Vol. I The Perfect First Queen

Vol. I The Perfect First Queen
Info : Cara Penamaan (Bukan Chapter)



Sebelum memulai, saya sebagai Author dari novel ini memohon maaf karena belum bisa update chapter ataupun episode untuk hari ini. Saya hanya akan memberikan laman info atas penamaan yang digunakan. Adanya laman info ini bertujuan agar pembaca dapat paham mengapa nama seseorang dalam kisah yang ditulis ini begitu panjang. Untuk chapter ataupun episode berikutnya akan di-update pada keesokan hari. Sekian, terimakasih.


__________


Sistem Penamaan seseorang dalam Benua Gulf, khususnya Kerajaan Sarch. Menurut sejarah yang tercatat, sistem nama ini mulai diterapkan oleh raja ke-5 Kerajaan Sarch, Kurtz Lewis ach Melissa, yang selalu ingin mengenang dan membawa nama ayah serta ibunya dalam namanya kemana pun kakinya melangkah.


[1] Penamaan yang diberikan pada setiap orang terambil dari :


1) Kata pertama untuk nama orang itu sendiri.


Biasanya dipilihkan oleh pihak gereja, tapi bisa juga dipilih sendiri atau dari pihak keluarga. Tidak ada peraturan khusus yang mengikat penggunaan nama apapun dalam bahasa apapun, tergantung maknanya. Bila dianggap membawa nasib buruk, maka akan dihapus ataupun digantikan dengan nama lain, meski orang tersebut sudah dewasa sekalipun. (Hal ini menyebabkan adanya pendataan ulang secara menyeluruh atas para warga di Kerajaan Sarch, pendataan ini pula menghabiskan nyaris 2 bulan lamanya mengingat luas wilayah kerajaan yang sangat besar).


Sejak kebijakan ini diterapkan, belum pernah tercatat adanya warga masyarakat yang memprotes sistem tersebut secara berlebihan.


2) Kata kedua terambil dari nama ayah.


Bisa berupa sebagian ataupun keseluruhan nama depan ayah. Penulisan pun tergantung pada kedudukan 'ayah kandung' tersebut dalam pemerintahan, bila tak memiliki gelar biasanya tidak dimasukkan. Bila diangkat ke dalam keluarga kerajaan, penulisan nama ayah kandung akan menggunakan huruf kecil meski memiliki gelar dan memiliki posisi yang tinggi dalam pemerintahan. Terdapat juga beberapa kasus akan tidak diketahuinya identitas 'ayah' ini, maka akan menggunakan nama kakek ataupun tanpa nama ayahnya.


3)Kata ketiga terambil dari urutan kelahiran berdasarkan status sosial, jenis kelamin, dan banyaknya saudara. (Keterangan lebih lanjut ada di poin [2]).


4)Kata keempat terambil dari nama ibu dan harus dimasukkan ke dalam nama, kecuali bila keluarga dari ibu tak menerima kehadiran anak tersebut (tapi kasus ini jarang ada, jadi dianggap bagaimanapun kasusnya, nama ibu akan tetap dimasukkan).


Contoh.


'Shachrone alembic el Syricam'


°Shachrone ialah nama langsung pemberian dari pihak gereja yang berasal dari bahasa Agnisia, yang berarti 'waktu yang memimpin'.


°Alembic terambil dari nama ayahnya, Jenderal Francialembic fuo de Mosellae. Tetapi karena diangkat menjadi keluarga kerajaan, penulisan namanya menggunakan huruf kecil.


°El terambil dari urutan lahir. El digunakan hanya untuk keluarga militer serta keluarga militer hanya boleh memiliki 4 anak, tanpa membedakan jenis kelamin.


°Syricam terambil dari nama ibunya Syricam Keen ol Genuaeque.


[2] Penomoran atau pengurutan yang digunakan :


°Tunggal : ol


°Berdasarkan keluarga


[Royalty] > tanpa membedakan jenis kelamin


[Duke, Marquez]


1-3, lelaki : le, je, de


1-4, perempuan : la, les, luc, loch


[Count, Viscount, Baron]


1-5, lelaki : mo, di, et, rac, fur


1-5, perempuan : an, si, lic, juo, solu


[Kemiliteran]


1-4 : dos, el, tre, fuo


[Rakyat]


1-3, lelaki : mes, dil, prota


1-3, perempuan : penta, hes, heta


__________


Aku pernah menimbah


Sebuah ilmu yang tampak memuakkan


Namun aku akui, itu cukup menyenangkan


Aku mengenal dari ujung laut sehingga lembah


Juga aku tahu berbagai pesona yang ada


Dan aku baru sadar akan apa yang kau kata


Ada yang namanya kerinduan akan itu semua


—Criztope Marcum swa Syria