The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Ramen



"Tuan Rog. sejam lagi kita akan landing di bandara internasional Jepang" Kata Indra mengabarkan penerbangan mereka


"Bagus. saya dengar mereka memiliki makanan yang cukup enak. coba kamu perintah bawahan mu untuk mencari makanan yang hidden game yang tidak dapat dicari di internet" Titah Rog


Indra duduk dengan menunduk sebagai bentuk kepatuhan melaksanakan tugas nya


Indra lalu mengeluar handphone nya


📱Indra: Tuan kita ingin mencari makanan yang hidden game. siapapun kalian memiliki kenalan atau releasi pemilik makanan segera hubungi saya!


📱bawahan lain: Tuan Indra. izin bawahan mu bertanya. apa kriteria dari hidden games makanan yang dimaksud oleh Tuan Besar Rog inginkan?


Pertanyaan bawahan nya membuat Indra ikut bertanya tapi dia sebagai bawahan yang sempurna malah segan untuk bertanya karena itu bisa merusak reputasi Indra sebagai kepala bawahan yang sempurna bisa cacat


📱Indra: Yang spesial. pikirkan cara membedakan mana makanan biasa dan special. unik. saya tidak mau tahu kalian harus bisa cari sesuai keinginan Tuan Rog


Para bawahan disebrang sana hanya bisa melongo dan juga beberapa ada yang mengerutu kesal


"Jepang adalah wilayah yang cukup luas. Dia sungguh sembrangan memberi perintah hanya minim informasi" gerutu seorang perempuan


"Sudah-sudah lah. tenta. apa yang Tuan Besar inginkan adalah perintah bagi kita semua. apakah kamu pikir bisa melawannya?" Tanya Perempuan lain menenangkan perempuan bernama tenta tersebut


Perempuan Bernama tenta hanya terdiam


"baiklah. ayo pergi" kata Tenta dengan mood jelek nya


Para bawahan Indra segera mencari keseluruhan di ibukota provinsi Tovye


salah satu Klub~


"Tuan. 1 gelas wine" kata seorang pria memesan segelas Wine lalu duduk


Bartender tersebut mengangguk lalu segera membuat segelas wine...


Bartender lalu kembali mengelap-lap gelas kaca dan juga melihat wajah pria itu yang kusut


"Saya benci ikut campur permasalahan orang lain. tapi ada apa dengan wajah anda?" Tanya Bartender itu


"maafkan wajah saya membuat anda muak namun wajah ini disebabkan oleh Tuan Besar ku yang sebentar lagi akan mendarat di Jepang dan dia memberikan perintah untuk mencari makanan yang Special dan otentik" kata Pria tersebut


Pria itu ternyata adalah salah satu bawahan milik Indra


"hahaha seperti Tuan Besar anda pertama akali baru di Jepang?" Tanya Bartender itu


"Tentu" kata Pria itu sambil menegakkan wine nya tersebut


"apakah anda keberatan jika saya menyarankan sebuah tempat yang menyediakan makanan yang otentik dan Spesial yang Tuan besar anda inginkan?" Kata Bartender itu dengan sangat hati-hati


Pria itu melibatkan wajah bartender yang terlihat sudah tua dan wajah mengatakan bahwa aku tahu daerah sini begitulah yang ingin wajah pria bartender itu katakan


"Tentu anda bisa menyarankan tapi makanan apa yang anda maksud?" Tanya Pria tersebut


"Seorang pria berumur 89 Tahun dan dia memiliki sebuah restauran milik leluhur yang dibuka sejak tahun 1923. demi mempertahankan Rasa leluhur tetap sama. Pria tua itu tidak menyebar nama Restoran itu kepada publik dan setiap orang datang dilarang keras untuk membagikan nama tersebut. apakah anda ingin berkunjung?" Pria bartender itu menjelaskan sekaligus bertanya


"Restauran itu menjual apa?" Tanya Pria tersebut


"Ramen" Kata Pria bartender tersebut


...----------------...


...BYE...


...----------------...