
U M A R M A Y A
Episode ; 27
Ibu maya melihat ke arah simantoro sedang masuk ke mobil nya dihalaman rumah. ibu maya menarik nafas panjang teh irma merasa kasihan pada teteh nya .
“ (irma menenangkan hati ibu maya ) yang sabar yah teh ,aku yakin ko ka siman mau membantu teteh , barang kali aja saat ini dia lagi sibuk kerjaan “
“ kerjaan apa , setiap harinya dia Cuma keluyuran , teteh suruh dikantor jadi apa saja , dia tidak mau , makanya teteh pusing .“
“ ( kiki menyela ) jadi direktur ka siman pasti mau teh ,”
“ ya tidak bisa dong ki , direktur itu jabatan tinggi , yang bisa memutuskan suatu keputusan, tidak sembarang orang bisa duduk di posisi itu, ka siman kan Cuma sarjana akuntansi , yah sudah lah , sekarang bagai mana tindak lanjut, apakah guru sepuh sudah kalian temukan dimana beliau tinggal ?. “
“ nah itu dia teh ,menurut tetangganya , satu hari sebelum kita datang kesana , kerumah itu sudah dijual “
“ ( heran ) loh , satu hari sebelumnya (sejenak berpikir) kalian kesana , kamu bilang ada lelaki muda didalam rumah, lelaki muda itu siapa dong ?”
“ ( teh irma menggelengkan kepala ) irma tidak tau teh , irma tidak tanya siapa dia “
“ kalo menurut iki , mendingan kita liat lagi kekampung itu , kalo perlu kita tungguin sampe kapan juga “
“ bener juga saran kamu kiki , teteh setuju “
Teh irma mengerti tujuan kiki. Dia sengaja supaya kembali kekampung cakung karna dia ingin ketemu adinda gadis yang di incar.
“ hmmm , ( ejek irma ke kiki ) kiki mah sebulan juga siap teh dikampung itu , ada yang di incar “
“ itu pasti dong, iki kan sudah besar ( kelakarnya kiki ) kuliah setahun lagi , sarjana ekonomi kiki sandang , keren kan , cewe mana yang tidak tertarik ? “
“ ki , kamu kuliah yang serius dong ,teteh malu loh, masa adikna teteh kuliahnya tidak selesai-selesai , apa kata duania nanti “
“ teh maya kaya tidak tau aja kelakuan kiki “
Kiki tidak mau diper olok-olok kedua kakaknya maka .
“ teh irma ,hayu katanya kita mo kekampung cakung lagi , hayu atuh “
Kiki pergi keluar rumahdi ikuti teh irma dan ibu maya .sambil tertawa-tawa .
Ir. Surya mengunci pintu ruang kerjanya seolah-olah dia belum datang kekantor .dia membuka pintu lif rahasia yang biasa dipegunakan wahyu dia masuk mulai dari lantai tiga sembilan dan berhenti ditiap lantai terdapat sebuah lobang persegi empat ditutup dengan rapi seolah dinding tembok dibuka penutupnya kemudian mengambil sebuah berkas setelah dia membaca kembali dia simpan ditempat semula begitu seterusnya hingga kelantai sembilan.di lantai sembilan ini surya baru mendapatkan surat yang di cari dan di pisahkan satu bundal surat sisanya dikembalikan ketempat semula lanjut ke lantai tiga kembali dia mengambil sebundal surat disatukan dengan bundal surat pertama yang diambil dilantai sembilan .
“ ( surya berkata ) sudah kutemkan dua bundal surat berharga ini ,tinggal satu bundal lagi ,surat bersampul hijau daun ( teringt sesuatu ) kalau tidak salah tadi aku lihat sampul hijau daun dilantai berapa yah ( mengingat-ingat ) aduh lupa aku , sebaiknya aku telusuri lagi perlantai “
Ir. Surya menekan tombol naik lif kembali naik kelantai empat surya meneliti semuah surat bersampul namun sampul hijau daun yang dicari tidak ada. dari lantai kelantai hingga kembali kelantai tiga puluh sembilan . sebelum surya membuka lubang kotak dinding alantai tiga sembilan.
“ ini lantai tiga puluh sembilan , sebaiknya surat-surat ini aku simpan saja dulu dimeja kerjaku biar ringan “
Surya keluar dari lif membawa surat-surat berharga yang sudah diketemkan ke ruang kerjanya.alangkah terkejutnya surya,simantoro dan ananda sudah berada di ruang kerjanya.simantoro tertawa-tawa.
“ ( simantoro tertawa ) hahaha , ternyata benar analisa aku , bahwa diruangan ini ada sejuta rahasia , luar biasa “
“ pak simantoro anda tidak berhak berada di ruang kerja saya , anda bukan , mengusir anda ,pak ananda , anda sebaiknya kembali ketempat kerja anda ,”
“ ( ananda senyum penuh ejekan ) pak surya , kita tidak perlu lah berbasa-basi , kita saling tau , saling mengerti ke adaan “
“ maksud anda apa pak nanda ? “
“ pak surya , semuah staf dikantor ini tau,pak wahyu lah yang memimpin perusahaan ini, tapi beliau pengecut tidak berani menampakan diri bagai siliman pimpinan apa seperti itu, “
“ anda jangan berani kurang ajar , anda tau resikonya !!! “
Ananda tertawa-tawa mengejek surya .
“ ( sinis ) saya bukan anda yang pandai menjilat atasan “
Surya menahan amarah karna ucapan ananda . dia berusaha sabar dan tenang. Simantoro hanya menjadi penonton tapi hatinya senang karna dia orang pejabat tinggi sedang bertikai di depan matanya .
“ ( hati simantoro berkata ) teruslah ananda,pancing kemahan surya , aku suka kalian berkelahi , bekelahilah cepat hahaha “
“ (surya marah ) jangan anda artikan kesetian sebagai penjilat , aku bukan penjilat seperti kamu ananda yang bisa di iming-imngi jabatan “
“ (membela diri ) hei , bukan iming-iming , tapi sebuah perjanjian kerja sama dengan imbalan yang setimpal , sekali lagi bukan iming-iming “
Simantoro menyela .
“ kami akan pergi dari ruangan ini,”
Tiba-tiba dua bundal surat berharga ditangan surya di rebut simantoro. Surya terkejut dan berusaha merebut kembali tapi ananda menghalangi dengan sebuah pukulan ke perut surya. hingga surya tersungkur ke tembok.kemudian mengejar simantoro dan ananda. namun keduanya bersembunyi disuatu ruangan . surya masuk lif ke lantai dasar . simantoro dan anada keluar dari da
“ kerja bagus pak ananda ,aku suka dengan kerja anda , mari kita rayakan di resto yang terbaik di kota ini “
“ (ananda senang ) oke pak “
“ pak ananda ,anda berhak menerima bonus dari saya, satu unit mobil europa”
Ke duanya terus berjalan menuju lif dan masuk . sementara surya sudah di lantai dasar mencari-cari simantoro dan memerintahkan ke seluruh securiti untuk menangkap simantoro atau ananda . penjagaan terjadi di tiap-tiap lantai pintu lif dijaga ketat. Tangga darurat pun di jaga ketat namun surya melupakan di ruang kerjanya terdapat lif rahasia yang digunakan simantoro dan ananda untuk meloloskan diri .simantoro ananda tertawa senang menuju kejalan raya berjalan santai seolah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya sambil membawa dua bundal surat berharga menyetop sebuah TAXI terus pergi .
Di kantor SBK GOUP dengan gedung tiga puluh sembilan lantai heboh mencekam membuat para staf takut dan bertanda tanya apa yang terjadi karna para securti menjaga ketat tiap lif dan tangga darurat hingga datang aparat penegak hukum atas laporan surya .ada beberapa wartawan media masa namun dilarang meliput atau mewawancarai orang-orang yang berhubungan dengan perusahaan .surya tidak berani menceritakan kejadian yang sesungguhnya pada orang lain sekalipun itu stap atau para direktur. selain ke petugas penegak hukum. Para penegak hukum menggeledah setiap lantai dan ruangan hingga tersiar simantoro suami ibu maya dan ananda wakil direktur ke uangan harus ditangkap .
Sang emak dan adinda sudah dipersilahkan pulang mereka berkemas akan meninggalkan kamar rawat inap wahyu memapah sang emak dengan perlahan tapi mesra resti bergandengan tangan dengan adinda alek membawa tas berisi pakaian emak .encang guru ali mengikuti dibelakang .
“ ( sang emak berkata ke encang guru ) kite kaga useh deh ke surilang , kaga papeh kite pulang aje ke jati cempaka “
“ ( memastikan ) lo yakin iha ,kite ke jati cempaka ajeh ?”
“ iyeh cang , ape pun yang bakal terjati kite hadapin , ini udeh jalannye , saye iklas ridho dunie akherat cang “
Tiba-tiba hp wahyu berdering .dari surya .
“ ( suara surya di hp wahyu ) halo selamat siang pak , pak ini darurat , sesuai perintah bapak saya sudah lakukan namun ke dua bundel surat itu di rampas oleh siamntoro dan ananda wakil dari ibu andini ,maaf pak saya tidak bisa mempertahankan, maafkan saya pak “
Wajah wahyu tegang bercampur marah hingga giginya gemeretek . iha menatap suaminya dengan heran tidak perna dia melihat suaminya begitu tegang dan marah .
“ ( emak membatin ) ape yang terjadi , kang wahyu begitu mareh keliatannye mukenye tegang banget “
“ ( tegang dan marah ) berapa bundel yang di rampas, warna sampul apa saja?”
“ (suara surya di hp wahyu ) warna jingga dan biru gendola pak “
“ baik kamu laporkan ke yang berwajib tentang kehilangan , soal simantoro dan ananda biar kita saja yang urus , kamu kerahkan semuah securiti,jaga ketat jangan biarkan mereka masuk kembali ke dalam kantor, jaga dua puluh empat jam penuh , ini perintah “
“ ( suara surya di hp wahyu ) baik pak , apa yang lakukan sekarang pak ? “
“ kamu stan by di kantor, tunggu saya datang “
“ ( suara surya di hp wahyu ) baik pak ,selamat siang “
Wahyu tau istrinya . encang guru dan ali .ingin tau apa yang terjadi di kantor.
“ entar di rumeh aje kita bicarakan , yu kita pulang kasihan umar sendirian dia “
Wahyu cs. Perlahan jalan menuju area parkir rumah sakit .
dibawah terik mata hari siang. umar dan icha jalan perlahan-lahan sambil mengaitkan jari jemari mereka.dijalan yang berdebu namun terasa begitu indah . sengatan sinar mata hari terasa sejuk .tidak ada yang buruk di hati mereka yang sedang jatuh cinta . cinta bisa mengubah apa saja menjadi indah dan nikmat . umar mengubah panggilan ke icha menjadi cantik sayang.icha ke umar menjadi .a a sayang .
“ a a sayang haus tidak ? “
“ a a , kaga perneh haus kalo deket ame sicantik , segerrr aje rasanye adem “
“ ah , a a , ( manja ) emang e’nneng cantik “
“ ( merayu ) cantik sayang , kaga ade cewe yang ngelebihin kecantikan kamu dikolong jagat ini ,”
“ ( senang tersanjung ) a a berlebihan , e’nneng biasa aja tuh, a a melihat e’nneng cantik dari mana ? “
“ dari hati atuh cantiiik , “
Icha tersipu-sipu . kubil melihat dari kejauhan marah tidak terima icha jalan dengan pemuda lain. dia memanggil rahman doni dan gio mengejar umar dan icha .sambil teriak paggil .
“ ( kubil teriak panggil ) woi ,berenti lo . !!! “
Umar menoleh kebelakang dilihat kubil berempat lari mengejar .icha mulai gelisah dan cemas .
“ ( cemas ) a , jangan dilayani yah , mereka brengsek suka cari masalah , kita menghindar aja “
“ cantik tenang aje yeh “
besambung