
Tak tak tak terdengar suara langkah kaki seorang wanita menaiki panggung untuk memberikan suara indahnya pada para tamu undangan yang hadir dalam pesta pernikahan
Sebelum mulai bernyanyi wanita tersebut menarik nafas yang dalam lalu menghembuskannya perlahan - lahan dan mulai bernyanyi
🎤🎤Kering air mataku mengingat tentangmu
Tentang kita yang tak jodoh
Dulu pernah bermimpi saling memiliki
Nyatanya pun tak kesampaian
Rela, relakanlah masa itu
Biarkanlah jadi masa lalu
Kenang diriku
Selalu di hatimu, selalu di jiwamu
Simpan di memorimu
Kunanti dirimu bila malam pun tiba
Cukup kita yang tahu
Mimpi jadi saksinya🎤🎤
Tanpa terasa wanita tersebut menyanyi sembari beruraikan air mata tak sedikit tamu undangan ikut menangis merasakan makna dari lagu yang dinyanyikannya begitu pula kedua mempelai yang juga ikut menangis, bahkan pengantin wanita menangis sesenggukan sembari mengucapkan "maaf" tanpa suara dan hanya menangkupkan kedua tangannya di depan dada
Wanita itu terus bernyanyi menghabiskan lagu hingga di akhir lagu pengantin pria menghampirinya dan memeluknya dengan erat sembari mencium pucuk kepalanya
"Maaf" ucap pengantin pria dalam peluknya
"Aku ikhlas kak, bahagiakan selly, dia istrimu sekarang" ucap wanita itu
Pengantin pria membawa wanita itu kepelaminan menghampiri keluarganya dan istrinya sekarang, wanita itu memeluk erat ibu pengantin pria sembari menangis
"Maafin mama ya sayang! mama tahu ini berat untukmu tapi mama tak bisa berbuat apa - apa lagi"
"Alika tahu ma, ini juga bukan salah kak Evan maupun Selly karena semua ini bukan kehendak mereka" wanita itu melepaskan pelukan pada ibu sang pria lalu menghampiri pengantin wanita yang sedari tadi hanya menangis
"Maafkan aku Alika aku tahu ini gak adil untukmu namun aku gak tahu harus apa" ucap selly sembari memeluk wanita itu
"Gak papa Sel aku bahagia untukmu dan aku harap kau juga bahagia, ingat kalian akan segera menjadi orang tua dan untuk kak Evan aku harap kakak selalu membahagiakan Selly" ucapnya pada pengantin pria
Evan langsung memeluk kedua wanita dihadapannya dengan erat meski ia harus kehilangan seseorang yang ia cintai demi menikahi seorang wanita yang akan menjadi ibu bagi anaknya
Para undangan menangis bukan tanpa sebab, harusnya hari ini adalah hari pernikahan Evan dan Alika seorang wanita keturunan batak yang baru saja mendapat gelar sebagai dokter, namun kenyataannya mereka menghadiri pernikahan antara Evan dan Selly yang tak lain adalah sahabatnya sendiri
Evan dan Selly terpaksa menikah karena Selly hamil anak dari Evan, Bagaimana bisa pria yang sudah bertunangan menghianati calon istrinya???
Selly dan Evan dijebak oleh seseorang saat reuni sekolah karena Selly dan Evan berada di satu sekolah yang sama dan persahabatan mereka bermula dari sana
Sesorang memasukan obat perangsang pada minuman Evan dan Selly lalu menempatkan mereka berdua dalam satu kamar hingga terjadilah pergumulan di antara mereka berdua, awalnya mereka bermaksud mengabaikan masalah ini dan Evan tetap akan lanjut menikah dengan Alika namun dua bulan kemudian Selly menghampiri Evan dan mengatakan jika dirinya hamil
Flashback on
"Evan aku hamil" tangis Selly menghampiri Evan di kediamannya
prangg...
"Alika" lirih Selly
"Kak Evan, kakak harus bertanggung jawab pada Selly" ucap Alika
"Tapi Alika kamu tahu kan aku dan Selly tak sengaja melakukannya, kami dijebak dan orang yang menjebak kami juga sudah ditangkap" jelas Evan
"Alika tahu kak tapi bagaimana dengan anak yang ada dikandungan Selly, itu anak kak Evan" teriak Alika
"Maaf" lirih Selly
"Kamu gak salah Sel ini semua sudah terjadi" Alika memeluk Selly yang menangis
"Kak aku mohon nikahi Selly anak ini tak berdosa kak"
"Tapi kita akan menikah Alika dan undangan sudah disebar bagaimana bisa kamu minta aku menikahi Selly" Evan menjambak rambutnya dengan kasar
"Batalkan pernikahan kita kak menikahlah dengan Selly aku akan bilang ke orang tuaku"
"Itu tidak mungkin Alika apa yang akan orang tuamu pikir tentang ku dan keluargaku"
"Mama akan menjelaskannya" ucap seseorang yang baru datang
"Mama" Alika memeluk mama Evan
"Anak dalam kandungan Selly anak mu Evan dan kamu harus bertanggung jawab" ucap mama Evan
"Tapi ma aku dan Selly hanya teman, iyakan Sel" Evan mencengkram kedua bahu Selly yang hanya menangis sedari tadi
"Mama tau Evan tapi benar kata Alika anak dalam kandungan Selly tidak bersalah, dan mama mohon maaf padamu Alika karena mama harus menjadikan Selly menantu mama" isak mama Evan memeluk Alika
"Alika ikhlas ma semua terjadi bukan karena kehendak kita" Alika menghampiri Selly dan memeluknya
"Menikahlah dengan kak Evan Sel aku ikhlas"
"Maaf" isak Selly memeluk Alika
"Tak ada yang perlu di maafkan Sel" Alika melepaskan pelukannya menghampiri Evan memeluknya
"Maaf" ucap Evan
"Aku ikhlas kak bahagiakan dia"
"Tapi aku tak bisa Alika, aku tak mencintainya" tangis Evan
"Cinta akan hadir seiring berjalannya waktu kak"
"Tapi aku mencintaimu"
"Aku juga mencintaimu, tapi aku lebih mencintai tuhanku"
"Maksudmu??"
"Tuhanku melarang umatnya untuk menelantarkan seorang anak yang tak berdosa dan aku tak ingin menelantarkan anak dalam kandungan Selly jika kita tetap menikah"
"Tapi aku akan tetap bertanggung jawab padanya Alika, aku akan membiayai kehidupan Selly dan anakku"
"Dan kak Evan akan menjadikannya anak yang terlahir tanpa sosok ayah?? ingat kak hamil di luar nikah saja itu sudah haram apa kak Evan mau selamanya anak itu menjadi anak haram??" ucapan Alika membuat Evan terdiam hingga akhirnya ia pasrah dengan keadaan yang ada
Flashback off