
First Incident
"Assalamualaikum". Ucap seseorang dari sebrang pintu
"Waalaikumsalam". Balas tante ninda dari tempat duduk meja makan.
"Aku apa Ibu nih yang bukain pintu hahah". Tawar Aldera sembari tertawa karena memang mereka secara tidak sengaja saling berdiri akan membukakan pintu.
"Yaudah, Bang Faris aja deh kalo gitu yang bukain pintunya hehehe". Goda Tante Ninda yang saat ini melihat anak laki-laki bungsungnya sedang menikmati makanannya tanpa menghiraukan siapa-siapa
"Ih Ibuuu, kok Faris sih. Kan lagi makan". Rengek Faris yang kesal saat tante Ninda menggodanya
"Oh abang Faris gak mau dimintain tolong sama ibu. Yasudah deh, Ibu aja kalau gitu yang buka pintunya". Jawab tante Ninda dengan nada sindirnya yang menggoda anak bungsunya itu
"Iya, iya.. Lagian kayaknya tadi tuh bocil deh yang mau bukain. Ih Ibu gak asik nih". Kesal Faris kepada ibunya sembari berjalan kearah pintu
"Terimakasih abang Faris yang ganteng banget". Ucap Aldera yang ikut menggodanya.
"Tok..tok..tok.. Assalamualaikum". Salam seseorang dari sebrang pintu sembari mengetuk pintu rumah ini
"Iya sebentar,". Ucap Faris dari dalam rumah
"Waalaikumsalam.. Eh, Mas Abinaf to. Masuk-masuk Mas". Ajak Faris yang tamunya ternyata Abinaf tak lain dan tak bukan adalah saudara sepupu dari Ayah Faris dan Zul
"Ehehe.. Iya Ris". Jawab Abinaf.
"Yaudah yak.. Aku mau lanjut makan dulu ke ruang tengah. Jangan lupa tutup tu pintu, entar Nyoya besar marah kalau pintu depan gak ditutup". Ucap Faris sembari berjalan meninggalkan Abinaf sendiri diruang depan yang hendak menutup pintu
"Siapa Bang?". Tanya Aldera
"Mas Abinaf". Jawab Faris singkat
"Oh, Bang faris to". Ucap Aldera
"Sini Bi ikut makan yuk sekalian". Ajak tante Ninda
"Engga deh tan, Abi udah kenyang. Abi masuk ke kamar faris dulu yaa, Abi radak capek hari ini". Ucap Abi singkat
"Oh yaudah, kalau mau makan cari sendiri di dapur ya Bi". Ucap tante Ninda
"Iya Tan". Sahut Abinaf.
....
Cengkleng suara notifikasi pesan masuk dari telepon genggam milik Aldera
"jalan yukk". Pesan dari Abinaf
"Kemana?". Jawan Aldera
"Kemana aja Aldera mau, mas ikutin". Jawab Abinaf
"Kan mas baru aja dateng. Terus nanti kalo ditanya Ibu gimana. Aku jawab apa coba, lalu bagaimana kalau seisi rumah tau hubungan Mas Abi sama Aldera, berabe nanti". Jawab Aldera
"Gampang, biar mas Abi yang atur. Tapi kamu mau gak?". Jawab Abinaf
"Iya deh, Aldera siap-siap dulu ya". Balas Aldera
"Oke. Kabarin ya kalo udah mau selesai". Jawab Abinaf.
"Iyaa". Balas Aldera
Aldera masuk ke kamarnya dan bersiap-siap.
"Mas Udah". Pesan chat dari Aldera untuk Abinaf.
"Oke". Oke jawan Abinaf
Namun hendak keluar kamar, abinaf menawari Faris
"Ris aku mau keluar nih, mau nitip gk". Tanya Abinaf
"Mmm, nitip apa ya?.. Mas Abinaf nginep sini gak?". Ucap Faris sembari memberikan pertanyaan balik ke Abinaf
"Engga, kenapa memang?". Tanya Abinaf bingung
"Lah,, terus kenapa nawarin titipan bosku". Serkah Faris yang bingung kepada penawaran Abinaf sebelumnya
"Aelah, aku keluar mau ngajak Aldera, ya kali aku mau ngajak Aldera nginep di rumah Ku". Ucap Abinaf yang gemas dengan Sepupunya itu.
"Ohh, ngomong dong Mas Abinaf, ya mana tau aku kalau anda mau keluar bareng bocil". Jawab Faris yang merasa kegelian dengan kebodohannya sendiri
"Yaudah, jadi nitip gak nih". Tawar Abinaf sekali lagi
"Jadi-jadi.. Aku nitip beliin ES Thaitea di "Kopi Kenangan" yaa, yang didepan POM bensin dijalan raya depan perum ini, Mas Abi tau kan ya". Ucap Faris menjelaskan
"Iya mas Abi tau. Udah itu aja pesenannya". Tanya Abinaf memastikan
"Iya udah itu aja, dan untuk ukurannya yang Large ya heheh biar puas gitu". Jawab Faris sembari tertawa kecil.
"Oke,, mana kunci motormu, mas Abi pinjem hehe". Ucap Abinaf.
"Huu, ujung-ujungnya radak gak enak ya Boss. Kuncinya ada gantungan kunci dekat pintu sebelahnya payung-payung. Pokoknya disitu deh, mas Abi cari sendiri yaa. Jawab Faris
"Hehe, sekali-kali aja kan mas Abi pinjem motormu. Jangan pelit, nanti kuburannya sempit loh😂". Ucap Abinaf yang tengah menggoda Sepupunya itu.
"Yee, bocil-bocil SD juga tau kali Mas". Jawab Faris.
"Ha..ha..ha". Abinaf tertawa geli melihat sepupunya itu
"Yaudah, aku berangkat dulu ya". Pamit Abinaf kepada Faris yang saat itu melanjutkan bermain Game online di telepon genggamnya.
"Iya mas Hati-hati". Ucap Faris namu tidak menatap Abi karena dia fokus dengan Game online yang sedang dimainkannya
Pintu kamar Faris ditutup kembali oleh Abinaf.
"Kamu udah siap?". Tanya Abinaf kepada Aldera
"Udah, hehe". Balas Aldera sembari memberikan senyum tulusnya kepada Abinaf
"Yudah pamit dulu yuuk". Ajak Abinaf.
"Mas Abi yakin?". Ucap Aldera takut-takut
"Dengerin mas Abi, kamu tinggal bilang iya aja saat mas Abi nanti pamit ke tante Ninda, bisa??". Cuap Abinaf.
"Oke, bisa-bisa". Ucap Aldera penuh keyakinan.
Tok..tok..tok. Abinaf mengetuk kamar tante Ninda
"Tante Ninda". Panggil abinaf
"Ada apa Bi.., loh kok pada rapih. Kalian mau kemana?". Tanya tante Ninda
"Abi mau keluar sama Aldera tante, mau cari tinta printer". Ucap abinaf sembari pamit
"Ohh, iya-iya". Ucap tante Ninda
"Ibu mau nitip sesuatu gak?". Tanya Aldera
"Enggak ah.. Eh tapi kalau dibeliin Ibu sih gak nolak ya, heheh". Ucap tante Ninda
"Yaudah, nanti Aldera beliin jajanan kesukaan Ibu, oke. Daa Ibuu,, Assalamualaikum". Pamit Aldera sembari menyalami tante ninda dan memeluknya sebentar.
"Pamit ya Tan". Ucap Abinaf
"Waalaikumsalam, Iya sayang, hati-hati ya dijalan ya, ". Pesan tante Ninda kepada meraka sembari mengulurkan tangan kepada Abinaf yang hendak menyaliminya.
Aldera berjalan keluar kamar mendahului Abinaf.
"Al, kamu jalan ke parkiran duluan ya, mas Abi mau ambil sample tinta di kamar Faris bentar,". Ucap Abinaf kepada Aldera
"Baik mas,". Jawab Aldera nurut.
Ceklek.. Pintu kamar Faris dibuka oleh Abinaf.
"Mas Abi belum berangkat tah?". Tanya Faris penghuni kamar itu
"Belum, mau ambil sample tinta di tas, kelupaan tadi". Jawab abinaf sembari tetao fokus mengambil barang yang ditujuannya itu
"Oh, kirain udah udah dateng". Ucap Faris pelan yang hampir tidak terdengar oleh Abinaf.
"Udah ketemu, mas Abi berangkat dulu ya Ris. Assalamualaikum". Salam Abinaf kepada Faris
"Iya mas waalaikumsalam, hati-hati". Ucap Faris yang tetap pada mode fokus bermain Game online di telpon genggamnya itu tanpa melihat kearah keluarnya Abinaf dari kamar.
...
Aldera menggu Abinaf di pos satpam yang ada di rumah tante Ninda, Aldera tidak begitu menunggu lama. Aldera berbincang dengan orang yang ada di pos itu sembari menunggu Abi keluar dari rumah.
"Eh Neng Dera, mau kemana nih, cantik bener malam-malam sudah rapih dan wangi, udah kayak kuburan baru aja hahehe". Tanya pak Yono satpam rumah tante Ninda sembari menggoda Aldera saat itu
"Eh pak Yono, serem amat pak kayak kuburan baru wanginya. Ini pak mau keluar sama mas Abi,". Jawab Aldera sembari membalas jokes dari Satpam itu
"Hehe bercanda neng cantik". Jawabnya
"Iya pak, gak papa kok". Ucap Aldera
"Mau Malmingan ya Neng". Tanya pak Yono
"Emang hari ini hari sabtu pak". Tanya Aldera yang tidak yakin dengan pernyataan pak Yono saat itu
"Lah neng Dera bagaiman sih, kan Yang kuliah situ, kenapa jadi situ juga yang gak inget sama hari". Jawab pak Yono meledeknya
"Benaran lupa pak Yono Dera mah". Ucap Aldera meyakinkan
"Iya Neng cantik, hari ini hari sabtu, dan sekarang jatuhnya malam minggu. Begitu kalau kata anak zaman muda sekarang". Jawab pak Yono
"Hehe Dera lupa pak Yono". Jawab Aldera
Ditengah-tengah perbincangan antara Aldera dan Satpam rumahnya itu. Abi pun telah sampai menghampiri Aldera di pos satpam.
"Mau malmingan sama pak Yono apa sama Aku nih". Ucap Abinaf menggoda kekasihnya itu
"Eh mas Abi..". Sapa Aldera kepada lelaki yang ditunggunya itu
"Jadi gimana?". Tanya Abinaf lagi
"Ih, mas Abi, ya malmingan sama mas Abi lah. Ya masa sama pak Yono sih, Entar yang ada Aku dimarahin lagi sama istri pak Yono hahaha". Jawab Aldera bergurau
"Iya deh neng jangan istri pak Yono galak, hahahah". Canda pak yono kepada mereka berdua
"Yaudah, Kita berangkat dulu ya Pak". Pamit Abinaf kepada pak Yono
"Iya Den bagus.. Hati-hati nggih". Ucap pak Yono memberi peringatan
"Nggih pak". Ucap Abinaf
"Assalamualaikum pak,". Salam Abi kepada pak Yono
"nggih Den waalaikumsalam". Jawab pak Yono sembari menutup kembali gerbang rumah tanten Ninda
...
Abinaf memarkirkan Sepeda motornya diparkiran yang sudah disediakan oleh mall mini milik Royale ATK
"Alhamdulillah, sudah sampai sayang". Ucap Abi kepada Aldera
"Alhamdulillah".
"Sini mas Abi bantu bukain helmnya". Pinta Abinaf.
Aldera memajukan tubuh dan sedikit menyodorkan kepalannya kepada Abinaf agar memudahkan kekasihnya itu membuka helm yang dipakai untuk melindungi kepalanya saat selama berkendara bersama Abinaf.
"Dah, yuuk masuk,". Ajak Abinaf sembari menggandeng wanitanya itu
"Kita keliling cari sendiri aja, apa langsung tanya aja ke pegawainya?". Tawar Aldera
"Langsung Nanya aja deh, biar gak kelamaan disini". Jawab Abinaf
"Yaudah bentar biar aldera aja yang tanya kepegawainya". Sembari Aldera melepas tangannya dari lengan Abinaf
"Oke, aku tunggu sini". Ucap Abinaf
Aldera berjalan menuju tempat Customer Servis yang ada di depan pintu masuk mall mini Royale ATK ini dan tempat CS tersebut juga tidak begitu jauh dari tempat Abinaf menunggunya.
"Mmm, permisi mbak mau dibantu dong. Buat tunjukin tempat tinta printer disebelah mana yaa". Tanya Aldera kepada seorang wanita Yang bertugas sebagai pelayan custamer itu
"Oh baik kak, mari saya antar". Ucap pelayam CS itu dengan ramah
"Oke mbak, bentar saya panggil dulu Abang saya". Ucap Aldera kepada pelayan CS itu
"Mas Abi Ayok,". Ajak Aldera
"Oh udah ada yang mau nganterin". Tanya Abinaf sembari menjajari langkah Aldera
"Udah itu". Jawab Aldera singkat dan menunjuk kearah pelayan CS.
...Bersambung ...