
U M A R M A Y A
Episode : 24
Wahyu melaju mobil secara perlahan sambil terus mengamati dan mencari dormen menoleh kiri dan kanan, begitu adinda dia merasa sedih keduanya lebih banyak berdiam diri dengan pikiran masing masing, disuatu tikungan depan sebuah rumah kosong adinda melihat resti sedang ditarik lengannya dipaksa jalan oleh petoy dan ibros mengikuti dormen yang berjalan didepan menuju dimana aripin cs. Mennggu.
“ ( menunjuk kearah dormen. Dengan hati cemas ) om , itu resti om , cepat kita kesana ooom “
Wahyu melihat seketika wajahnya tegang namun dia berusaha tenang .
“ tenang dinda , kita kaga boleh ceroboh “
Wahyu adinda terus mengamati dormen cs dan aripin cs. Aripin menberikan uang pada dormen melalui rifat kemudian petoy ibros mendorong tubuh resti ke arah aripin namun tiba tiba wahyu datang menghentikan mobilnya tepat didepan aripin .
“ ( marah ) kembalikan anakku “
Seketika itu juga dormen cs . kabur dengan cepat dengan mobilnya .adinda mengejar namun sia sia . sementara aripin yang kelilingi anak buahnya tertawa senang penuh kemenangan .
“ ( tertawa ) hahaha ...,boleh aku kembalikan anak kamu,tapi ada saratnya !!! )
“ katakan ,apa yang kamu mau “
“ ( adinda cemas ) om , “
“ kamu tenang aje dinda , ini urusan om , sebaeknye kamu pergi menjauh “
“ tidak om , dinda akan tetap bersama om “
Resti meronta dari tangan anton dan preman lainnya . aripin yang sudah menaruh dendam dia memberi isarat pada anak buahnya untuk menyekiti resti adinda marah melihat itu dia segera menerjang anton . anton bukanlah lawan adinda yang baru menguasai bela diri tingkat dasar tentu saja adinda jatuh terbanting hanya dengan sebuah dorongan tangan anton . resti menjerit melihat adinda jatuh .wahyu menahan sabar .
“ aripin jangan kalian sakiti anak anakku , katakan apa mau mu ? “
“ ( tertawa penuh ejek ) haha... ,baik wahyu , kamu boleh membawa anak kamu pulang dengan selamat ,tapi berikan anak dirga padaku imbangkan .! “
“ tidak aripin, kamu salah aku sama sekali tidak tau soal itu “
“ ( sinis ) baik , anak anak bawa anak gadis kecil itu , “
Anton membopong resti mesuk kesebuah mobil . kembali adinda menerjang dan terjungkel wahyu tidak tega melihat itu maka dia menyerang aripin tentu saja aripin terkejut nyaris saja aripin kena sebuah pukulan yang lontarkan wahyu bila saja anton tidak cepat mengkis serangan wahyu perkelahian tidak seimbang pun terjadi . perkelahian belum barlangsung lama tiba tiba adinda terpekiki teriak kesakitan dan ambruk punggungnya robek kena bacokan sebuah golok dari seorang preman teman anton . wahyu terkejut .
“ ( terkejut dan melihat adinda terkapar ) adinda !!! ‘
Wahyu mendekati adinda langsung mengangkat tubuh adinda . dalam kesempatan para preman kabur meninggalkan wahyu .
Ali melihat mobil dormen terus mengejar namun tiba tiba hp berdering dilihat hanya sebuah pesan dari wahyu .
“ ( isi pesan wahyu buat ali ) ali segera datang ke jalan Remaja 1.”
Wahyu mengirim pesan sebelum terjadinya perkelahian .
Ali mengentikan mobilnya dan .
“ alek bapak wahyu dalam bahaya ,kita kembali kejalan remaja 1, hanya dua jalan dari tempat ini , oke alek bersiap “
“ siap mang ali “
Mobil berbalik arah menuju ke jalan remaja 1. Melaju sangat cepat tidak sampai bilangan jam mobil ali sampei dijalan remaja 1. Dilihat wahyu menopang dengan kedua tanganya tubuh adinda yang terluka bacok dipunggung . ali menghentikan mobilnya dekat mobil wahyu alek bergegas mendekati wahyu diikuti ali .
“ ( cemas ) ali cepat kamu bawa dinda kerumah sakit “
“ ( cemas ) baik bapak “
“ alek , kamu ikut , selamatkan dinda ( wahyu sedih dan marah )“
“ ( guup ) ba , baik om , om bagai mana ? “
“ jangan kalian pikirkan saye , cepat aje kalian bawa adinda kerumah sakit ( memberikan sebuah kartu kredit ke ali )
Ali alek bergerak cepat menaikan adinda kemobil .wahyu mendekati ali .
“ ali kamu cepat kembali kesini bantu saye .”
“ baik bapak ,ali akan kembali secepatnya , bapak ali mohon ijin menggunakan ajian pangasep asep supaya cepat sampe rumah sakit “
“ pakailah ali ini juga darurat terdesak “
Ali masuk mobil dan tiba tiba asep tebal menutupi mobil dan mobilpun menghilang wahyu menghela nafas lega dia masuk kemobilnya dan dia memejamkan mata membaca mantra elmu pendengar sukma ke encang guru .
“ ( suara batin wahyu berbicara dengan encang guru ) cang cepat datang ,resti disandra aripin, adinda terluka parah kena bacok sekarang dibawa kerumah sakit , encang saye tunggu dijalan remaja 1”
“ ( suara encang guru dalam batin wahyu ) iyeh encang dateng sekarang juga, lo tunggu ajeh didalem mobil “
Terik mata hari begitu panas disiang hari ini. Area parkir rumah sakit begitu pada para pengunjung dan stap tumah sakit membaur hilir mudik dengan kesibukan masing masing nyaris tidak ada area yang sepi pengunjung termasuk juga didepan pintu UNIT GAWAT DARURAT . perawat dokter dan pekerja sibuk namun tiba tiba cling muncul tiba tiba mobil van yang membawa adinda alek dan ali membuat orang orang terkejut berhamburan lari tunggang langgang karna takut sambil teriak suasana menjadi heboh . ali alek keluar dari mobil membopong tubuh adinda yang terluka parah sambil teriak minta tolong dokter .sementara dokter dan perawat terpaku diam menatap kedatangan ali dan alek nyaris mata mereka tidak bekedip .
“(cemas dan panik. alek) dokter, tolong dokter selamatkan teman aku dokteer”
Ali melihat dokter dan perawat terpaku diam .maka dia membopong adinda masuk ruang UGD dan kembali menarik tangan dokter .
“ (sambil menarik tangan dokter.ali) dokter cepat lakukan sesuatu , selamatkan sahabat saya ,
Sang dokter tiba tiba tersadar dari keterkejutannya dan .
“ apa yang saudara lalukan , lepaskan langan saya “
“ (cemas . ALI ) maaf kan saya dokter , dokter tolong selamatkan sahabat saya dia terluka , tolong dokter”
Sejenak dokter menatap ali penuh tanda tanya .
“ baik kami akan menolong , saudara selesaikan dulu admitrasinya ,”
“ baik dokter ali akan bayar lunas , tapi dokter segera lakukan yang terbaik buat sahabat saya ( ali berkata dengan sedih )
“ saudara tenang saja, serahkan pada kami,kami akan melakukan yang terbaik”
“ lek , alek tunggu adinda disini , mamang akan mengurus pembayaran “
“ ia mang “
Alek dikeluarkan dari ruang oprasi dia lihat mobilnya dikelilingi orang orang yang ingin tau mobil dari mana ada sebagian mengira mobil dari planet lain dan sebagian lagi tetap meng anggap ini mobil biasa sama seperti mobil mereka dibumi . dua orang berseteru mencari kebenaran .
“ (Seseorang gemuk botak .) mana mungkin kalau mobil ini mobil biasa aja bung , bung tau dari mana mobil ini datang ? “
“ ( seorang ke dua ) tau persis tidak , tapi mustahil, aku tidak percaya ,kalo mobil ini mobil dari planet lain, lihat ( ke plat nomor mobil ) ini plat nomor polisi yang sama dengan plat nomor mobil kita , sudahlah jangan mengada ngada “
Orang ketiga nimbrung membenarkan seseorang gemuk botak .
“ ( orang ke tiga ) sudah deh bapak ( keseseorang gb) jangan dihirauin orang itu, dia emang tidak tau , tapi sok tau ( sindirnya ) “
Orang kedua tersinggung dengar ucapan orang ketiga . maka terjadi perkelahian . kembali didepan ruang UGD hiruk pikuk kegaduhan sebagian orang berlarian dan sebagian lagi menjadi penonton .perkelahian terus berlanjut antara orang kedua dan ketiga bak anak kecil berkelahi. Dalam suasana gaduh ali keluar mendekati ali .
“ alek mamang harus kembali kebapak wahyu, alek tunggu saja dirumah sakit , ini uang sepuluh juta alek pegang “
“ ia mang , tapi gimana mang itu orang orang sedang berkelahi ?“
“ ( sekilas melihat ke perkelahian) biarkan aja , sudah yah mamang pergi “
Ali masuk mobil dan Blesss asap mengepul mobilpun menghilang kembali rang orang tercengang dan beralih memandang ke alektanpa ada yang berani mendekat . alek menjadi tontonan orang membuat dia malu dan kembali kali ini mobil sedan yang pakai wahyu muncul tiba tiba kembali orang orang mengerubungi .ali dengan cepat menghilang yang berada didalamnya sebelum orang melihat. kemudian serentak orang orang mengabadikan kejadian yang langka dan ketiga orang yang bertikai kembali besalaman setelah mereka menyaksikan kejadian tersebut.berita tersebuat tersebar luas di media sosial menjadi viral seketika banyak berdatangan para awak media mencari Alek sebagai sumber berita dari rumah sakit . alek bersebunyi disuatu tempat ......
Di dalam sebuah rumah dimana resti disekap aripin simantoro bersitegang menuduh aripin menyalahi siasat yang sudah direncana kan dengan matang . sementara anton dan para preman menunggu diluar rumah berjaga jaga.
“ (simantoro marah ) sekarang anak ini kita mo apakan aripin , aku tidak tau apa yang harus aku lakukan , aku bingung cara pikir kamu ,”
“ pak,dengan kita menyandra anak ini, kemungkinan besar wahyu mau menuruti keinginan kita “
“ ( simantoro marah ) itu kata kamu , belum tentu siwahyu bersedia menyerahkan kekuasaannya pada istriku , aripiin aku sudah keluar uang banyak untuk rencana ini , kamu malah menghancurkan , brengsek kamu “
“ pak siman , percaya pada saya , dengan cara ini pasti kita berhasil “
“ (simantoro marah .tidak percaya) he , aripin sudah keberarapa ratuskah kamu bicara seperti itu , muak aku mendengar kata kata itu lagi ,”
“ ( menhela nafas ) pak siman , saya pun sudah banyak berkorban demi ambisi bapak sampai saya di PHK,pak siman masih menyalahkan saya “
“ (simantoro tersinggung dan marah ) itu akibat kecerobohan kamu aripin, “
“ (aripin tersinggung ) ini bukan kecerobohan pak siman , ini sebab dan akibat ambisi bapak , wahyu bukanlah orang yang bodoh ,dia jauh labih pintar dari pada kita semuah , maka jalan satu satunya, kami menyadra anak gadisnya , itu tinggal terserah pada pak siman ,mau menerima silah kan , tidak juga tidak apa apa , kami sudah punya rencana lain “
“ (simantoro ragu ) maksud kamu mau berhianat ?”
“(aripin sinis) pak siman, kami bisa berbuat apa saja, kami juga bisa menyingkirkan bapak kalau perlu .! “
Aripin terus menemui rudi rifat diruang lain bersama resti .dan kembali lagi keruang dimana simantoro berada .
“ rudi kau carikan makan untuk anak ini , kasihan anak ini dari siang tadi belom makan “
“ ( dialek batak ) baiklah bos , aku keluar sebentar , rifat kao zaga anak canti ini yah , aku pergi “
“ rud , gw juga yah satu bungkus “
“ itu pasti rifat , aku zuga lapar laaah”
Rudi pergi untuk mencari makanan .
bersambung
Bantu Share,Like,Komen dan follow novel Umar Maya