WHY...

WHY...
Mencari tahu apa yang telah terjadi sebelumnya



Album foto ini kenapa bisa membuatku sangat kebingungan??? Bahkan aku belum kebingungan sampai pusing seperti ini, mencari teori album foto ini lebih sulit daripada mengerjakan soal Matematika bagiku. Sudahlah, mari kita lihat foto yang selanjutnya. Di foto selanjutnya, ada 4 orang yang sepertinya adalah foto keluarga.


Disana ada gadis dan anak kecil tadi dan ada 2 orang tua yang bisa dibilang sekitar umur 50 tahun, sepertinya 2 orang tua ini adalah orang tua dari gadis dan anak kecil tadi. Tapi wajah dari 2 orang tua itu tidak sama seperti wajah mama dan wajah papaku, bagaimana bisa? Ya ampun... bagaimana caranya aku bisa menyelesaikan teka-teki rumit ini...


"Sweet heart, jangan terlalu serius kerjakan soal Matematikanya." Kata Kaseki sambil mengelap keringatku yang berada di keningku


Hah? Soal Matematika? Astaga, ternyata album foto ini pintar menyamar. Tapi sejak kapan aku mengerjakannya? Aku tidak menyentuh pensil dan buku tulis, melainkan hanya membuka dan melihat isinya saja. Loh? Apa yang... terjadi... semua teman sekelasku juga berkata bahwa aku mengerjakan soal Matematika, tapi tunggu... BAGAIMANA BISAAAAAAA!!!???


Bel sekolah pun berbunyi yang menandakan bahwa siswa harus segera masuk ke kelas, karena pembelajaran akan dimulai sebentar lagi. Aku menutup album foto yang membuatku pusing 100 keliling, dan memasukan album foto itu ke dalam tas. Setelah itu, aku mengeluarkan buku pelajaran... Mandarin! Dimanakah buku tugasku?


Fiuh... untunglah buku tugas Mandarinku tidak hilang. Kupikir buku Mandarinku sudah tiada, alias... menghilang. Dan karena materi pembelajaran Mandarin sudah habis, gurunya berbaik hati untuk memberikan kami free time. Namun dengan satu syarat, yaitu kami harus menjawab 1 kuis Mandarin.


Bagi yang bisa menjawab kuisnya, mereka akan diberi kesempatan untuk menjawab. Kalau jawaban mereka benar, mereka sudah bisa free time. Namun kalau salah, mereka harus menjawab kuis lainnya. Apabila mereka benar-benar tidak bisa menjawab kuisnya, mereka akan diberikan soal latihan dan mereka tidak boleh free time.


Akulah yang pertama keluar dari kelas. Sebelum keluar dari kelas, aku minta izin kepada Guru Mata Pelajaran Mandarinku terlebih dahulu. Aku meminta izin untuk pergi ke toilet, dan aku akan pergi ke kantin karena aku belum makan saat jam istirahat tadi.


Dan di tengah perjalanan menuju kantin, aku melihat seorang malaikat yang sedang duduk di bangku taman sekolahku. Eh? Tunggu sebentar, malaikat itu kan yang telah menolong Chang waktu itu. Dia jugalah yang membantuku agar Kaseki tidak salah paham kepada Chang, apakah sebaiknya aku mendekati malaikat itu dan bertanya sesuatu?


Perlahan, aku mendekatkan diriku kepada malaikat itu. Saat aku mendatangi dia, justru dia menyuruhku untuk duduk di sampingnya. Okay, aku menuruti permintaannya. Aku duduk di bangku taman sekolah yang tidak ada seorangpun, selain aku dan malaikat itu. Dengan hati-hati, aku mengambil album foto itu dan menunjukkan kepadanya.


"Apakah kamu tahu dimana pemilik asli dari album foto ini?" Tanyaku kepada malaikat itu


Bersambung~~