
Langit kota Jakarta terbungkus dalam misteri malam. Di balik kehidupan sehari-hari yang tenang, tersembunyi sebuah organisasi gelap yang berkuasa di belakang layar - Abyssian. Seiring berjalannya waktu, Karmelia, yang kini dikenal sebagai Angelica, telah mengumpulkan kekuatan dan menciptakan aliansi rahasia yang tak terlihat oleh mata manusia biasa. Abyssian terbagi menjadi beberapa fraksi yang masing-masing memiliki tujuan jahat mereka sendiri.
Angelica, yang tampil lebih muda dan cantik dari sebelumnya, adalah salah satu pemimpin fraksi terkuat dalam Abyssian. Dia merajai segala bentuk sihir gelap dan telah menggunakan kekuatannya untuk mengatur berbagai peristiwa di seluruh dunia sesuai dengan tujuannya yang gelap.
Di dalam organisasi ini, ada beberapa anggota yang memiliki kemampuan unik dan keahlian yang mereka persembahkan pada Angelica. Salah satunya adalah Raven, seorang mata-mata yang mampu berubah menjadi seekor burung gagak. Kemampuannya untuk menyusup dan mengawasi dari langit memberikan Abyssian keuntungan besar dalam mengendalikan informasi.
Viper adalah anggota Abyssian lainnya. Dia adalah seorang penyihir yang ahli di bidang ramuan, obat-obatan, dan serum. Viper telah mengembangkan berbagai zat beracun dan obat-obatan yang mampu mempengaruhi pikiran dan tubuh manusia sesuai kehendaknya.
Marco adalah salah satu petarung terkuat dalam Abyssian. Dia adalah ciptaan Angelica, diciptakan melalui sihir gelap untuk menjadi penjaga dan pelaksana tugas khusus. Tubuhnya telah diberikan kekuatan magis yang luar biasa, dan dia adalah senjata andalan dalam rencana jahat Abyssian.
Rencana jahat Abyssian kali ini adalah untuk menghilangkan pengganggu besar mereka Bima, yang dikenal sebagai Wirapati. Mereka percaya bahwa dengan menghapus Wirapati, tidak ada lagi yang akan menghalangi mereka dalam mencapai tujuan kegelapan mereka. Viper telah merencanakan sebuah uji coba dengan harapan menghasilkan senjata baru yang mampu mengalahkan Wirapati.
...----------------...
Pada suatu malam yang gelap, Viper dan Marco berkumpul di laboratorium rahasia Abyssian. Dalam lab ini, Viper memiliki segala yang diperlukan untuk melakukan uji coba yang sudah lama direncanakan.
Marco, sosok yang tinggi dan berotot dengan tatapan dingin, menatap Viper dengan antisipasi. "Apa yang akan kita lakukan malam ini, Viper?"
Viper tersenyum dengan jahat. "Kita akan menciptakan senjata yang tak terkalahkan, Marco. Seseorang yang akan membantu kita menyingkirkan Wirapati."
Marco mengangguk, memahami pentingnya misi ini bagi Abyssian. "Siapa orang yang akan kita uji coba?"
Viper mendekati Marcelus dengan jarum suntik yang berisi serum yang telah dia kembangkan. "Marcelus, saat ini kamu akan menjadi bagian dari eksperimen penting kami. Serum ini akan memberimu kekuatan yang belum pernah ada."
Marcelus menatap Viper dengan mata yang penuh dengan keraguan, tetapi rasa marah dalam dirinya lebih kuat. "Apa yang akan kamu lakukan padaku?"
Viper tersenyum dingin. "Kita akan membuatmu menjadi senjata yang kuat, yang dapat kita gunakan untuk menghilangkan Wirapati. Dan dalam proses ini, kamu akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa."
Tanpa memberikan Marcelus kesempatan untuk berbicara lebih banyak, Viper menusukkan jarum suntik ke dalam tubuhnya dan memasukkan serum ke dalam aliran darahnya. Marcelus merasakan sensasi yang luar biasa. Seolah sel-sel dalam tubuhnya sedang berubah, bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih dari manusia.
Selama beberapa menit yang penuh dengan rasa sakit yang tak terbayangkan, tubuh Marcelus mulai berubah. Kulitnya mulai bersinar dengan cahaya biru, dan sel-selnya berkumpul dan berubah menjadi senyawa besi yang kuat. Ia mampu mengubah bentuk tubuhnya menjadi besi dengan kemampuan yang luar biasa.
Marcelus merasa kekuatan mengalir melalui dirinya. Namun, ada juga perasaan aneh yang tumbuh di dalam dirinya - perasaan bahwa ia telah kehilangan sebagian dari dirinya sendiri.
Viper dan Marco melihat hasilnya dengan puas. Marcelus adalah ciptaan baru mereka, senjata yang akan mereka gunakan dalam upaya mereka untuk menghilangkan Wirapati.
Setelah percobaan itu, Marcelus mengalami perubahan besar dalam dirinya. Kekuatan besi yang dia miliki memungkinkannya melakukan hal-hal yang tidak pernah bisa ia bayangkan. Namun, dia juga merasakan konflik internal yang mendalam. Suatu bagian dari dirinya menolak menjadi alat pembunuhan yang dinginkan Abyssian.
Rencana jahat Abyssian untuk menghapus Wirapati dengan menciptakan senjata baru, Marcelus, yang memiliki kemampuan luar biasa untuk mengubah tubuhnya menjadi besi. Namun, apakah Marcelus akan tunduk sepenuhnya pada keinginan Abyssian atau mempertahankan sisa-sisa kemanusiaannya?