Unsaying Words

Unsaying Words
Promo Karya Terbaru 2023



Title: THE HEIR OF ST. COLLINS (Sang Pewaris)


Warning 21+


Karya ini mengandung unsur kekerasan, bahasa yang v*lgar dan kasar, serta adegan-adegan yang perlu ditelaah dengan cara yang bijak dan juga dewasa. Semua istilah yang digunakan dan dideskripsikan, hanya untuk keperluan penulisan karya yang bersifat fiksi dan bukan untuk menjadi sumber referensi. Silahkan mencari sumber referensi yang valid atau profesional bila ingin mempelajari lebih jauh atau menghadapi hal yang hampir mirip.


Alur cerita di awal sedikit lambat. Bagi para readers yang setia mau membaca, diucapkan terima kasih! Terima kasih banyak! Dan silahkan masukannya, agar karya ini bisa lebih baik. Selamat membaca :)


OST of the day: Rammstein - Du hast


***


Blurb & Disclaimer


Selama hidupnya, Abraham harus berada di balik bayang-bayang adiknya. Bukannya ia tidak mampu, tapi karena ia memang sengaja ditempatkan di situasi yang gelap dan tanpa cahaya. Satu-satunya cahaya yang bisa dirasakannya datang dari seseorang yang tidak pernah ia sangka. Namun belum juga ia menikmatinya dengan sempurna, cahaya itu pun telah direnggut darinya secara paksa.


Dalam pencariannya, kembali Abraham bertemu dengan seseorang yang dapat memuaskan dahaganya. Tapi sepertinya, takdir belum puas mempermainkannya. Ia terombang-ambing dalam ketidakpastian. Antara rasa cemburu, marah, ketakutan, dendam dan perebutan kekuasan tampak berputar-putar di dalam kehidupan mereka. Sampai pada akhirnya ia pun dilepaskan oleh orang yang sangat dicintainya dan lagi-lagi, harus terpuruk dalam jurang kegelapan.


Bisakah Abraham menemukan cahaya kehidupannya lagi? Dikala ia masih berjuang untuk meraih cintanya, satu demi satu masa lalunya pun mulai terungkap dan mengancam kebahagiaannya sendiri.


Dan semuanya itu ternyata bermuara di satu nama. St. Collins.


***


Jika ada kesamaan nama tokoh, karakter atau alur cerita dengan karya lain atau pun kondisi yang sebenarnya, maka itu semua hanya kebetulan dan tidak disengaja.


Author sudah membaca dan menonton ratusan, mungkin ribuan film, drama, novel baik dari karya anak bangsa maupun luar, online maupun offline, sehingga adanya kemiripan dari beberapa referensi yang sudah di baca adalah hal yang sulit untuk dihindari.


Sedapat mungkin Author tidak mengambil bahan atau referensi dari karya seni apapun secara spesifik. Dan karya ini adalah murni dari pemikiran sendiri, dan dalam prosesnya sama sekali tidak ada studi yang secara khusus dilakukan.


Apabila ada yang merasa berkeberatan dengan karya ini, maka harap dapat menyampaikannya dengan baik dan disertai dengan dasar yang kuat, karena Author pun secara terbuka bersedia untuk menerima masukan dan kritik, yang sifatnya membangun.


Adanya kritikan yang bersifat SARA atau pun mem-bash dan menyerang secara langsung atau pun tidak langsung, tidak akan pernah ditanggapi karena tidak akan ada gunanya.


Dan seperti umumnya, setiap karya adalah buah pemikiran dari penciptanya. Mari saling menghargai karena karya seni adalah untuk dinikmati, dan bukan dijiplak seperti kertas fotocopy. Wokay, cekidot.


Terima kasih dan selamat membaca.


Warning: genre besar cerita ini adalah romantis, tapi dikemas dalam penuturan yang mengandung action, misteri dan juga unsur mafia. Jangan mengharapkan alur yang cepat, karena cerita ini lebih menekankan pada pengembangan karakter, latar belakang dan alasan masing-masing tokoh dalam melakukan sesuatu. Jadi, silahkan dinikmati dengan santai sambil makan pisang goreng ❤️