
Franky Mahesa Santiago, seorang pebisnis sukses dengan kehidupan mewah dan berlimpah. Tetapi baginya, itu tidak pernah cukup. Ambisinya melampaui batas, dan itu membawanya ke dunia yang gelap, menuju kekuatan yang lebih besar. Kekuatan yang akan memberinya apa yang dia inginkan. Dia mendengar bisikan dari leluhurnya Nagapati dan kekuatan yang diwariskan menggelapkan hatinya.
Dalam perjalanannya yang gelap, dia bertemu dengan seorang leluhurnya Nagapati. Nagapati memerintahkan untuk mengambil batu kristal yang menjadi hak warisan Franky di museum nasional.
Malam itu Franky membayar perampok handal untuk mencuri batu kristal artefak kuno yang berusia jutaan tahun. "Aku akan membayar kalian dua kali lipat jika kalian berhasil membawakanku batu kristal itu", kata Franky dengan seseorang di teleponnya.
"Dua kali lipat? Baik Pak Franky, kami akan segera bawakan batu kristal itu ke tangan bapak!", kata seorang ketua dari perampok itu.
Lalu para perampok itu menyusun rencana yang sangat matang untuk membobol museum nasional. Hingga akhirnya mereka berhasil mengambil batu kristal itu dan memberikannya kepada Franky.
Franky sudah mendapatkan batu kristalnya. Seketika itu juga ia mendapatkan kekuatan Nagapati yang menggelapkan jiwanya.
"Kekuatan ini akan memberiku segalanya yang ku inginkan," kata Franky itu dengan tawa yang mengerikan.
Beberapa kali Nagapati muncul di dalam kegelapan, kehadirannya bagaikan hantu di malam hari. Namun beberapa kabar muncul dalam media, telah ditemukan mayat orang yang sudah hangus terbakar.
...----------------...
"Batu ini mempunyai kekuatan yang luar biasa," katanya.
Franky, terpana dan tertaklukkan oleh kekuatan yang mendalam ini, merasakan dirinya berubah. Kekuatan Nagapati, yang sebelumnya tersegel dalam batu kristal itu, mulai merasukinya. Cahaya yang pernah ada dalam dirinya mulai memudar, digantikan oleh kegelapan.
Kekuatan yang mendominasi dirinya sekarang memiliki keinginan yang tak terbendung. Dia tahu bahwa dia harus menyembunyikan kegelapan ini dari putranya, Naga.
Franky berjanji pada dirinya sendiri untuk melindungi Naga dari pengaruh kekuatan gelap yang telah merasukinya. Dia menjalani hidup ganda, seorang ayah yang mencintai putranya, dan seorang pria yang dikuasai oleh kegelapan yang tak terelakkan.
Franky akhirnya menyesali perbuatannya dan menyadari akan pengaruh buruk kekuatan Nagapati. Dia mengunci batu kristal itu dan menyimpannya dalam ruangan rahasia, dia mengurung kekuatan luar biasa itu untuk melindungi Naga.
"Kau tak bisa lari dari takdirmu Franky, warisan ini sudah digariskan.", ucap Nagapati yang ada dalam dirinya.
"Akan ada saatnya Naga tahu semua ini, dan kupastikan dia akan menjadi pewarisku yang lebih sempurna, hahaha!", kata-kata Nagapati itu meluap dalam diri Franky, menenggelamkan seluruh hidupnya.
...----------------...
Namun, waktu terus berlalu, dan Franky semakin kesulitan untuk menyembunyikan sifat gelapnya, Nagapati sudah menjadi satu dengan dirinya. Suatu hari, ketika dia hendak pergi ke dalam ruang rahasia itu, ia mendapati pintu rahasia yang selama ini terkunci dengan erat sudah terbuka. Matahari terbenam, cahaya merah dari luar masuk dan menerangi ruang itu.
Dalam cahaya merah itu, Franky melihat putranya, Naga, berdiri di ambang pintu. Namun, sesuatu yang mengerikan telah terjadi pada Naga. Matanya memancarkan kegelapan, dan aura yang sangat kuat dari Nagapati mendera seluruh ruangan.
Franky menyadari bahwa dia telah gagal dalam misinya untuk melindungi Naga. Putranya telah terpengaruh oleh kekuatan Nagapati yang gelap dan ganas.
Franky, yang tahu bahwa dia tidak bisa melawan kekuatan yang telah menguasainya, mencoba berbicara dengan putranya. "Naga, jangan biarkan Nagapati menguasaimu, dia hanyalah parasit yang memanfaatkanmu untuk tujuan kegelapan. Kamu harus melawannya Naga."
Tetapi Naga hanya tertawa dengan geli, dan dia melepaskan serangan yang mengerikan, sebuah pukulan hebat di arahkan ke tubuhnya. Franky mencoba melindungi dirinya, tetapi kekuatan Nagapati dalam dirinya telah melemahkan dirinya.
Pertempuran antara ayah dan anak di mulai, dengan cahaya merah yang memantulkan konflik batin yang dalam. Franky mencoba melawan, tetapi dia tahu bahwa kegelapan dalam dirinya akan selalu menjadi ancaman bagi dunia, terutama bagi putranya yang tak berdaya.
"Kenapa kau menyembunyikan kekuatan ini dariku?", tanya Naga dengan suara serak penuh dengan dendam yang mendalam.
"Aku tak ingin kau berakhir sepertiku Naga, Ayah telah digelapkan oleh kekuatan ini", jawab ayahnya dengan nada sedikit menyesal.
"Lantas ayah rela melihatku menjadi cacat seumur hidup? Kekuatan ini sudah memulihkan kakiku menjadi utuh kembali, bahkan melebihi dari sebelumnya, aku merasa lebih kuat", jelas Naga.
"Aku tak bisa memaafkanmu Ayah!", sebuah pukulan di lemparkannya ke wajah ayahnya.
"Apa yang akan kau lakukan?",ucap Franky sambil menghindari serangan dari Naga. Kekuatan Franky sudah menurun drastis karena Naga sudah mengambilnya sebagai warisan dari keturunan Nagapati.
"Aku ingin membalaskan dendam ibu!", pukulan selanjutnya mengarah ke dada ayahnya. Franky yang tak mampu menghindar hanya pasrah tak berdaya. Dadanya terkena pukulan yang cukup kuat membuatnya terpental ke tembok, sementara darah keluar dari mulutnya yang terbatuk-batuk.
"Kekuatan ini.. sudah sepenuhnya diwariskan kepadamu, Naga", kata-katanya sebelum tubuhnya runtuh dan jatuh memeluk lantai lemas, Franky tak sadarkan diri.
...---------------...
Dalam diri batin Naga sebuah percakapan terjadi antara Naga dan Nagapati leluhurnya.
"Naga Mahesa Santiago, ini adalah tugas awalmu sebagai pewarisku, bunuhlah ayahmu yang menghalangimu", kata Nagapati di ikuti dengan tawa yang mengerikan.
Naga hanya tersenyum mengangguk, dia sudah tak memiliki kendali atas dirinya sendiri. Dia telah membuang segala perasaannya sebagai manusia. Dia sudah seutuhnya menjadi monster yang mengerikan. Dendam yang terlalu lama terpendam sudah meledak dan melampaui seluruh akal pikirnya, ia kini tak lagi mempunyai akal sehat dan belas kasihan.
Naga mengangkat tubuh ayahnya yang masih pingsam tak berdaya, luka memarnya masih terlihat di sekujur tubuhnya. Lalu Naga membawanya ke tengah lautan lepas dengan perahu pribadi yang terpampang logo Santiago Industries. Naga kemudian melemparkan tubuh ayahnya yang masih pingsan ke dalam lautan lepas. Ayahnya tenggelam dalam gelap, ketika air ombak menggulung dan menyelimuti seluruh tubuhnya, nafas terakhir, gelembung udara yang keluar dari mulutnya dan ia terlelap di dasar lautan dengan wajah pucat dan tak berdaya.
"Kau tak perlu mengkawatirkanku lagi Ayah, aku sudah menjadi manusia terkuat di bumi", kata Naga setelah melemparkan tubuh ayahnya, ia melihat tubuh itu tenggelam perlahan di telan oleh gulungan ombak.
Malam itu lautan lepas, tiba-tiba.hujan turun dengan derasnya, seakan menangisi sebuah peristiwa yang baru saja terjadi.
"Sekarang sudah waktunya, Naga...", kata Nagapati dalam dirinya. "Cari dan bunuh Wirapati!", teriak Nagapati kepadanya. Naga hanya bisa tersenyum mengangguk menuruti semua keinginan Nagapati yang sudah menguasai dirinya secara utuh.
Bersambung....