
Alika dan Titin sedang menonton drama korea sembari menikmati cemilan, keduanya menikmati malam mingguan dengan bersantai, tak lama ponsel Alika berdering dilihatnya siapa yang menelfon lalu senyum manis tersirat di wajahnya
📞📞📞
"Assalamualaikum dokter Olive" salam Alika
"Waalaikumsalam juga dokter Alika" sapa seseorang di ujung telefon
"Masih inget aku ternyata setelah hampir 1 tahun gak ada kabar" ketus Alika
"Maaf beb ponsel aku hilang ditambah lagi selama di asrama gak boleh pakai gadget sama sekali kecuali laptop" kekeh Olive sahabat Alika semasa kuliah kedokteran namun melanjutkan kuliah kembali untuk mengambil spesialis di luar negeri
"Iya di maklumi, jadi kenapa sekarang bisa nelfon beb?"
"Aku di Jakarta beb, oh ya maaf ya aku baru tahu soal kamu sama Evan"
"Serius kamu di Jakarta?" teriak Alika mengagetkan Titin "Soal aku ma Evan hanya masa lalu beb sekarang kami hanya berteman layaknya keluarga saja"
"Iya beb aku ke apartemen kamu ternyata kamu di Surabaya, yg sabar ya beb pasti Allah udaj siapin yang terbaik"
"Aamiin beb"
tok tok
terdengar suara ketukan pintu di iringi salam dari luar, Titin beranjak membuka pintu dilihatnya Saka dan Tiwi datang berkunjung
"Mas Saka, Tiwi mari silahkan masuk" ajak Titin yang sudah memanggil Saka dengan sebutan Mas bukan Tuan lagi
"Terima kasih mbak Titin" ucap Tiwi
"Ada perlu apa ya mas Saka dan Tiwi kesini?"
"Ini si Tiwi ngajak ke kota jalan - jalan tapi kita gak mau berdua makanya dia minta buat ngajak kalian" Jelas Saka
"Kalau gitu tunggu sebentar ya mas, Tiwi saya tanya mbak Alika dulu orangnya masih nerima telefon" Saka dan Tiwi mengangguk
Titin menghampiri Alika yang sedang asik bercengkrama dengan Olive
"Liv bentar ya" ucap Alika saat melihat Titin seperti akan mengatakan sesuatu
"Ada apa Tin?" tanya Alika
"Anu mbak di depan ada Mas Saka dan Tiwi"
.....
"Oke Miss U" Alika mematikan panggilannya "Memangnya ada apa bg Saka sama Tiwi kesini Tin?" Alika penasaran lalu menuju ke depan
"Mbak Alika ikut yuk!" ajak Tiwi
"Ikut kemana?" tanyanya
"Ke Kota mbak jalan - jalan malam mingguan" Alika melirik Titin sekilas lalu mengangguk
"Mbak ganti baju dulu" Tiwi meng Okekan
Alika dan Titin masuk ke kamar masing - masing berganti pakaian, tak lama Alika keluar memakai blouse serta celana longgar yang menjadi fashionnya sehari - hari karena memang Alika selalu berpenampilan tomboy layaknya lelaki, tak lupa juga Alika memakai hijab dengan warna yang ia padu padankan dengan pakaiannya
Usai bersiap mereka menaiki mobil Saka dengan Alika duduk disamping kemudi sedangkan Titin dan Tiwi di bangku belakang, sepanjang perjalan mereka mengobrol sembari tertawa bersama, sejenak Saka menjadi bukan seperti dirinya sendiri karena selama ini dia tak pernah bergurau sama sekali
Tiwi mengajak mereka makan di salah satu cafe, selama ini Tiwi ingin sekali makan di cafe bersama teman - temannya namun karena masih kelas 3 SMP bapak dan ibuknya melarang untuk ke kota selain bersama keluarga, dan mereka paling hanya makan diwarung biasa yang harganya lebih murah
"Ternyata enak ya disini" Ucap Tiwi kegirangan sembari mencari tempat duduk untuk mereka
"Kamu itu Wi jangan buat malu toh, memangnya kamu gak pernah gitu ketempat kayak gini" sahut Titin Tiwi menggeleng lalu duduk disamping Tiwi sedangkan Saka disamping Alika berhadapan dengan Tiwi dan Titin
"Pantesan kamu ngajak mas kesini ternyata kamu belum pernah sama sekali" balas Saka
"Ya kan mumpung di traktir mas Saka, kalo bapak sama ibuk mana mau ketempat ginian, paling mentok di warung pinggir jalan, mbak Tika baru sering sama temen - temennya" Ucap Tiwi
"Eh jangan salah Wi warung pinggir jalan pun terkadang lebih enak dari tempat kayak gini, kalo disini biasa menang tempat doang" Samber Alika
Pelayan datang memberikan menu pada mereka, Tiwi dengan semangat memesan banyak makanan hingga membuat yang lain terheran - heran sekaligus senyum melihat tingkah Tiwi, setelah semua memesan pelayan kembali ke dapur untuk menyiapkan pesanan mereka
Sembari menunggu pesanan datang mereka memainkan ponsel masing - masing, Tiwi asik berfoto dan mengirimkan kepada teman - temannya melalui grup chat, Alika melihat - lihat story media sosialnya begitu juga Titin sedangkan Saka sibuk membaca email yang di kirim oleh Reza
Alika menyimpan ponselnya saat pesanan sudah datang, di ikuti oleh Titin namun Tiwi dan Saka masih sibuk dengan ponsel mereka sendiri, Tiwi memfoto makanan yang terhidang di meja untuk di uploadnya
"Bg Saka makan dulu" tegur Alika Saka menoleh ke arah Alika lalu menyimpan ponselnya
"Maaf lagi baca email dari Reza" ucap Saka
"Nanti dilanjut lagi, lagian kan besok libur jadi bisa dibaca yang penting sekarang abang makan dulu" Saka terenyuh mendengar ucapan Alika yang perhatian dengannya
Tiwi dan Titin saling memandang melihat tingkah Saka yang salah tingkah terhadap Alika, namun akhirnya mereka makan bersama