama, memesan menu rumahan yang sederhana lalu menyantapnya dengan hikmat


Kedua manusia itu merasakan rasa nyaman dihati masing - masing dengan kedekatan mereka namun tak ada yang bisa menjelaskan hubungan mereka seperti apa


Usai makan mereka kembali ke hotel tempat Alika menginap, lalu Saka undur diri setelahnya. Setiba di kamar Saka mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Alika


โœ‰๏ธโœ‰๏ธโœ‰๏ธ


Saka


Selamat malam Al moga mimpi indah


Alika


Malam juga ka, have nice dream to


Saka tersenyum bahagia mendapat balasan dari Alika, ini pengalaman pertama baginya bisa dekat dengan wanita karena selama ini ia tak pernah dekat dengan wanita manapun selain mama dan kedua adiknya


"Kenapa aku bisa sebahagia ini dekat denganmu Al, bahkan rasanya aku tak ingin jauh darimu" gumam Saka


Berbeda dengan Alika yang merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya, rasa yang pernah ia rasakan dahulu karena ini bukan pertama kalinya ia dekat dengan seorang lelaki


"Ya allah jika memang kau hadirkan lagi rasa itu padaku maka izinkanlah aku untuk mendapatkan kebahagianku kembali" doa Alika dalam hati sebelum mengistirahatkan tubuhnya dan menikmati mimpi