UMAR MAYA

UMAR MAYA
Umar Maya -Eps. 22



U M A R M A Y A


Episode : 22


Hari kian larut umar masih juga belum masuk rumah dia tetap duduk ditaman disinari cahaya rembulan warna kuning keemasan kicau burung saling sahut dengan suara jangkrik adinda yang melihat itu berjalan mendekati umar dengan perlahan kemudian duduk disebelahnya .


“ ( dengan manja ) umar apa sih yang kamu lamunin , sudah malam lo , nanti aku kasih tau emak kalo kamu bergadang “


“ dinda gw bukan anak kecil lagi yang musti terus diawasi orang tue , gw udeh dewasa sama kaye lo, lo aje bebas kemane lo suka “


“ beda umar, aku sama kamu jauh banget perbedaannya , bagai langit sama bumi “


“ itu kate lo , tapi kate gw ,kite ini same aje , bedanye lo perempuan gw laki tapi soal hati ame perasaan itu sama ajeh “


Adinda menyengitkan alisnya tanda tidak paham arah pembicaraan umar .


“ maksud lo soal hati “


“ iyeh soal hati ,


Adinda tersenyum dia mengerti .


“ mar , lo lagi jatuh cinta , sama siapa ?”


Umar tidak menjawab dia hanya menghela nafas .adinda coba menerka nerka .


“ kalian sudah lama tidak ketemu “


Umar hanya menganggukan kepala dengan desahan nafas karna rindu .


“ kenapa umar , emak melarang kamu , atau kamu lagi bertengkar sama dia, mar aku memang lebih muda satu tahun dari kamu , tapi aku sudah sering pacaran , curhatlah sama aku , aku bersedia mendengarkan sampe pagi juga tidak apa apa sekarangkan malam minggu ,jadi besok kamu tidak kuliah aku juga .”


“ (mengalihkan pembicaraan) oh iyeh gimana kuliah kamu, kamu ambil


Adinda kecewa umar mengalihkan pembicaraan dia hanya menghela nafas .tiba tiba ada sebuah bayangan manusia lompat dari dahan kedahan mengenakan jubah hitam menutup wajahnya .umar mengejar lompat tinggi salto diudara hinggap didaham pohon yang cukup tinggi bagai tupai . adinda berteriak panggil .


“ ( teriak panggil ) umar jangan kejar ,dia berbahaya , kembali umar kembali “


Adinda berlari kedalam rumah melaporkan ke encang guru . mendapat laporan encang guru langsung mengejar umar menggunakan elmu tupai ngeram sama seperti Yang dipakai umar.sinar rembulan cukup membantu umar mengejar bayangan dari dahan kedahanyang lain cukup tinggi pohonnya besar besar ketiga bayangan jadi saling mengejar disuatu tempat terbuka lebar umar berhasil memotong jalan bayang tersebut .bayangan itu berdiri tegak berhadapan dengan umar kemudian tertawa dengan suara keras menggunakan tenaga dalan yang amat tinggi .umar mengimbangi sepertinya kali ini umar harus kalah .encang guru tiba tubuh umar terguncang untunglah encang guru cepat membantunya .walau encang harus mengakui kehebatan lawanya kali ini . encang guru terkulai ambruk bayangan manusia menyiramkan cairan ke tubuh umar dan encang guru keduanya siuman dan bangkit sehat seperti sedia kala. Sibayangan manusia membuka cadar penutup wajah ternyata umar terkejut . ( sikakek icha )


“ ( memeluk ) kakek “


“ muhun ujang , da sengaja ake mencari ujang , incu ake teh ngalamun terus mikiran ujang, kapan atuh mau kerumah ake “


Umar kian erat memeluk tubuh sikakek dan mebenamkan wajahnya ke dada kakek terus menangis terisak .encang guru hanya terpaku menyaksikan adegan itu .sambil berpikir siapa sikakek ini elmunya amat tinggi .


“ ( kata hati encang guru ) kaga saye nyangke umar berteman dengan sikakek berarti elmu sikakek ini tinggi banget , tapi umar kenal dimane yeh ko umar kaga perneh cerite , ape iye umar belajar lagi ame sikakek entu , buktinye die panggil kakek udeh akrab lagi e’nih bener bener keberuntungan “


“ kakek umar minte maaf, umar sangka penjahat yang nyusup ,mangkanye umar kejar maafpin umar keeek “ ( umar mencium tangan si kakek )


Encang guru mendekati sikakek dengan sopan dan hati hati .akan tetapi sikakek tau .


“ aih , jangan make basa basi atuh ,sok rek kenalan mah ka kakek ,”


“ maaf kek ,( tersipu malu ) saye encangnye umar merangkap guru silatnye , hm, kalo boleh saye tau kakek ini siape , elmu kakek sangat tinggi ? ”


Mendengar ucapan encang guru sikakek tertawa lepas . membuat encang guru heran namun kali ini sikakek tertawa tidak menggunakan tenaga dalam.


“ ( heran ) kenapa kakek tertawa ,ape ade pertanyaan saya yang lucu “


“ jang umar , guru kamu teh pandai berbasa basi “


“ yah sudah atuh kakek mau kembali pulang , da karunya ka si e’nneng ,”


Sikakek langsung lompat bagai terbang keatas pohon dan pindah kepohon lainnya. mata encang guru terus mengikuti hingga tidak terlihat lagi bayangan sikakek .tidak terlalu lama umar pun melakukan yang sama Cuma berbeda gaya diikuti encang guru keduanya menembus gelapnya malam .


Seperti biasa dikantor SBK GRUP disibukan para pegawai .namun disalah satu ruangan miting lantai tiga puluh sembilan berkumpul para dewan direksi sengaja dipanggil oleh wahyu pimpinan tertinggi.setelah rapat usai aripin dipanggil didudukan dikursi terpisah satu diantara dewan direksi membacakan surat keputusan .


“ ( membacakan surat keputusan ) selamat siang saya insinyur surya jabatan direktur pemasaran PT SBK GRUP membacakan surat keputusan hasil sidang para dewan direksi memutuskan menetapkan saudara aripin SE. Jabatan sekjen keuangan mlai hari ini diberhentikan dengan terhormat”


Aripin alangkah terkejutnya mendengar surat keputusan yang baru dibacakan bahwa dirinya di pecat wajahnya tegang menatap tajam kearah wahyu.


“ dan berhak mendapatkan sesuai dengan masa bakti dan jabatan maka , saudara aripin mendapatkan pesangon penuh sesuai masa kerja ditambah gaji bulan terakhir jatuh tempo bulan ini serta mendapat hak bonus royalti dari PT SBK GRUP berupa satu unit mobil yang sedang saudara aripin pergunakan untuk pulang pergi bekerja di PT SBK GRUP serta satu unit rumah tinggal yang dihuni saudara aripin saat ini “


Aripin menolak diberhentikan dan marah kursi yang dia duduki dilempar ke arah wahyu. Wahyu mengelak suasana menjadi kacau balau sebagian dewan direksi kabur keluar ruangan yang tinggal hanya wahyu surya dan dua dewan lainnya .


“ ( marah ) apa hak kamu memberhentikan aku , hei wahyu , apa salah aku pada perusahaan ini , kebencian kamu tidak mendasar, aku tidak terima ,aku akan tuntut kamu wahyu ,”


Kembali aripin hendak menyerang wahyu.surya terlempar jatuh menimpa meja rapat akibat kibasan tangan aripin yang kuat .wahyu tetap tenang duduk ditempatnya .


“ ( marah dan dendam ) ku bunuh kamu wahyu Ciaaat “


Aripin lompat nyerang dengan sebuah botol mineral ditangan wahyu hanya mengelak tanpa bangun dari tempat duduknya aripin nyustruk menabrak rak documen hingga kacanya pecah. Aripin berbalik arah kembali dia mengembil kursi diayunkan ke arah wahyu kambali wahyu hanya bergeser sedikit hingga kursi menghantam meja rapat maka dengan replek dua kaki wahyu menjepit aripin dengan kuat menggunakan tenaga dalam tingkat tinggi. Aripin meronta dan berhasil datanglah empat securiti menangkap membawa turun lantai dasar kemudian dilempar tubuh aripin nyaris saja menabrak seorang wanita muda . rudi rifat terkejut dan menyongsong aripin kemudian membimbing ke dalam mobil terus pergi tanpa ada pembicaraan hati aripin panas terbakar oleh dendam pada wahyu .


Diruang kerja wahyu yang sangat dirahasiakan hanya orang orang tertentu saja yang bisa masuk terkecuali insinyu surya yang sedang berada ruanga itu bersama wahyu setelah kejadian diruang miting .


“ surya saya percaya dengan kesetiaan kamu pada saya , sudah terbukti selama sembilan belas tahun kamu membantu saya tanpa diketahui orang lain ,jasamu tercatat andilmu juga sangat besar pada perusahaan ini , sebetulnya saya sudah hampir tidak kuat memegang amanah ini , terlalu berat “


“ kesetian saya adalah cermin dari anda , saya mengadatasi semuah yang anda lakukan selama ini tanpa kenal lelah mengorbankan keluarga dan kesenangan hanya untuk sebuah pengabdian kesetian memegang teguh amanah mempertaruhkan jiwa raga anda , sebuah perjuangan yang patut ditiru saya banyak belajar dari anda pak wahyu , janganlah anda menyerah kami ada bersama bapak “


“ terimakasih insinyur surya , aku harus segera pergi selamat siang “


Wahyu bangun dari kursinya menuju sebuah rak buku digesernya terbuka sebuah lif khusus .wahyu pergi .sesungguhnya ruangan itu adalah ruang kaerja insinyur surya orang yang sangat dipercaya maka dia ditempatkan diruang itu.


Disebuah sekolah SMP .bel sudah berbunyi bertanda jam belajar sudah usai sebentar lagi waktu bubar anak sekolah . Adinda menunggu resti didalam mobil agak jauh mata adinda terus melihat kearah pintu keluar. tidak seorangpun orang tua murid yang menunggu. kecuali dua orang berdiri dipintu gerbang ( petoy dan ibros ) Adinda tidak tau jauh dibelakangnya dormen mengawasinya dari dalam mobil . bel kembali berbunyi kali ini anak anak berhamburan keluar dari kelas adinda senang melihat resti sudah keluar tapi tiba tiba resti dibekap oleh dua orang ( petoy ibros ) kemudian dibawa kemobil dormen teriakan resti tidak membuat anak anak membantu malah sebaliknya mereka takut . dengan segera adinda turun dari mobilnya mengejar resti sambil berteriak minta tolong .


“ ( teriak panggil ) restiii , resti tolong tolong ada penculik “


Resti terus merontak sambil teriak minta tolong. Petoy panik terus mukul leher belakang resti dengan tangan. resti terkulai lemas digotong masuk kemobil dormen. adinda berusaha keras sambil teriak merebut resti kembali .orang mulai banyak berdatangan mendengar teriakan resti dan adinda dormen tidak mau ambil resiko dia tancap gas mobilpun melesat dikeramaian anak anak sekilah adinda berlari kemobilnya dan terus mengejar mobil dormen namun adinda kurang menguasai medan akhirnya mobil yang dia kemudikan nyustruk nabrak pagar pembatas sekolah marah dan tangis menjadi satu dia terus berusaha mengeluarkan mobilnya namun ban mobilnya slip dia keluar dari mobil sambil terus menangis orang yang berada diarea sekolah membantu mengangkat mobil .adinda menilpon ali dan alek .


“ ( menilpon hp. Sambil menangis ) lek , tolongin gw , resti diculik orang disekolah, cepetan ya ,”


“ ( suara alek di hp adinda ) oke, dinda lo tenang aja disitu, gw sama mang ali kesana sekarang juga”


Tidak sampai hitungan menit ali alek datang tiba tiba sudah berada didalam mobil ali sudah megang kemudi mobil. Adinda senang langsung masuk mobil namun orang orang terkejut seperti terkena hipnotis melihat muncul dua orang didalam mobil yang mereka angkat . mobil yang dikemudikan ali pergi dengan cepat . ke arah mobil dormen pergi . adinda tetap menangis penyesalan bercampur rasa takut .


“ udah lo jangan nangis terus ,mang ali terganggu nyetirnya ( oceh alek) “


“ Tidak apa , menangislah biar hati kamu lega ,mang ali tidak terganggu “


“ ( kesal ) tapi berisik mang , he dinda gimana sih lo katanya bisa jemput resti , lo tidur ya tadi “


“ suer lek , gw emang salah , tapi gw tidak tidur gw ngawasin terus “


“ ( kesal dan kecewa ) itu buktinya resti diculik lo diem aja , haa payah lo “


“ ( ali menenangkan ) sudah jangan saling menyalahkan yang penting kita selamatkan resti , memang tidak mudah ape lagi kita tidak tau siapa penculik itu , dinda masih ingat ciri ciri penculiknya ? “


besambung


bantu share agar novel Umar Maya makin eksis