UMAR MAYA

UMAR MAYA
Umar Maya -Eps. 25



U M A R M A Y A


Episode : 25


 


Simantoro duduk menutupi wajahnya dengan kedua belah tangan nya, hatinya marah.


 


“ ( marah-marah ) bedebah kulumat kalaian semuah ,brengsek kurang ajar, tidak akan kulepaskan kamu wahyu ,sampai dimanapun kamu lari akan kukejar, akulah yang pantas duduk menjadi penguasa di perusahaan itu,bukan kamu “


“ (aripin mendengar ocehan siamantoro ) percuma pak siman marah-marah seorang diri , lawan bapak bukanlah sembarangan orang, dia jenius mempermainkan siasat,mahir berbisnis , terbukti sekian belas tahun perusahaan dibawah kendalinya terus bergerak naik, apa pak siman yakin dapat menglahkan dia,( sinis )”


“ ( simantoro tersinggung diremahkan ) jangan kamu remehkan kemampuan aku aripin “


“ ( ejek sinis ) buktikan pak , selama ini bapak hanya duduk diketiak istri bapak, bapak tidak lebih hanya mencari keuntungan, tanpa keluar modal, bapak tidak punya uang , sungguh malang ibu maya uang peninggalan almarhum suaminya habis karna ambisi suami barunya , aku pastikan itu “


“ ( simantoro marah ) diam...!!! ,tutup mulut kamu “


“ ( aripin terus merendahkan simantoro ) sebaiknya kontrollah amarah bapak, dengan siapa bapak berbicara “


“ (simantoro terbakar amarah ) Cueh... ( meludah )baru hanya kamu , sepuluh aripinpun aku tidak takut, akan kuhadapi “


Dari ruangan lain munculah anada .iwan sikecil cabe rawit dan aan ketiga lelaki ini mereka memiliki ilmu bela diri yang cukup tinggi orang yang dibayar simantoro . aripin terkejut ketika ananda mengunci pintu ruangan itu .


“ bagai mana bos ? ,( kata ananda ke simantoro )”


“ beri pelajaran orang yang so pintar ini, aku muak “


Simantoro masuk keruang dimana ananda datang . aripin mulai ambil ancang ancang lari namun aan dan iwan cepat menangkap dan memegangi kedua aripin tangan .simantoro kembali keruangan sambil memegang sebuah pemukul bola dan menghantam perut dilanjut ke kaki kemudian menghantam dagu aripin dengan dengkul aripinpun terkulai dalam seketika ambruk pingsan simantoro cs. Keluar dari ruangan meninggalkan aripin tergeletak dilantai mulutnya mengeluarkan darah segar.


Hari kian gelap aripin belum juga keluar dan tidak terdengar pembicaraan dari ruanganya membuat semuah anak buahnya menaruh curiga terlebih rudi dan rifat . anton dan beberapa preman mendobrak daun pintu Braaak pintu terbuka dilihat aripin tergeletak dilantai .anton marah .


“ ( anton marah ) kurang ajar perbuatan siapa ini , mereka harus bertanggung jawab , teman-teman kita balas penghinaan bos kita , cepat cari mereka “


Anton dan sepuluh preman bergegas keluar rumah mencari orang yang menyiksa bosnya ( aripin ).simantoro melihat anton dan kesepuluh temannya keluar dari rumah mencari pelaku . dari sebuah lorong gelap disamping rumah.mereka jalan mengendap menuju ke sebuah jalan raya . anton mengetur pencarian .


“ (anton mengatur anak buahnya ) gondrong kamu bawa dua orang kearah kanan . kamu codet bawa dua orang kearah kiri jalan . adoy kamu bawa dua atau tiga orang ke arah belakang rumah ini dan aku ke depan berempat ingat ketemukan pelakunya , oke “


“ ( crouw dad ) oke ,”


“ kita telponan seperti biasa , berangkat “


Anton begegas menuju ke jalan raya dengan berlari di ikuti yang lain terbagi tiga . sementara rudi rifat membawa aripin keluar rumah terus masuk ke mobildan pergi tujuan rumah sakit terdekat . bersamaan mobil yang membawa aripin keluar dari jalan kecil menuju jalan raya ali melihat .


“ ( ali menunjuk mobil aripin ) bapak wahyu itu mobil aripin baru keluar dari jalan kecil itu , bagai mana bapak ?“


“ putar balik ali , kamu potong jalan mereka “


“ baik bapak “


Ali memutar balikkan arah mobilnya terus mengejar mbil aripin kemudian memotong hingga rifat mengerim mobilnya secara tiba-tiba wahyu ali dan encang guru berhamburan keluar dan mendekati mobil aripin. Rudi dan rifat didalam mobil angkat tangan tanda menyerah . ali memaksa supaya rudi membuka pintu mobilnya .


“ ( ali memaksa rudi ) buka pintunya , atau aku hancurkan “


“ (keluar dari mobil sambil ngangkat tangan) kami menyerah, bos kami terluka, biarkan kami pergi “


Ali melihat aripin terluka dari mulutnya keluar darah segar.


“ bagai mana bapak “


Wahyu berpikir tanda tanya tentang anaknya resti .


“ oke kalian boleh pergi , dimana anakku kalian sekap ?”


“ (Rudi agak ragu .) di ,..dirumah kosong nomor tujuh tiga dijalan itu,dia sendiri dalam kamar “


Tanpa banyak bicara lagi wahyu masuk kemobil diikuti ali dan encang guru mobil melaju menuju jalan itu namun dari arah dalan muncul anton barsama tiga preman menghadang .


“ (anton mengetuk-ngetuk kaca jendela mobil ) turun kalian !!! “


Wahyu encang guru turun . sejenak mata anton terbelalak yang turun ternyata wahyu dan encang guru orang selama ini sulit dikalahkan . namun anton tidak ragu langsung saja dia menyerang wahyu tapi encang guru mengambil alih melawan anton cs. Wahyu ali lari bergegas menuju kerumah kosong menyelamatkan resti . wahyu langsung menendang pintu dan hancur berkeping-keping terus masuk mencari dari kamar kekamar dan dilihat resti bersandar didinding dengan tangan di ikat tambang didepannya ada sebungkus nasi yang belum tersentuh .dengan rasa sedih dan senang wahyu langsung memeluk resti dengan erat setitikair mata tumpah dari mata wahyu .


“ (memeluk resti dengan sedih ) maafkan abah naaak , ini salah abah “


Resti terkulai lemas setelah dia melihat abahnya datang menolong diklopak mata resti berderai air mata .wahyu membopong tubuh anaknya keluar rumah mengikuti langkah ali .terus memasukan resti ke dalam mobil . anton cs . tidak mau kehilangan resti maka anton minta bantuan para preman yang lain namun ali lebih cepat tancap gas mobilnya sebelum kawan anton datang .tinggal encang guru seorang diri melawan empat orang setelah dia lihat mobil ali sudah tidak lagi kelihatan maka .


Encang guru membaca mantra ajian pangasep-asep . cling encang guru hilang anton cs . mencari cari .


Cafe iseng-iseng doang. Sebuah cape yang tidak terlalu ramai pengunjung seperti malam ini. simantoro membawa ananda.aan dan iwan mengatur strategi dan rencana .dan berjanji .


“ ( simantoro berjanji ) nanda aku percayakan tugas ini padamu , aripin sudah tidak bisa ku andalkan lagi ,”


“ tapi pak ...( terpotong ) “


“ kalian jangan kuatir, aku tau kamu takut si aripin marah ,”


“ ia pak ( jawab ananda ) “


“ hm , kalian habisi saja tidak ada lagi urusan dengan aku , aan iwan aku andalkan kalian berdua,karna kalian memiliki ilmu bela diri yang tangguh ,aku minta tangkap wahyu bawa anak dirga padaku secepatnya,dan kamu nanda selidiki dan cari documen asli perusahaan diseluruh ruangan kantorpusat dan cabang, bila ada yang menghalangi habisi saja, ingat kalau aku sudah duduk di tampu kekuasaan kalian bertiga akan menduduki jabatan tinggi setingkar direktur.”


Ketiganya saling pandang merasa senang dengan yang dijanjikan simantoro. Hari kian larut pengunjung cafe hanya tertinggal simantoro cs.


Dijalan tengah kampung cakung umar berjalan seorang diri masih membawa perlengkapan kuliah dua bulan dia menahan sebuah kerinduan pada icha gadis yang dicintai .umar tidak menyadari dirinya di ikuti kubil dan rahman setetelah sudah didepan rumah si kakek icha duduk seorang diri matanya memandang kearah jalan dan ketika dia melihat umar datang betapa senang dan gembiranya hingga dia tidak menyadari menyongsong umar terus merangkulnya sambil menangis bahagia .umar pun demikian keduanya melepas rindu tanpa ingin melepas pelukannya .


“ ( icha manja ) a a , e’nneng kangan banget sama a a. !!! “


Umar tidak menjawab dia biarkan icha melepas rindu . namun kubil panas hatinya dibakar cemburu .


“ ( kubil geram. Cemburu ) kurang ajar ni orang, dia sengaja bikin hati gw panas enak banget pelukan cuih ( meludah ) liat aja entar gw babat lo.”


“ sabar bil sabar ( rahman mendinginkan hati kubil ) lo jangan kepancing , tahan cemburu lo “


“ ( kubil geram cemburu ) gw nggak cemburu man , buat apa gw cemburu, ama perempuan jelek gitu , gw mah kesel aja dia merasa cakep.“


“ dia emang cakep bil , siapa nyang kaga kenal icha dikampung cakung, gw tanya lo ,ampir semuah laki kenal “ (rahman berkata jujur )


“ ( kecewa pada rahman ) haaah, lo bikin ati gw panas aja man,”


“ gw ngomong apa adanya bil “


“ (kubil kian panas hatinya) hah , lo liat nih “


Kubil lompat keluar dari persembunyiannya terus memisahkan pelukan umar dan icha.


“ ( membentak kata kasar ) lo enak-enakan pelukan, belon jadi laki bini lo ,bikin malu kampung aja, pegi sono lo ( mendorong umar ) “


“ ( umar tenang ) bang, gw juge tau aturan ,”


“ bagus kalo lo tau, sekarang lo pulang ajah udah malem “


Sikakek dan nenek muncul dan .


“ te kudu pulang jang, (ke umar) ngendong we disini, aya kamar kosong ,kakek tanggung jawab “


Umar menoleh dan mencium tangan kakek dan nenek secara perlahan kubil mundur dan terus pergi .icha menarik tangan umar untuk masuk keteras rumah dengan mesra dan manja icha kemudian masuk kedalam rumah sambil bersenandung sebuah lagu rindu . sikakek dan nenek tersenyum senang keduanya bicara berbisik .


“ ( kata sinenek ).. kakek , cinta bisa membuat manusa sakit, bisa oge nyembuhken penyakit ”


“ da atuh h’e-‘eh , dulu ge nenek , ari ge’ring sok manggilan ake terus “


Icha keluar membawa secangkir teh manis hangat .


“ a a , diminum yah masih, hangat loh teh nya, a a pasti haus .“


Umar menatap icha berlama-lama membuat icha grogi tapi senang .


“ a a , jangan mandang e’n neng terus atuh , e’n neng malu ! .“


Umar tersenyum bahagia hilang sudah kerinduannya pada icha .


“ neng icha ( ragu ) ngngh , neng saye ko bise kanget yeh sama e’n neng kenape yeh “


Icha tersipu malu dia sejenak menundukan wajahnya bersemu merah merasa tersanjung dan merasakan hal yang sama dia alami .


“ a a , bercanda e’n neng malu .( manja ) “


“ neng , e’n neng sakit yeh,ko badanye kurus , kenape ?


Icha menundukan wajahnya meneteskan air mata bahagia.


Bersambung