WHY...

WHY...
Aaa... aku mau! .OwO.



"Makasih karena Kaseki-kun peduli banget sama Nao, bahkan Kaseki-kun rela menggendong Nao untuk memastikan kalau Nao lagi tidak sedih." Jawabku kepada Kaseki


"Sweet heart... kamu... tidak marah ataupun kesal kepadaku..?" Tanya Kaseki


"Sejujurnya aku kesal, tapi aku merasa baikan setelah mengetahui bahwa ada yang peduli kepadaku." Jawabku kepada Kaseki


"Baikan gimana? Aku kan... sudah membuatmu marah..." Tanya Kaseki


"Dulu... tidak ada yang memerhatikanku seperti ini, hanya Mami yang selalu di sampingku. Setelah kepergian Mami, Nao memang merasa sangat sedih. Namun orang yang telah membuat Nao kembali bersemangat, dan lepaskan Nao dari kesedihan dan kesunyian adalah Kaseki-kun. Justru karena itulah Nao sayang sama Kaseki-kun, jadi jangan mengkhianati Nao ya Kaseki-kun..." Jawabku kepada Kaseki


"Pasti sweet heart, aku tidak akan mengecewakanmu." Balas Kaseki sambil memelukku dari belakang


Aaa~~, romantisnya Kaseki ini. Tapi kenapa sekarang aku yang merasa dia adalah kucing ya? Apakah aku terkena hukum karma? Walaupun begitu, aku harus bisa menahan. Harus!!!


"Mau dipeluk sambil jalan ke kantin sweet heart?" Tanya Kaseki


"MAU!!" Jawabku sambil melompat ke arah Kaseki


Astaga... Sejak kapan aku semanja ini... seingatku, aku tidak pernah manja seperti ini. Apakah aku terlalu banyak membaca novel romance? Aaaa... tidak... tapi setidaknya, aku bisa memeluknya tanpa khawatir lagi.


Kami telah sampai ke kantin. Aku melihat ada menu terbaru, yaitu choco lava cake. Aaa... aku pengen beli, tapi sayangnya aku harus menabung untuk membeli pen tablet. Gimana dong??? Mana harganya mahal lagi... Help!!! Traktirin saia dulu boleh ndak?? Saia pengen nyoba choco lava cakenya TvT.


"Bu, saya mau beli choco lava cakenya 1 dan 2 gelas Thai tea." Kata Kaseki


"Ok, tunggu sebentar ya." Jawab ibu kantin


Kaseki? Kenapa dia beli choco lava cake? Apa jangan-jangan dia mau membelikannya untukku? Duh... Naomi! Jangan mikir begitu dulu! Belum tentu Kaseki mau traktirin Naomi!


"Kamu mau bantu jawab, sweet heart?" Tanya Kaseki


Aku melihat soal dari kertas soal yang diberikan tadi.


Soal : Warna kuning dicampur dengan warna ungu akan berubah menjadi warna?


Astaga... mengapa soalnya bisa semudah itu? Aku mengambil pulpen dan sebuah kertas kosong itu, lalu mengisi jawabannya.


Jawaban : coklat kekuningan


Setelah selesai kutulis, aku memberikan kertas yang berisi jawaban tadi kepada ibu kantin.


"Selamat, kalian mendapatkan diskon sebesar 50%. Jadi total yang harus kalian bayar hanya 35.000 saja." Kata ibu kantin


"Ini bayarannya bu." Balas Kaseki sambil memberikan uang sebesar 35.000 kepada ibu kantin


"Terima kasih, selamat menikmati~~" Kata ibu kantin


Kami pun pergi ke tempat duduk yang ada di sekitar kantin, dan Kaseki mulai membuka choco lava cakenya. Sebenarnya aku mau... tapi... ya sudahlah, mungkin takdir berkata lain.


"Sweet heart, buka mulut dong." Kata Kaseki sambil menyodorkanku sebuah sendok yang diatasnya ada choco lava cake yang dia beli tadi


"Kaseki-kun... itu kan punyamu..." Balasku kepada Kaseki sambil menunduk ke lantai


Bersambung~~