WHY...

WHY...
Album fotoku menyimpan sejuta rahasia



"Buka mulut sweet heart. Kamu belum makan sedikitpun daritadi dan aku ga mau kamu kelaparan ataupun sakit karena ga makan." Kata Kaseki dengan tegas


Apa boleh buat, aku makan saja. Dan rasa choco lava cakenya enak sekali... pengen nambah lagi, tapi...


"Gimana? Enak? Mau kusuapin lagi?" Tanya Kaseki sambil memakan sesuap choco lava cake


Tunggu dulu! ITU KAN SENDOK BEKASKU YANG TADI!!! KENAPA KASEKI PAKAI!!!???


"Em... Kaseki-kun..." Panggilku


"Hm? Ada apa Sweet heart?" Tanya Kaseki


"Sendok yang kamu pakai itu kan... sendok bekasku barusan... kamu ga jijik...?" Tanyaku


"Ngapain jijik? Kita kan saling memiliki sekarang. Kamu adalah milikku, dan aku adalah milikmu, sweetheart." Jawab Kaseki sambil mengusap pipiku dengan lembut


Pipiku memerah gara-gara Kaseki. Semakin lama, aku semakin mencintai Kaseki. Aaa, gimana ini... kenapa aku jadi jatuh cinta kepadanya??? Bahkan sepertinya pipiku memerah sekarang.


"Jadi, mau nambah atau ndak nih sweet heart?" Tanya Kaseki


"Mau! Boleh ya..." Jawabku dengan manja


"Hahaha, okay. Nih kusuapin. Buka mulutnya, pesawat mau lewat!!" Kata Kaseki


Setelah selesai, kulihat jam tanganku yang telah menunjukkan pukul 11.45. Astaga, masih tersisa 15 menit untuk free time. Tapi kurasa, aku harus melanjutkan kegiatan rahasiaku, yaitu melihat isi album foto itu. Kulihat di kelasku masih banyak murid yang belum diizinkan untuk keluar kelas.


Setelah aku dengar dari bisikan temanku yang duduk di belakangku, ternyata mereka kesulitan untuk menjawab kuis yang di berikan oleh guru mata pelajaran Mandarinku. Sehingga mereka tidak bisa keluar kelas dan hanya bisa berpikir keras untuk menjawab kuis. Tunggu sebentar, aku punya ide untuk menolong mereka semua yang terpenjara di kelas ini.


"Permisi bu, saya ingin menyampaikan pendapat." Tanyaku kepada guru mata pelajaran Mandarinku


"Silahkan." Jawab guru mata pelajaran Mandarinku


"Kita masih memiliki pertemuan di minggu depan, dan materi pembelajaran Mandarin sudah habis. Saya akan menjawab semua pertanyaan di kuis, dan jika saya bisa menjawabnya dengan benar dalam waktu 10 menit, maka semua murid yang ada di kelas ini, diperbolehkan untuk free time. Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, kelas ini tidak akan mendapatkan free time. Apakah anda setuju?" Kataku kepada guru mata pelajaran Mandarinku


"Kau bilang apa?" Jawab guru mata pelajaran Mandarinku dengan suara yang sangat menyeramkan


Kenapa suara beliau jadi berubah? Padahal aku hanya menyampaikan saja. Loh? Tunggu sebentar. Lama kelamaan, wujudnya berubah menjadi monster yang mengerikan. Seketika itu juga suasana kelas yang harusnya tenang dan sunyi senyap, menjadi berisik dan penuh akan suara teriakan yang ada di kelasku.


Aku tidak menyadari bahwa target monster itu adalah aku, bodohnya aku hanya bisa melarikan diri dari kelas. Padahal aku bisa menggunakan bola petirku untuk melawannya, namun karena panik, aku tidak menggunakannya.


Tidak sampai disitu, tiba-tiba saja ada zombie yang berjumlah banyak di sekolahku. Semua teman sekelasku semakin panik, dan mereka tidak tahu harus apa. Aku teringat bahwa album foto itu tidak sengaja kutinggalkan di atas meja di kelasku, dengan cepat aku kembali ke kelas untuk mengambilnya karena barang itu penting.


Bersambung~~