
U M A R M A Y A
Episode : 17
Hingga sang emak lewat terus menuju ruang dapur, adinda tidak tau dia terus saja melamun dengan pikiranya.
“ ( kata hati adinda yang cemburu ) brengsek perempuan itu sudah berani ambil umar dari tanganku , secantik apasih dia , paling juga orang kampung sudah berani beraninya bersaing denganku , awas yah , akan kulabrak kalau ketemu , umar kamu adalah lelaki idamanku , tidak akan ku lepaskan tidak boleh seorang perempuan lain mendekati kamu , oh umar cintaku sayangku belahan jiwaku aku cinta kamu umar “
Sebuah gedung berlantai tiga puluh sembilan . tepat dilantai dua puluh satu. ibu maya berkantor ruangan mewah dilengkapi aneka forniture impor dihiasi vas bunga segar dimeja kerjanya . seorang sekertaris muda cantik bernama zulfa menghadap ibu maya .
“ selamat pagi bu , pak insinyur surya dan pak nanda wakil ibu andini sudah menunggu diruang miting “
“ pagi , terima kasih zulfa , silahkan kamu kembali ke tempat “
“ maaf bu , ibu perlu saya dampingi ?
“ tidak usah , terimakasih “
“ baik bu , permisi “
Zulfa kembali ketempat tugasnya . sedangkan ibu maya menuju keruang miting.disana sudah ada Ir surya dan nanda . keduanya berdiri menyambut kehadiran ibu maya (mantan istri pimpinan tertinggi ) dengan sopan .
“ ( ke dunya ) selamat pagi bu “
“ pagi , silahkan duduk , sengaja saya memanggil hanya bapak berdua saja karna ada hal amat teramat penting yang bapak berdua harus ketahui dan butuh perhatian dari bapak bapak , langsung saja perusahaan ini butuh seorang pimpinan yang jelas dan ada , tidak seperti sekarang , memang perusahaan ini terus berkembang walau suami saya ( dirga ) sudah tidak ada, tapi siapa sebenarnya yang memimpin ,
Ir . surya orang yang berada langsung dibawah wahyu tentu saja tau sang pemimpin saat ini adalah . Ir wahyu atasannya dan diantara dia dan wahyu terikat perjanjian dengan hukum yang kuat. Sedangkan .nanda walau wakil direktur ke uangan ibu andini tidak tau banyak soal kasus yang dihadapi perusahaan terbesar dan terkemuka saat ini .
“ insinyur surya , anda dekat sekali kala itu dengan almarhum suami saya dan Insinyur wahyu , sayangnya insinyur wahyu terjebak kurupsi anggaran belanja hingga terpaksa harus di PHK , maka dari itu saya pemegang hak tunggal, perusahaan SBK GRUP , ko , tidak bisa punya wewenang dan kekuasaan “
“ (ir . surya menyela pembicaraan ibu maya ) maaf bu , maksud ibu kekuasaan yang bagai mana ya “
“ ( agak tersinggung perkataan surya ) yaah , kekuasaan , perusaan ini pemilik dan pendirinya pak dirga , pak dirga adalah suami saya dikala beliau hidup , tentu saja istrinya berhak penuh atas semuah aset perusahaan ini , tidak ada orang lain selain saya , paham “
“ ( berani berkata. Dan berwibawa ) sekali lagi maafkan saya , ibu maya yang terhormat , bukankah sudah jelas pada saat almarhum pak dirga wafat tiga orang loyer, dua orang notaris, dua orang abdi negara penegak hukum serta kerabat dekat dari dua belah pihak dan handai toulan , dijelaskan semuah perusahaan dan aset dari sbk grup jatuh pada ahli waris tunggal anak lelaki beliau , maaf sementara ibu hanya mendapat uang bulanan dan rumah beserta isinya yang ibu tempati saat ini , itu yang saya tau ibu “
Wajah ibu maya pucat pasi hal itu memang dia sudah tau.
“ insinyur surya , dengan hormat saya ingin minta bantuan anda “
“ dalam hal apa bu ?, kalau hal perusaan ini , saya bukan ahlinya “
“ bukan masalah itu insinyur surya , saya hanya minta bantuan anda untuk mencari tau tentang anak saya “
“ ( menolak dengan sopan ) maaf bu , saya tidak mau terlibat lebih dalam,soal keinginan ibu , ibu silahkan cari saja orang lain , sekali lagi maaf kan saya , saya tidak bisa membantu ibu , selamat siang permisi “
Insinyur surya pergi meninggalkan ruang miting tinggal nanda dan ibu maya .nanda adalah ( kakak dari adinda ) dia sesorang bisa melakukan apa saja demi karir dan jabatan maka diambil kesempatan dengan janji janji pada ibu maya .
Juragan ji terkenal sebagai juragan bandar kambing siapa yang tidak kenal dikampung cakung tidak jauh dari rumah wahyu . siang itu teh irma dan kiki berada dirumahnya untuk mencari inpormasi tentang wahyu disambut dengan hangat RANI putri satu satunya genit duduk slalu ingin berdekatan dengan kiki berulang kali kiki menghidar pindah duduk tapi rani terus mengejar sang juragan melihat itu senang sementara teh irma menerima karna terpaksa demi misinya .
“( hati teh irme medumel ) tuh cewe kegatelan amat, mual aku melihatnya , kasihan juga adik aku terus dipepet ,cantik sih Cuma kampungan “
“ ( hati kiki medumel tidak senang ) parah nih cewe , gw akui dia memang cantik , tapi kebangetan mepet terus sampe gw tidak bisa nafas , kemana aja gw pindah duduk pasti aja ngikut , geras gw , teh irma lama banget lagi ngobrolnya , coba aja cewe yang kemarin ( adinda) hmm sampe tengah malem juga gw layanin .“
“ oooh , encang guru itu guru silat , saya pikir guru sekolah juragan “
Teh irma mulai teringat siapa sebenarnya encang guru hasil keterangan juragan ji bandar kambing .
“ ( berpikir dan teringat ) tidak salah lagi yang namanya encang guru adalah guru sepuh , berarti ( sejenak berpikir) wahyu si supir taxi kata orang kampung sisni juga kata teh maya ternyata dia insinyur wahyu yah, ini jelas aku akan temui sekarang juga guru sepuh “
Teh irma berpamitan pada juragan ji sibandar kambing kiki amat senang namun tangannya diganduli rani supaya kiki tidak pergi .rani teriak minta juragan ji menahan kiki . kiki berhasil melepaskan diri langsung tancap gas mobilnya menuju rumah wahyu . setelah sampai teh irma langsung mengetuk pintu rumah dan memanggil manggil encang guru dengan sebutan guru sepuh
“ (memanggil manggil ) guruuu , guru sepuh ini irma , guru “
Encang guru dari dalam rumah mengintai keluar dilihat irma dan kiki berada diteras rumah sedang memanggil dirinya .
“ ( terkejut agak panik ) ya allah , irma kiki kalian tumbuh sehat wal afiat alhamdulillah , tapi bagai mane ini , saye bingung kalo saye keluar temuin mereka wahyu umar akan terbongkar semuah rahasia , tapi irma juga murid saye kaga ditemuin kasian (sejenak berpikir ) alek , kunci dari masalah ini alek kudu terlibat ”
“ kenapa kakek guru jalannya seperti orang ketakutan “
Encang guru mendekati alek dan membisikan sesuatu ketelinga alek. Alek meng angguk angguk kepala tanda mengerti yang dibisikan encang guru . kemudian alek pergi menuju rumah wahyu lewat pintu belakang terdengar suara teriakan panggil dari pintu depan .
“ ( panggil ) guru sepuh ini irma guru ,
Pintu dibuka alek dan .”
“ ( dengan sopan alek ) maaf , ibu mencari siapa ? “
Teh irma yang sudah yakin langsung menerobos masuk kedalam rumah wahyu sambil terus memanggil manggil guru sepuh alias encang guru. Alek berusaha menahan tapi teh irma lebih cepat mengibaskan tanganya hingga alek kedorong masuk.alek mengejar teh irma kedalam rumah kali ini kiki menahan alek dengan sebuah sepakan hungga alek jatuh tengkerub mencium lantai .
“ he bung ,sebaiknya kamu biarkan kami masuk, kami bukan pencuri, kami hanya mencari guru sepuh , guru kami ( kiki berkata lantang tegas) “
“ ( menahan rasa sakit karna bibirnya berdarah ) kalian salah orang , keluar kataku , atau aku panggil penduduk , kuteriaki maling “
“ ( kiki tersinggung ) teriak aja ,”
Teh irma terus mencari dari kamar kekamar namun tiba tiba dia melihat sebuah bingkai foto terpajang di dinding ruang makan dan ternyum kecut penuh kemenangan .teh irma kembali menemui alek langsung menampar wajah alek .
“ ( geram dan marah teh irma ) lo bilang aja, dimana wahyu dan keluarganya bersembunyi “
“ ( alek terkejut dan ketakutan ) dirumah ini tidak ada yang bernama wahyu , ibu salah alamat sebaiknya ibu keluar dan cepat pergi sebelum penduduk datang “
“ gw tidak takut sama ancaman kamu ( tantang irma ) sekarang lo kasih tau dimana sembunyinya wahyu atau lo gw bikin babak belur ”
Tiba tiba alek berteeriak . teh irma dan kiki terkejut .
“ (alek berteriak ) maliiing , maliiing ada maling “
Teh irma kiki saling pandang dan cepat keluar dan lari namun krang koordinasi anatara kiki dan teh irma hingga terjadi dua kali tabrakan diantara mereka . alek melihat itu hanya tersenyum tipis dan tidak satupun penduduk yang datang karna memang rumah para penduduk saling berjauhan. Alek keluar dari rumah memastikan teh irma dan kiki benar benar sudah pergi jauh .sebenarnya teh irma dan kiki lari ke warung penjual minuman tempat mereka mangkal acap kali mereka datang ke kampung cakung .dengan nafas tersenggal senggal terus duduk dibale bambu kemudian mengambil minuman .
“ aduuh teh lain kale jangan kaya tadi lagi ah , bisa bisa kita digebukin penduduk nyonyor kita ( nafasnya tersenggal senggal karna cape berlari )”
“ (terbata sesekali batuk kecil ) teh maya harus tau , anak lelaki foto bersama wahyu , pasti anak teh maya, wajahnya mirip kang dirga “
“ teh , jangan mengira ngira terus “
“ kiki , teteh tadi liat dibingkai foto yang dipajang didinding ruang makan , udah jelas wahyu , istrinya, ada dua anak pempuan kecil sama lelaki ganteng kira kira umurnya sebelas taun “
“ masih kecil dong teteh “
“ otak dan pikiran kamu dipake dong adiku yang tampan , jangan polos bangat deh kamu , kaya bukan sanjana aja , cepet minumnya kita langsung ke teh maya ”
“ yaaah , tidak bisa besok aja teh , aku cape nyetir terus apa lagi jam begini macetnya nggak ketulungan “
“ ya , kita bergantian nyetir “
Setelah membayar minuman dan memberi sedikit uang parkir pada penjual minuman teh irma ambil alih menyetir mobil dan terus pergi .
Di sebuah rumah makan sederhana pinggir jalan raya dormen petoy dan ibros setelah makan siang terus mengatur rencana . tidak jauh darinya Ir surya mendengarkan pembicaraan mereka .
“ bos, katanye mao kasih kita bonus lagi , kapan dooong ( petoy menagih janji)“
“ (ibros menimpali ) ia bos , bini ude nanyain , duit yang kemaren udah abis, ayo ah tangan udah gatel nih mo nerima duit bonus”
“ ( dormen tidak marah tapi kembali janji ) hemm , kalian ini kalo dijanjiin ajah nagih terus , tenang sebentar lagi, sekarang kita telpon wahyu ,kita bilang ada inpormasi soal anak buahnya aripin , kita udah bantai abis ,pasti dia percaya, ketemuan dah kita , pulang bawa uang segendol ( sekantung beras )”
“ ( petoy memuji ) otak bos tokcer banget ya bros , mboong sono dapet duit, mboong sini dapet duit ,”
“(sindir ) he eh, tapi kita dikasihnya dikit , emang nggak takut kena karma bos “
“ kalian bisanya Cuma nyumpain , hayo kita cari wahyu biar dapet uang “
Setelah membayar makan dormen cs . pergi .
bersambung