
"Silahkan masuk", ujar pria yang merupakan suami Bu Aisha.
"Terimakasih", jawab Hana masuk lalu duduk di kursi tamu.
Bu Aisha pun muncul di hadapan mereka.
"Kok repot-repot ke sini? kan besok ketemu di sekolah", ujar Bu Aisha.
"Sayang, aku masuk kamar ya?", kata suami Bu Aisha yang menyelai pembicaraan.
"Iya", jawab Bu Aisha dengan singkat kepada suaminya tersebut.
"Selamat ulang tahun ya Mbak, maaf baru ngasih kado", kata Hana dengan menyerahkan bingkisan kado.
Bu Aisha, "terimakasih loh Han".
Arah pandangan Bu Aisha berubah ke arah Jafar duduk terdiam dari datang.
Jafar, "selamat ulang tahun bu, maaf gak tau ibu ultah hari ni".
Bu Aisha, "Terimakasih Far".
"Eh mau minum apa nih kalian berdua?", tawar Bu Aisha.
"Gak usah mbak, ni gak lama-lama kok di sini", jawab Hana.
Bu Aisha, "emang mau kemana kalian?".
Hana, "Gak kemana-mana, mau cerita sedikit aja ke mbak".
Bu Aisha, "loh loh cerita apa Han? ada masalah?".
Hana, "Maaf ya mbak, sore tadi aku sama Andra udah putus".
Bu Aisha pun mengacungkan dua jempol tangannya ke arah Hana.
Jafar hanya membisu menanggapi ungkapan Bu Hana tersebut.
Bu Aisha, "mending tuh cari calon suami jangan cari pacar".
Hana, "Iya mbak, maaf aku pamit pulang dan gak lama-lama ke sininya".
"Iya ati-ati di jalan ya", jawab Bu Aisha.
Hana dan Jafar terlihat beranjak menuju luar tetapi Bu Aisha hanya sibuk membuka kado dari Hana.
"Langsung pulang Bu?", tanya Jafar ketika menaiki sepeda motor.
"Makan dulu yuk, lapar aku", ajak Hana.
"Deket-deket perumahan Griya Sentosa sini aja", lanjut Hana.
***
"ROSSE", tulisan dari lampu berwarna kuning yang berada di atas pintu masuk.
Jafar berjalan di depan Hana untuk masuk ke dalam Cafe bernuansa klasik itu.
Hana menghentikan langkah jalan Jafar dengan memegang pundak Jafar.
"Kok rame gini Far?", tanya Bu Hana.
"Kita ke atas aja ya Bu", ajak Jafar sambil membimbing jalan Bu Hana menuju anak tangga tak jauh dari mereka.
Di lantai dua ini tak seramai suasana di bawah, hanya terlihat 6 pasang orang sedang makan dan mengobrol.
Hana pun mendahului jalan Jafar untuk memilih kursi dekat jendela dengan pemandangan depan Cafe lalu Hana pun duduk di ikuti Jafar.
"Kok aku gak asing ya sama nama Cafe ini?", tanya Hana.
Dengan senyum Jafar menjawab, "Kemarin malam senin aku dan Rissa janjiannya di Cafe ini Bu, lalu pulangnya Rissa kecelakaan itu".
"Mangkanya kayak gak asing gitu namanya di telingaku", ucap Hana.
Seorang Waitres datang menyodorkan buku menu dan bill kosong.
"Kamu mau makan apa Far?", tanya Hana.
"CHP saja sama Ice Tea", jawab Jafar.
Hana, "apa iti CHP?".
"Itu bu", kata Jafar sambil menunjuk gambar sampul buku menu yang dipegang Hana.
Hana mulai menulis di bill kosong dan selesainya langsung menyerahkan kepada waitres yang berdiri menunggu.
Jafar dengan akrab bertanya, "Ibu ajak Jafar cuma dengerin cerita Bu Hana tadi?".
"Gak cuma itu kok, ibu cuma mau ngerayain hari merdeka sama kamu", jawab Hana.
"Maksut Ibu?", tanya Jafar yang kebingungan.
"Ibu merasa bebas sekarang sudah putus sama Andra", ungkap Hana.
Jafar, "kan kata Ibu ada resikonya? terus gimana bu?".
Hana, "Sudah Ibu pikirin kok, tenang aja".
#SelamatHariKartini