UMAR MAYA

UMAR MAYA
Umar Maya -Eps. 30



U M A R M A Y A


Episode : 30


 


Yuda turun dari mobilnya di ikuti andi dan sawal dari mobil masing-masing tiap mobil berisi empat orang dan mereka berkumpul mengatur rencana .


 


“ yuda sawal, dan teman-teman, malam ini juga ,kita tidak boleh gagal kita akan buru terus jangan sampei kehilangan , kita berpencar, sawal kamu bersama teman lainnya, stan by dipangkalan taxi tadi, kalian masih ingatkan nama taxinya ( andi membagi tugas .)”


“ inget dong ,gw meluncur kesana sekarang.( sawal antusias ) “


“ sebentar sawal , yuda kamu telusuri jalan dimana taxi tadi masuk , sedangkan aku melanjutkan dijalan ini, nanti kita bertemu di simpang tiga jalan setia, kamu paham yuda . “


Lewatlah pedagang kopi keliling menggunakan sepeda ontel sawal menghentikan dan memesan dua belas gelas kopi . setelah selesai minum kopi mereka berpisah dengan arah yang sudah di sepakati bersama .


Setelah terbebas dari pengejaran kelompok andi simantoro kembali kerumah kosong tempat ananda tinggal sementara sedangkan taxi kembali kejalan raya dalam keadaan bodi rusak menyusuri jalan tepat dikawasan pertokoan andi menghentikan taxi tersebut menaik keluar pengemdinya .


“ ( dengan nada tinggi andi mengintrogasi pengemudi taxi ) keluar kamu ,dimana kamu turunkan penumpang tadi, hayo jawab !!! “


“ ( pura-pura ) bang , saya nggak inget tadi orang itu yang nyetir “


Pengemudi taxi ini sudah dibayar mahal ditambah uang pengganti mobil yang rusak dengan harga mobil baru. Maka dia diam pura-pura sakit akibat benturan kepala .


“ ( andi marah ) lo jangan bohong , gw liat lo yang nyetir tadi , lo jangan maen-maen yah sama gw,”


“ ( pura-pura sakit dikepala ) bang , nggak ada untungnya saya ngobohong juga,abang liat aja mobil taxi saya ,siapa yang ganti, boro-boro dapet duit, nih liat leher saya luka kena golok bang , saya dipentok-pentokkin ke dasbor mobil sampe kepala saya sakit,udah gitu dia gantiin saya nyetir, mangkanya mobil jadi rusak ( pura-pura nangis) gimana saya ngegantinya ,pasti saya disuruh ganti kerusakan mobil , “


Yuda datang dan langsung mendekati andi .


“ ( dialek jawa ) andi ,iki toh uwonge ,sing kejar-lejaran tadi “


“ ia dia supir taxi nya ,tapi dia bilang nggak inget dimana turunnya buruan kita”


“ ( dialek jawa ) al,lah aku orang percoyo , wis mas andi aku sing introgasine ,minggir, bener sampean ora inget ( ke pengemudi taxi ) “


Blep sebuah pukulan bersarang diperut pengemdi taxi . kembali blep blep blep lebih dari lima kali pukulan yuda bersarang diperut membuat dia jatuh duduk .kemudian yuda menggeledah isi taxi hingga ke tubuh si pengemudi taxi didapatinya lebih dari dua ratus juta rupiah diketemukan di dalam ban serep.kembali yuda menghadiahi pukulan dan tendangan kemudian menyeret masuk mobil yuda.yuda memaksa sipengemudi untuk memberi tau dimana simantoro diturunkan.sudah di dalam mobil .


“ (yuda marah karna dibohongi ) sampean itu uwong baik tenan aku lihat, tapi jadi pembohong ,sudah dapat uang banyak yoh , sampean tau ora , yang sampean lindungi itu buruan petugas dia penjahat,”


“ saya nggak tau mas ,”


“ nah sekarang sampean tau, sekarang sampean bantu kami , kami bukan penjahat yang perlu sampean takuti , sampean akan kami lindungi “


“ bener saya dilindungi “


“ yoh , kami bukan sampean pembohong , hayo sekarang kamu turunkan dimana penjahat itu “


“ (Sipengemudi taxi sejenak berpikir dan) dia saya turunkan di gang taruna dirumah kosong nomor tujuh tiga ,“


“ oke , sampean jujur yoh, kalo ndak kuputus-putuskan tubuh sampean, sutan sampean hubungi mas andi ,mas sawal juga kita ke gang taruna .”


Orang yang bernama sutan menelphon andi dan sawal . yuda menunggu andi dan sawal didalam mobil tidak terlalu lama datanglah dua mobil dan berhenti mereka turun dua orang menjaga sipengemudi didala mobil yuda. Yuda andi sawal dan tujuh orang lainnya mengendap perlahan menuju rumah nomor tujuh tiga namun sudah menunggu disana aan iwan dan ananda serta dau orang lainnya .


“ maaf jalan ini buntu sebaiknya kalian kembali ( kata aan )


“ kalian siapa ? melarang kami masuk gang ini !!! ( andi berkata tegas )“


“ kami tidak mau terganggu sebagai warga ,silahkan kalian kembali (seru aan)”


“ ( yuda pura-pura mau bertamu) maaf , kami orang baik-baik mau bertamu dengan penghuni di gang ini ,tapi kalau kalian menghalangi terpaksa kami paksa “


Maka tanpa ada pembicaraan lanjutan iwan dan aan langsung menyerang yuda dan andi ,maka terjadilah perkelahian tidak seimbang namun diluar dugaan dan perkiraan yuda . ternya dia sepuluh orang terus terdesak mundur melawan hanya lima orang aan dan iwan begitu lincah dan agresif dua orang teman yuda ambruk patah tulang aan iwan terus mendesak yuda cs. Dengan serangan-serangan yang berbahaya yuda pn terpaksa jungkir balik mencium tanah kena serangan yang bertubi-tubi bersarang di tubuhnya dalam keadaan terdesak datang bantuan lain berjumlah delapan orang yang tertinggal karna mobil mereka saling bertabrakan dikala kebut-kebutan dengan taxi. Yuda andi mulai ada serangan balik namun kembali teman yuda ambruk tanpa bangkit.kokok ayam mulai terdengar sayup-sayup bertanda hari mulai pagi perkelahian terus berlangsung kelompok aan tingga empat orang sang surya mulai timbul warna keemassan menyinari bumi para penduduk mulai keluar rumah menyambut datang pagi tapi alangkah terkejutnya mereka didapati dijalan ada perkelahian begitu sengit tanpa menghiraukan seruan penduduk setempat udara mulai terang kembali teman yuda ambruk satu orang mengerang kesakitan dari pihak aan pun satu orang terkapar tertinggal aan.iwan dan ananda pakaian yang mereka kenakan sudah tidak jelas warna dan modelnya semuahnya rebek sana robek sini .sementara didalam rumah kosong simantoro tertidur dikursi dengan nyenyak sedangkan anak buahnya berjibaku membela dia . tiba-tiba terdengar keras suara sirene polisi .perkelahian berhenti dan masing-masing kabur membawa teman mereka yang terluka .kembali jalan kecil itu tenang seolah tidak perna terjadi suatu perkelahian yang hebat .


“ ( mutia minta diantar kesekolah ) mamih plis deh , teman-teman aku sering diantar mamihnya kalo hari senin , ada upacara bendera, jadi mamih nunggui aku selesai ,nanti mamih kasih aku minum, seperti teman-teman aku juga mamihnya slalu kasih minum ,haus habis upacara “


Ibu maya tidak menghiraukan rengekan mutia yang terus mengganduli tangan dan mengikuti mundar-mandir diruang tamurumahnya .kembali mutia


“ ( rengek mutia ) miiih , mamih plis doong mih , hayu ikut aku kesekolah “


“ ( hilang kesabaran ibu maya ) diam kamu mutia !!!, kepala mamih mo pecah, mikirin papih kamu sudah empat hari tidak pulang , papih kamu takut pulang dia bersalah , suami tidak tau di untung malah membuat kesalahan, ampuuun”


Ibu maya menjerit histeris .mutia menangis dua orang pembatu rumah berdatangan mendekati ibu maya .


“ ( salah seorang pembantu wanita ) nyonya , nyonya kenapa ? “


“ ( ibu maya marah ) diam kamu , pergi , pergi kataku ! “


Ke dua pembantu pergi kembali ke dapur. Kemudian ibu maya menelphon irma .


“ ( menelphon irma ) irma tolong teteh , cepat kamu datang kerumah teteh, teteh butuh bantuan kamu , cepat yah teteh tunggu “


Setelah itu ibu maya masuk kamar tidur.terus dia rebahkan tubuhnya sambil memegangi kepala dengan ke dua tangannya .


“ ya tuhan , kenapa jadi seperti ini hidup aku , aku tidak kuat, simantoro kamu kurang ajar yah, kurang apa aku sama kamu mobil uang, semuah aku berikan ,tapi kenapa kamu melakukan tindakan bodoh , tidakan kamu menghancurkan kehidupan kita kedepan, ya tuhaaan “


Ibu maya terlelap tidur .setelah agak lama kemudian irma masuk dan membangunkan ibu maya, ibu maya langsung memeluk irma sambil menangis kiki hanya berdiri di depan pintu sambil memeluk mutia keponakanya .


Setelah dirawat beberapa hari aripin diperbolehkan pulang oleh team dokter rumah sakit rudi rifat dan anton menjemputnya sementara para preman menunggu di area parkir rumah sakit. Aripin melangkah lambat dan perlahan menuju kemobil setelah masuk .


“ ( sambil menahan rasa sakit.aripin ) anton berapa banyak orang kita yang masih setia padaku? “


“ masih banyak bos , bos jangan kuatir kita masih kuat ( anton meyakinkan aripin) “


“ bagus ,anton sekarang aku sudah tidak ada hubungan lagi dengan SBK, maka kini saatnya kita bergerak sendiri ,tanpa harus ada yang kita lindungi lagi ,kerahkan kekuatan kita, kita rebut kekuasaan tertinggi , siapa yang menghalangi , habisi “


“ siap bos “


“ baik sekarang kita kembali pulang , anton kamu ber istirahat ,nanti aku hubungi kapan kita bergerak , oke anton “


“ oke bos “


Aripin masuk mobil dan pergi di ikuti anton dan para preman meninggalkan area parkir rumah sakit .dari kejauhan dormen terus mengamati gerakan aripin bersama anak buahnya .dan membuntuti mobil aripin .


Wahyu baru kembali dari kantor bersama ali menggunakan mobil van tercanggih diabad dua puluh. Ali membelokan mobilnya ke rumah dilihat sang emak resti sudah menunggu di teras rumah dengan senyum .wahyu turun disambut resti bermanja ria .


“ bah esti senang banget , abah pulang cepet , entar kita latian silat yeh “


“ iyeh tenang ajeh , tapi resti latianye kudu serius jangan becande terus ame encang guru , liat tuh dinda die hebat cepet dapetnye “


“ ( sang emak menyela ) resti abahnya masih cape , biar abah ngupi dulu, makan dulu , baru deh latian “


“ iyeh maak esti juga tau ( cemberut manja ) “


“ oh iyeh iha , gimaneh kabarnye umar, kapan die balik? ( wahyu bertanya tentang umar ) “


“ kang sebenernye umar dicakung sendirian, kaga papeh dirumehnye sendiri, tadi saye telphon ,katenye ari minggu pulangnye ,sebenernye saye watir bangat,( sang emak menerangkan kekuatirannya )”


“ yeh udeh entar malem akang kesono, tapi lo jangan bilang-bilang ke resti entar die ngikut lagi , akang kasian takut die kecapean, sebab paginye akang kudu udeh dirumeh lagi , besok ade pertemuan dewan direksi perusahaan perkare suaminye si maya “


“ tersereh akang ajeh , yang penting ati-ati “


Setelah hari menjelang malam resti adinda alek masih terus berlatih silat dengan serius dan fokus wahyu sang emak dan encang guru hanya jadi penonton ali mencoba ketangkasan adinda dengan sebuah serangan yang dahsyat. Adinda mampu menahan dan mengimbangi serangan ali .adinda lanjut berlatih dengan menggunakan golok terlihat sangat mengerikan gerakan yang cepat bagai baling-baling heli lompattinggi salto berputar-putar kiri dan kanan begitu indah dan dahsyat.tiba saatnya giliran encang guru melempar sesuatu ke arah adinda maka dengan sebuah lompatan lincah dan replek yang sangat menakjubkan serangan gelap dari encang guru dapat dipatahkan adinda dengan mudah. kini giliran sang emak menyerang adinda dengan sebuah tentangan angin mamiri tubuh sang emak melayang –layang di udara kemudian turun menyerang dengan kibasan kaki ke bagian kepala dan leher adinda.kembali adinda berhasil mematahkan serangan yang berbahaya dari tiga tokoh handal .


bersambung