
U M A R M A Y A
Episode : 20
Kakek dan nenek berkosentrasi di depan icha cucunya dengan mantra masing masing. tiba-tiba tubuh sikakek terpental sementara tubuh sinenek berguncang hebat.
kumaha nenek ,”
“ manusia baik itu,sulit kita perdayai jeng elmu naon ge , tidak akan menyesal kita kakek dapat minantu seperti ujang umar “
“ he eh atuh nenek , kita juga berhutang nyawa “
Keduanya diam merenung matanya memandang icha ditempat tidur .
“ hanya satu satuna ubar ker incu urang , hanya dengan kekuatan doa “
Umar menapaki jalan sempit diperkampungan komuh ditengah kota menuju kerumahnya . banyak para pemuda seusianya saling kenal dan bertegur sapa namun disebuah perempatan jalan umar dihentikan oleh sekelompok orang yang sebagian dia kenal bermain gitar bernyanyi sambil menenggak minuman ringan beli diwarung kelompok ini terkenal tukang palak menodong dan merampas milik orang lain yang kebetulan lewat jalan itu tidak terlkecuali umar yang baru pulang dari kampus. Seseorang memanggil umar ( farid ) teman di SMA kemarin .
“ mar , umar tunggu dong , lo jalan aja “
“ iyeh ade ape farid ?
“ mar sorry nih yeh ,lo masih ada duit gak , temen temen mo beli minuman duitnya gak ada , lo ( meraba kantung celana umar ) ada kan “
Umar diam ketika farid memeriksa kantung celananya dan mengambil semuah uangnya .
“ mar gw ambil semuah yah duit lo , lo kan mo pulang , thang you mar “
Umar menahan diri tidak melawan uangnya diambil dia hanya menggeleng gelengkan kepala kemudian pergi .alangkah terkejutnya umar ketika dia sudah sampei dimulut gang rumahnya ada tiga mobil tanpa penumpang dia mundur lagi tiga langkah mengintai maka terdengar suara perkelahian tanpa pikir panjang umar segera melompat ke atap rumahnya dari atap rumah dia melihat sang emak abah dan mang ali dikerubuti lebih dua belas orang agak jauh dari arena perkelahian aripin seorang diri menyaksikan perkelahian tersebut umar mencari akal untuk menyandra aripin dan dia menemukan pisau dapur yang sudah karat . maka dengann ringan dia melompat salto dari atap rumah ke aripin langsung dia menangkap dan menghunus pisau dapur ke leher aripin .
“ menyandra aripinTeriak lantang ) berhenti,kalau ingin bos kalian selamat kalo tidak bos kalian akan kehilangan nyawa “
Anton meminta para anak buah mengehentikan serangan dan mundur. Umar menekan aripin .
“ suruh anak buah kamu pergi ( umar menekan pisau dileher aripin ) dari tempat ini “
“ ( ketakutan minta anak buahnya pergi ) pergi ,kalian pergi “
Anton dan anak buahnya perlahan meninggalkan tempat perkelahian namun sesekali mereka menoleh melihat kearah aripin .umar menyeret aripin kedepan wahyu sang emak dan ali .
“ abah mao abah apakan orang ini “
Wahyu mendekati aripin di angkat dagu aripin . aripin meludah penuh kebencian .
“ wahyu kamu jangan senang dulu ,aku akan balas penghinaan ini “
“ aripin , aku sebenarnya merasa kasihan sama kamu , hidup kamu slalu dibayang bayangi rasa iri dengki pada orang lain , apasih kurangnya kamu , jabatan punya karir bagus lalu apa lagi yang cari di dunia ini .”
“ apa perdulinya kamu ( marah )”
“ aku perduli sama kamu , sebaiknya sebelum terjadi hal yang buruk kamu pergi dan jangan kembali “
Aripin sejenak berpikir .
“ sebelum aku pergi siapa anak ini ? “
Umar langsung menjawab berbohong .
“ saye muridnye , kenape ( menekan tangan aripin )
Aripin kesakitan tanganya terus dipelintir sementara pisau dapur dilehernya terus menempel .umar membawa aripin menuju ke mobilnya dijalan ddepan rumah .diikuti wahyu sang emak dan ali tetap berjaga jaga.
“ perintahkan anakmu pergi “
“ kalian tunggu apa lagi cepatpergi “
Anton ragu ragu meninggalkan aripin rifat dan rudi tetap diam namun umar minta keduanya juga pergi dengan mobil lain .
“kalian kenape diem, cepet pergi, ape mao bos kalian saye gorok pake piso ini”
“ ( rifat gugup ) sa , saya supirnya “
Umar sudah marah menekan pisau dileher aripin. Hingga aripin ketakutan keluar keringat dingin kakinya mulai gemetaR.
“ saye kaga perduli , cepet pergi “
“ ( ancam ) ingat , sekali lagi ganggu keluarga ini , saye kaga segan segan menghabisi anda tuan besar , cepat pergi “
Umar mendorong pantat aripin dengan kakinya masuk kemobil . setelah dibukan pintunya .aripin merasa sendiri takut maka dengan cepat dia tancap gas mobilnya melesat cepat nyaris nabrak tembok .wahyu cs baru hendak kembali kerumah tiba tiba dari arah lain datang mobil lain dormen cs .dengan terkekeh tertawa turun mobil diikuti ibros dan petoy .
“ (tertawa tawa ) hahaha , wahyu kita ketemu lagi , aku cuma mao minta uang aja ko datang kemari juga , uang sudah abis “
Wahyu belum bicara tapi umar yang masih marah langsung menjambak krah kemeja dormen “
“ ( marah. Karna orang tuanya dipandangrendah ) dasar tua bangka kaga punye etika ( memukul perut dormen ) ini yang saye kasih“
Dormen tersungkur bersamaan aripin cs . kembali dengan cepat mereka menyerang wahyu cs. Setelah turun dari mobil masing masing, perkelahian pun terjadi lagi kian sengit dan membabi buta.kali ini aripin turun tangan di bantu dormen cs. Empat orang melawan delapan belas orang yang rata rata buas tanpa kenal belas kasihan .sang emak terdesak dan melompat salto keatap aripin melihat dan melempar pisau dapur yang tadi dipergunakan menyandra dirinya oleh umar dan cleb mengenai paha bagian luar sang emak terguling jatuh dari atap namun tiba tiba sebuah bayangan ( encang guru )menyambar dan membawa pergi sang emak .dan
“ tenang iha ini encang , kita ke rumah nomor empat empat , resti dinda dan alek udah encang amanin dirumah itu “
“ ( menahan rasa sakit ) i iyeh cang mekasih .
Dengan cepat bagai anak panah terlepas dari busurnya encang guru melompat dari atap keatap rumah penduduk menuju rumah nomor empat empat. Sedangkan diarena perkelahian terjadi tidak seimbang namun ketiga jagoan kita begitu lincah dan tangkas terlebih umar beberapa orang tumbang ditanganya tanpa bisa bangkit. Wahyu tidak terlalu ambisius mengalahkan lawan lawannya dia sengaja membuat lawanya kehabisan tenaga . lain ali yang mudah terpancing amarah lawan lawannya di buat terpental ngusruk terbanting dan patah tulang .namun tiba tiba wahyu mendengar bisikan sukma dari encang guru .
“ ( suara encang guru ) wahyu lo suruh ali pergunakan elmu pangasep ngasep, lo ame umar kudu nempel badan supaye ikut , bilang kre ali arahin ke ruameh nomor empat empat bini ame anak lo udeh disane ”
Wahyu mengerti dia berusaha mendekati umar telebih dahulu dan membisikan
“ ( sambil menyerang dan mengelak serangan ) umar kita merapat ke mang ali perintah encang guru “
“ iyeh bah ,emak gimaneh ? “
“ emak udeh disonoh “
Ali mengerti tujuan wahyu dan umar mendekati dirinya .
“ ( membaca mantra . sambil mengelak dan menyerang lawan ) bapak , umar bersiaplah , kita pergi “
Para penyerang tidak mengeri tujuan ketiga lawannya bersatu namun tiba tiba muncul asap tebal menyelimuti wahyu cs.para penyerang terpaku diam menunggu asap menghilan . dan setelah asap menghilang mereka terkejut wahyu cs . sudah tidak ada ditempat . aripin marah
“ kurang ajaaar , kemana mereka larinya , anton cari mereka ( teriaknya )”
“ ia , ia bos cari “
Akan tetapi anton bagai orang ling lung dia hanya berputar putar ditempat hingga terasa pusing dan ambuk terkulai lemas . kembali aripin marah marah .
“ ( marah marah ) anak buah guoblog , makan doang bisanya dasaaar , wuuuh bodoh semuah “
Sementara dormen duduk duduk di atas rerumputan mengatur nafas kelelahan tapi wajahnya merah kena pukul ali . lain halnya ibros dan petoy .
“ toy hebat ya mereka kaya di film film gitu , gw sering tuh nongton di TV “
“ he eh , gw juga sering bangat bros , kalo gw mah film ninja , pasti ada yang kaya tadi , dibanting keluar asep orangnya ilang dah “
“ tapi toy , yang dibanting apa ya ?“
“ ( asal jawab .petoy ) petasan bantinglah lah , coba aja lo banting petasan bantingnya pasti keluar asep “
“ ( berpikir tidak mengerti ) ia toy , entar kalo kita pulang kita coba nyo , entar kita ngilang , eh bini kita nyariin , seru juga ya toy, (ibros sejenak berpikir) tapi entar ngebalik kita lagi gimana , “
“ ngebalikin gimana sih lo ngomong , yang danta dong biar gw ngarti “
“ laah ia , kan kita ngilang nih , terus supaya kita keliatan lagi bagi mana ?( ibros kian bingung)“
“ auuu , lo pikirin ajah sendiri bros , gw ngga sempet ( merebahkan diri ) “
Ibros mengikuti yang dilakukan petoy merebahkan diri sambil terus berpikir .
Dormen melihat aripin marah marah pada anak buahnya. Pergi mengajak petoy dan ibros .
“ hayu kita pergi aja , pusing saya ngederin orang marah marah “
Petoy ibros mengikuti dormen kemobil dan pergi . sementara aripin dan para preman membantu teman temannya yang terluka masuk kemobil bahkan ada yang tidak bisa bergerak karna tulang tulangnya patah .nyaris semuah anak buah aripin terluka termasuk juga aripin yang hanya luka ringan .merekapun pergi meninggalkan tempat setelah semuah anak buah aripin tidak ada yang tertinggal . tempat perkelahianpun sepi namun tidak terlama datang tiga mobil lain mereka adalah ibu maya cs .setelah mereka turun dari mobil masing masing langsung terus menuju ke tempat perkelahian yang baru saja terjadi...
“ ( ibu maya ) kita terlambat irma , sepertinya ada yang mendahului kita “
“ iyah nih teh , teteh lihat ini bekas perkelahian , dimana mana ceceran darah “
Mereka terus meneliti areal tersebut barang kali ada sesuatu yang ditemukan. Teh irma berpikir keras .
“( pikiran irma ) apa yang terjadi disini dan siapa yang berkelahi , tapi kalau menurut petunjuk ,ini benar rumah wahyu, apa iyah wahyu diserang musuh , setau aku, wahyu itu orang baik, tidak mungkn punya musuh , lalu mereka siapa ,( terkejut mengira ngira ) hah ,jangan jangan ada pihak lain menginginkan kemenakanku , tidak , ini tidak boleh terjadi, ada kepentingan apa mereka menculik kemenakanku , kalau memang terjadi pasti ada orang dalam yang berkepentingan , tapi siapa ? “
bersambung