
Jam di dinding menunjukkan pukul 03.15 dan Aldera terbangun dari tidurnya. Dia merasakan hawa dingin yang berlebihan dipipi sebelah kirinya karena masih ada bekas air mata yang semalam menemaninya untuk bisa tertidur.
"Huuaah,,". Aldera menguap.
"Kasian Nana sampai ikutan tertidur disebalahku tanpa mengganti bajunya dengan piyama". Batin Aldera
"Na, bangun Na sholat isya' dulu yuk. Keburu subuh nii". Ajak Aldera membangunkan semabari dirinya berjalan menyiapkan perlenhkapan ibadahnya untuk sholat.
"Jam berapa sih Al". Tanya Nana kepada Aldera.
"Jam tiga lebih seperempat". Singkat Aldera.
"Ya sudah duluan aja. Ntr bangunin aku ya kalau kamu udah beres dikamar mandinya". Ucap Nana yang masih malas-malasan di atas kasur karena rasa kantuk yang melandanya.
"Iya". Jawan Aldera sembari berjalan menuju kamar mandi.
Aldera membersihkan diri dengan mencuci mukanya terlebih dulu lalu menggosok giginya dan langsung mengambil wudu.
"Na, udah". Jawab Aldera sembari mengenakan mukena yang sudah ia siapkan sebelumnya.
"Cepet banget sih Na, aku kan masih ngantuk". Ucap Nana tanpa ada sahutan dari lawan bicaranya dikarenakan Aldera sudah lebih dulu menjalakan ibadahnya.
"Yaelah sholat ternyata, pantas tak menjawabku". Dumel Nana.
...
"Kamu gak tidur lagi aja Al?". Tanya Nana yang sedang bermain dengan Gawainya di atas kasur milik Aldera.
Sedangkan Aldera sendiri sedang membuka laptopnya mengecek-ngecek tugas sembari duduk dimini sofa yang ada didalam kamarnya. Kursi sofa itu memang dia siapkan untuk dirinya atau teman-temannya duduk bersantai atau sekedar ingin rebahan, biar tidak merusak kasurnya yang sudah dia rapihkan hari-harinya.
"Nggak ah, nanggung. Bentar lagi juga adzan subuh". Jawab Aldera.
"Ya juga sih ya.. Tapi aku ngantuk banget ini. Gimana dong". Rengek Nana.
"Ngatuk ya tidur. Kenapa jadi merengek sih". Jawab Aldera bingung.
"Ya lu gak tidur. Kan aku jadi segan yang mau tidur sendiri". Jelas Nana.
"Aelah segan-segan. Sok iye banget neng. Biasanya juga kalau ngantuk lu tidur kenapa jadi segan". Ucap Aldera mengejek.
"Maksud aku, Aku jadi gak bisa tidur kalau kamu gak ikutan tidur. Aku biar ada temen molornya gituloh Al,, gak peka banget deh". Jelas Nana.
"Iihh, nakal banget sih. Ku bilangin Ibu loh entar. Udah lah gak usah tidur aja. Tunggu aja, bentar lagi juga adzan subuh kok". Ucap Aldera gemas dengan temannya itu.
"Iya iya bawel". Jawab Nana sebal.
Tak perlu menunggu lama, adzan subuh yang ditunggu oleh mereka pun akhirnya berkumandang.
"Kenapa??". Tanya Aldera yang bingung dengan sikap Nana.
"Ya Alhamdulillah aja. Berarti setelah selesai sholat. Aku bisa tidur dengan tenang deh. Hahaha". Jawabnya kesenangan.
"Astaghfirulloh. Kirain kenapa". Ucap Aldera setelah mendengar alasan Nana.
"Ya ampun Al,, nih yaa dengerin. Aku kan lagi ngantuk banget nih. Terus denger adzan subuh ya pastinya seneng lah. Karena apa. Ya karena aku bisa ngelaksanain tugasku dulu sebagai hambah untuk tuhan ku dan aku bisa tidur setelahnya sebagai manusia normal pada umumnya". Jelas Nana berorasi didepan Aldera.
"Hahaha. Iya deh iya". Jawab Aldera menyerah dengan pernyataan yang diberikan oleh temannya itu.
"Lagian ih, yang penting kan udah ngelaksanain kewajibanku sebagai umat muslim Al". Ucap Nana lagi sedikit merengut.
"Idih, siapa yang nentang perkataamu sih Na, orang dludah di iyain juga". Ucap Aldera yang merasa gak enak sama Nana.
"Ya habisnya, kamu kayak gak seneng gitu aku tidur setelah sholat subuh". Serka Nana.
"Ya Allah. Engga Na, ih. Su'udzon ni anak. Dosa lu". Jawab Aldera.
"haha. Maaf yaa". Ucap Nana.
"Iya, iya.. Yaudah sholat yuk, jamaah aja biar selesainya barengan". Ucap Aldera mengintruksikan.
"Oke". Jawab Nana sembari mengenakan mukena bagiannya.
...
Pukul 7.30 Aldera terbangun dari tidurnya setelah selesai melaksanakan ibadahnya subuh tadi. Maklum berhubung hari ini mereka libur tidak ada kelas jadi mereka memutuskan untuk bermalas-malasan dan bangunnya pun agak siangan.
"Selamat pagi Bu,,". Sapa Aldera yang berjalan ke arah dapur.
"Selamat pagi sayang, tumben bangun siang,? Gk ada kelas kamu hari ini?". Tanya tante Ninda.
"Gak ada Bu,". Jawab Aldera sembari membantu mencuci piring kotor yang sedang numpuk diatas washtafel tempat cuci piring.
"Mmm, Nana mana?. Kok kamu keluar sendirian". Tanya Tante Ninda.
"Ada, masih tidur. Kasian semalem aku bangunin jam 3 buat sholat isya'. Karena kita sama-sama ketiduran dan belum sholat". Jelas Aldera.
"Kok bisa sih, memangnya kalian semalam ngapain aja,, jangan bilang kalian ngedrakor sampe tengah malam ya". Introgasi tante Ninda curiga.
"Engga Bu, ihh.. Ya memang ketiduran aja. Kita mungkin kecapekan,". Jawab Aldera sedikit memberikan alasan.
"Mmm, yasudah kalau memang itu alasannya". Jawab tante Ninda.
...Bersambung ...