The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR- Bertemu Kawan Lama (END)



Satu hal yang mungkin disyukuri atau entah bagaimana orang lain menyikapinya.


Bahwa Rog bersyukur dirinya yang hanya tamatan SD pastinya itu terhindar dari yang namanya Reuni karena yang rog ketahui bahwa reuni hanyalah ajang pamer padahal kekayaan mereka masih dalam ketek orang tua. berbeda dengan Rog yang mendapat kekayaan dengan misi dan misi yang diberikan oleh Sistem


brummmm


Bruumm


Kini Rog menggunakan motor sport terbarunya yaitu Zalki-074S dan motor itu langkah dikarenakan motor hasil modifikasi oleh Sistem itu sendiri dan brandnya adalah Zalki. Salah satu Host yang pernah diinangi oleh Sistem tersebut..


'aku tak menyangka kamu bisa membuat hal hebat seperti ini!' kagum Rog kepada sistemnya


di umur yang tua namun kebut-kebutan adalah hobinya sejak remaja


[Zalki-074S adalah bentuk modifikasi dan dedikasi atas kerja keras setiap misi yang anda selesaikan dan anda pantas mendapatkan nya] Kata Sistem


'aku harap bisa mendapatkan blueprintnya dan dapat menjualnya. Hahaha" kata Rog dengan nada bercanda


[Sesuatu yang dibuat Sistem tidak dapat disamakan oleh tangan ciptaan manusia dan saya bukanlah alat bisnis!] Kata Sistem dengan tegas


Zalki-074 motor ini didapatkan dari hadiah setelah menyelesaikan misi membantu kawanya yaitu Ridho


~ Flashback dikit ~


"ngapain harus pikir-pikir? lagian ini pekerjaan yang benar dan bukan hal yang kriminal. jadi lu gak perlu khawatir. OkJek ini punya gua dan dijalankan oleh sekretaris mantan pemilik sebelumnya. dan gua sebagai pemilik baru juga belum 100% (persen) mempercayai orang-orang disana terkhusus lagi Departemen Keuangan yang dimana ini titik vital banget buat perusahaan.. gua cuman mau lu kerja disini sebagai telinga gua yang disana.. Come on. Dho" kata Rog dengan nada membujuk Ridho


"Tapi bagaimana ya Rog. istri gua lagi hamidun gede dan pasti gua sebagai suami nya juga perlu ada disisi nya dong tapi nolak pekerjaan dari lu gak boleh nolak juga sih.. intinya lu ngasih pekerjaan di waktu yang tidak tepat" kata Ridho dengan nada yang tak berdaya


"kalau enggak gini aja. gua kirim 2 - 3 perawat spesialis Ibu Hamil dan juga gaji lu adalah 100 Juta per bulan tapi gaji ini sebagai telinga gua dan juga lu dapat gaji 1.2 juta per bulan sebagai karyawan magang. perkiraan gua adalah 4 - 7 bulan lu akan ditahap magang di perusahaan OkJek. ini semua bukan maksud gua merendahkan lu. Dho. tapi gua butuh seseorang yang amat gua percaya sebagai pengganti telinga gua disana" kata rog dengan menjelaskan secara hati-hati dan tidak terkesan terlihat merendahkan sahabatnya tersebut..


"Ya mak--" kata Ridho ingin menyelesaikan perkataannya namun sebuah dering handphone terderingan


hiya hiya. udah tahu miskin. gak bisa hemat


Hiya Hiya. Udah tahu miskin. gayanya selangit


begitulah deringan handphone yang dimiliki oleh Ridho


"Byuuur" seseorang pria yang tidak sengaja mendengar langsung data dering milik ridho itu tak sengaja menyeburkan makanan yang ia makan kepada pasangannya(perempuan)


"Eh rog. gua angkat tlpn dulu. ya" kata Ridho dengan sopan untuk pamit sebentar


"Silahkan" kata Rog dengan menamakan kentang goreng dengan cocolan mayones


Ridho pergi dengan mengangkat telepon sementara itu Rog terbengong karena memikirkan sesuatu


'kira-Kira kentang goreng enak gak ya pake nasi?' gumam Rog yang menatap nasi milik nya..


sementara itu di Ridho..


📱 Ridho: Eh halo. Nat. sorry baru nelpon tadi ada tamu. ada apa nelpon ya?


📱Nata: Eh gini. anak-anak kampus kita mau ngajakin reuni. umur kita-kita udah pada 30 tahun dan selama ini kita sudah gak ngumpul kek dulu. gua harap lu bakal ikut nanti


Reuni adalah hal yang tidak ingin dia lakukan sekaligus dirinya membenci hal tersebut..


📱Ridho: Maaf Nata. gua gak bisa.. ada pekerjaan yang perlu gua selesaikan btw makasih undangan nya


Ridho menolak keras untuk ikut dan lebih baik bekerja untuk menghasilkan uang sebamyak mungkin pria tersebut lakukan..


tak lama. ridho memutuskan sambungan nya tanpa memberikan kesempatan Nata untuk menjawab lalu kembali ke meja nya tersebut


"Siapa?" tanya Rog ketika Ridho sudah kembali ke meja dan duduk


"Tidak penting. hanya teman kuliah yang ngajak reuni tapi gua menolaknya karena itu membuang-buang waktu gua" kata Ridho


Ridho sudah dewasa. di umur yang hampir 30 tahun lebih ini. dirinya sudah sadar untuk menghargai waktu dan memprioritaskan istrinya


"Jadi?" Tanya Rog sambil makan nasgor jumbo nya


"Gua terima tapi kenapa harus gua?" kata Ridho bertanya


"kenapa? itu pertanyaan bagus. Jawaban nya adalah ada di diri lu. Dho. gua kasih lu pekerjaan dan lu harus setia dan tidak menghianati apa yang telah gua berikan. lu tahukan. penghianatan itu lebih sakit daripada ditusuk pisau oleh musuh lu sendiri" kata Rog menjelaskan dengan sangat detail


"sebagai seorang suami tanpa bekerja sementara Istri sedang hamil besar. bukankah itu membutuhkan biaya biaya besar juga? gua bukan bermaksud menghinakan lu Dho. tapi entah mengapa gua sakit hati dan sedih melihat story wa lu yang mau jual handphone untuk tambah-tambahan biaya persalin buat istri lu. gua keinget waktu kita bersama untuk terus berusaha dan kuat apapun pantangan yang kita alami nanti. bukankah itu janji kita sebagai sahabat seperjuangan?" Kata Rog


walaupun umur melampaui keduanya tetapi Rog melihat Ridho sebagai Sahabat yang setara dan tidak memandang umur atau pengalaman.


"T--Terimak--Terimakasih bro" kata ridho yang mulai menangis mendengar perkataan rog. sahabatnya tersebut


tak disangka bahwa ucapannya rog membuat hati kecil Ridho tersentuh mendengarkannya


"baiklah. udah jam 5. gua harus pulang. besok gua mau denger lu udah masuk kerja. paham?" Tegas Ridho


"Ya. gua paham" kata Ridho dengan mengangguk dan tidak membantah


...----------------...


...BYE...


...----------------...


Author:


untuk episode ini tentang bersahabatan dimana kita akan menemukan sosok sahabat yang benar-benar peduli kondisi kita dan kita saling membantu.


mungkin kita belum menemukan hal tersebut. tapi kita harus berusaha mencari dan terus berharap bahwa kita tinggal bersama orang-orang yang tepat.


^^^^^^Terimakasih^^^^^^