The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Maid (End)



"baiklah baiklah. Belilah" kata Rog yang tak mampu melawan otoritas Sistem


[Senang berbisnis dengan anda!] Kata Sistem


TING!


Benar apa yang dikatakan oleh Sistem itu serius. Rog mengecek Mobile Banking nya yang ternyata sudah dikuras sebanyak 780 Miliar Rupiah oleh Sistem nya..


'780 Miliar terlalu sedikit setelah Sistem memberikan dan mengubah kehidupan ku' gumam Rog yang menyadari bahwa 780 Miliar kini sudah bukan apa-apa di matanya setelah Sistem merubah dirinya


"baiklah. Dimana para maid tersebut?" Tanya Rog kepada sistem


[mereka sudah datang atau lebih tepatnya didepan pintu pagar yang kini dicegat oleh Satpam Haikal] Kata Sistem


Rog langsung merogoh kantongnya dan dirinya berhasil menemukan nomor Satpam penjaga pintu nya tersebut..


Rog lalu mengetik ulang nomor dari kertas ke handphone nya lalu mengklik tombol hijau untuk memulai panggilan..


Sementara itu dipintu gerbang...


"mohon maaf. saya tidak bis--" ingin satpam Haikal menyelesaikan perkataannya namun handphone berdering


"maaf. Saya mengangkat telponnya. Jangan diantara kalian mencoba masuk!" kata Satpam Haikal


Haikal mundur 10 langkah dari pagar agar menjaga privasi dirinya sedang menelpon


📱(Haikal): Halo Tuan Rog. Saya disini. Apakah anda memerlukan sesuatu? (dengan nada siap selalu)


^^^^^^📱(Rog): Tidak. Saya baru saja diberitahu bahwa 10 atau 15 orang dari pusat pelayanan dan katanya mereka sudah datang di pintu gerbang. Apakah benar? ^^^^^^


Haikal tidak menjawab melainkan menghitung jumlah orang-orang yang baru saja ia cegat


📱(Haikal): saya tidak tahu apakah ini benar atau tidak namun didepan pagar tempat saya berjaga. Saya telah mencegat 10 hingga 15 orang karena saya baru saja melihat mereka dan mencoba masuk ke area mansion


^^^^^^📱(Rog): Baiklah. Suruh mereka mansion utama! (titah nya) ^^^^^^


📱(Haikal): Baik Tuan. segera saya laksanakan!


TUuuuut


sambungan telepon telah diputuskan oleh Rog dan Haikal kini kembali menuju pagar dan membukakan pintu


Namun tak ada satupun yang menjawab sahutan dari Satpam Haikal tersebut dan juga satpam Haikal melihat mereka bukan seperti manusia pada umumnya karena tatapan terlalu dingin untuk seorang manusia sekalipun...


"seperti yang anda lihat. bahwa jarak mansion dan pagar seperti 10 menit perjalanan kaki namun disini disediakan mobil golf sebanyak 5 orang maka dari itu sisa lainnya harus menunggu terlebih dahulu" Kata Satpam Haikal tak lupa memberikan informasi tersebut..


15 orang itu saling melihat satu sama lain dan pada akhir nya mereka naik mobil golf dan diantara mereka ada yang berani duduk diatas nya juga dua lainnya di bergelantungan di belakang mobil...


Aksi nekat itu ternyata berhasil membawa mereka mansion utama dan sekaligus membuat Seorang satpam menggeleng-gelengkan kepalanya karena terkejut sekaligus bingung harus berkata seperti apa untuk menanggapi aksi nekat mereka..


10 menit kemudian


[mereka sudah berada tepat di pintu utama. Anda harus turun dan menyapanya karena anda adalah Tuan dari mereka] Kata Sistem..


Rog hanya setuju dengan saran sistem..


Beruntung Rog berada di Ruang tamu karena jaraknya cukup dekat dengan Pintu utama..


'aku penasaran. darimana kamu mendapatkan orang-orang berkemampuan tinggi ini. Sistem?' gumam Rog yang bingung


[Anda tidak perlu meragukan otoritas saya sebagai Sistem dan bagaimana saya mendapatkan banyaknya pelayan berkemampuan tinggi itu karena berkat kekuatan dan kekuasaan dari Dewi Lisc. Dewi Para Sistem] kata Sistem


'Tunggu..! Kamu diciptakan oleh seorang Dewi? Bukankah itu harus menjadi rahasia?' gumam Rog


[tidak ada yang special untuk hal tersebut. Tuan] kata Sistem


Kreeek


Rog melihat para pelayan yang rata-rata adalah Pria namun Rog begitu berharap pelayan nya adalah perempuan cantik-cantik


"Selamat datang di mansion saya!" Kata Rog menyambut semua pelayannya


......................


...BYE ...


...----------------...


Author:


Jangan khawatir. Ini cerita selingan atau penambah cerita. Tidak ada yang special namun cocoklah untuk dibaca selagi saya bisa menemukan ide untuk menggugah selera kalian sebagai pembaca novel ini