WHY...

WHY...
Album diriku bisa menghilang sendiri!!!



Baru saja aku ingin membuka foto album itu, tiba-tiba bel sekolah berbunyi menunjukkan bahwa siswa-siswi harus masuk ke kelas, karena pelajaran akan dimulai. Aku menyimpan album foto itu ke dalam tas, lalu mengambil buku Seni Budaya karena hari ini adalah hari Kamis.


Tapi tunggu dulu, kenapa yang masuk ke kelasku adalah Kepala Sekolah?


"Selamat pagi kepada murid-murid semua, hari ini guru seni budaya tidak bisa masuk karena sakit. Jadi saya yang akan menggantikan beliau, dan letakkan semua tas kalian ke meja karena saya akan mengecek seluruh isi tas kalian. Jika kalian membawa barang-barang yang tajam, berbahaya, atau barang-barang yang tidak seharusnya kalian bawa ke sekolah, barang itu akan disita. Jika ingin barang itu di kembalikan, maka kalian harus membuat Surat Pernyataan dengan tanda tangan orang tua kalian. Letakkan tas kalian ke atas meja, Sekarang juga!!!" Kata Ibu Kepala Sekolahku


Gawat!!! Aku kan ada membawa album foto ke sekolah!!! Ya ampun, gimana ini...??? Tangan dan kakiku mulai gemetar, bahkan kurasa seluruh tubuhku mulai gemetar. Bukan karena kedinginan, tapi karena takut. Banyak siswa laki-laki di kelasku yang membawa rokok, bisa dibilang hampir semua siswa laki-laki kecuali Kaseki.


Ketika tasku yang di cek, aku hanya bisa menunduk dan berharap agar album foto itu tidak disita oleh Kepala Sekolah. Setelah selesai di cek, Kepala sekolahku bertanya kepadaku.


"Kamu kenapa Naomi? Sakit?" Tanya Ibu Kepala Sekolah


"Tidak kok bu, tadi saya sedang memikirkan sesuatu sampai saya jadi menunduk." Jawabku


"Pikirkan soal apa? Bahkan kamu sampai menunduk seperti orang yang ketakutan." Tanya Ibu Kepala Sekolah


"Bukanlah hal yang penting bu, kemarin saya hanya menemukan sebuah buku diary raksasa di kamar saya. Padahal buku diary itu bukan punya saya, bahkan saya tidak pernah melihat buku itu sebelumnya bu." Jawabku


"Itulah mengapa saya mengatakan bahwa itu bukanlah hal yang penting bu." Jawabku


"Baiklah, tasmu aman. Jadi kamu bisa melanjutkan untuk kegiatan melamunmu kembali." Kata Ibu Kepala Sekolahku


Astaga... sejak kapan aku melamun... kalau aku marah, aku bisa disuruh membuat Surat Pernyataan. Tapi tunggu dulu, tasku aman? Yang benar saja, bukankah disana ada album foto? Kenapa Kepala Sekolahku tidak tahu kalau album foto itu ada di dalam tasku?


Kulihat ke arah meja guru, disana terdapat banyak rokok dari murid laki-laki dan kosmetik dari murid perempuan. Ada juga beberapa siswa yang membawa cutter, tali, bahkan ada yang membawa buku p*rn (disensor agar tidak terjadi kesalahpahaman). Tapi kenapa album fotoku tidak diambil oleh Ibu Kepala Sekolah? Apa yang terjadi???


Aku mengecek tasku, dan album foto itu memang masih ada. Hah!? Bagaimana bisa Ibu Kepala Sekolah tidak melihat ada album foto di dalam tasku??? Ah! Ibu Kepala Sekolah sudah selesai mengecek semua tas murid di kelas ini! Akan ada pengumuman lagi dari Ibu Kepala Sekolah, pasang telinga dan dengarkan baik-baik.


"Untuk semua murid yang telah membawa sampah tidak berguna ini, segera ikuti saya ke Kantor Kepala Sekolah. Paham?" Kata Ibu Kepala Sekolah


"Paham Ibu..." Jawab semua murid di kelasku yang barangnya telah disita oleh Ibu Kepala Sekolah


Bersambung~~