The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Royal Horizon Cyrstall



setelah serangkaian adminstrasi dalam mengambil alihan Mall Marlina trlah diselesaikan oleh Indra dikarenakan Rog adalah orang tidak mau ribet alias dirinya sudah berubah walaupun untuk beberapa aspek saja..


"Tuan Rog. saya telah menyelesaikan pengambil alihan kepemilikan dan kini mall ini adalah atas nama anda!" kata Indra dengan menunduk dan memberikan sebuah map yang dibalut oleh warna Biru


Rog mengambil surat-surat yang diberikan oleh Indra dengan tenang..


Rog memperiksa setiap halaman dan ini adalah kebiasaan rog karena dulu Rog sering membaca kontrak kerja di setiap dirinya diterima di sebuah perusahaan besar atau sekala kecil..


"disini dikatakan bahwa saya akan mendapatkan 4.7 Triliun Rupiah per 5 tahunnya. apakah saya benar?" Tanya Rog dengan menyipitkan mata kepada Indra


"Ten-Ten-tentu Tuan namun izinkan saya mengoreksi beberapa" kata Indra dengan ketakutan ditatap oleh mata Rog yang tajam tersebut


"Silahkan" kata Rog dengan menaruh map di meja


"Mall ini sangat besar dan saya yakin Tuan mengetahui seberapa besar biaya operasional mall ini untuk terus berjalan" kata Indra sambil memberikan list biaya operasi dan alat-alat nya


"Mall memperlu listrik yang sangat-sangat lah besar dan lainnya seperti yang bisa anda lihat dalam list operasional Mall dan semua totalnya adalah 21.8 Miliar Rupiah dan keuntungan yang akan anda dapatkan adalah 4.44 Triliun Rupiah. mohon maaf mengecewakan anda!" Kata Indra dengan menjelaskan lalu menunduk karena menyesal memberikan berita buruk


'mengecewakan? 4.44 Triliun membuat aku bisa tidur santai selama 100 tahun bahkan hingga aku mati jika aku saat itu masih miskkm' gumam Rog dengan sedikit kesal kepada Indra namun tak dapat diungkapkan


"Tak masalah tapi Indra. katakan kepada Ana untuk mengganti Nama Mall menjadi Royal Horizon Crystall Mall jika disingkat kan adalah Rizon Crystall mall dan juga katakan.kepada ana untuk menaikkan profit mall namun tetap menguntungkan Para penyewa Toko dan pengunjung. jika ana berhasil tanpa kecatatan maka saya akan mempromosikan dia sebagai Ketua Dewan direksi. sampaikan pesan ini kepada ana" titah Rog kepada Indra


"dan sebaiknya cepat karena setelah ini kita akan ke bandara" kata Rog


"saya segera laksanakan secepat mungkin. Tuan!" Kata Indra dengan patuh


Indra pun hilang bersama kabut hitam menyelimuti keberadaan nya..


10 menit kemudian


Indra kembali bersamaan pesan singkat dari Ana


^^^Rog: Lakukan yang terbaik jika membutuhkan biaya. kabarkan kepada Indra dan Indra akan melaporkan kepada saya dan sebelum mengajukan biaya tambahan tolong anda bisa membuat list apa saja yang diperlukan dalam pembiayaan tersebut. Terimakasih^^^


Rog lalu menaruh kembali didalam kantong jas nya dan rombongan mobil lapis baja mulai kembali ke aspal jalan


"berapa lama kira-kira kita sampai di Bandara Firdaus I?" Tanya Rog


"mungkin memakan 1 jam setengah bagaimanapun bandara tersebut diluar dari Ibu Kota Trliya dan berada di kota Trivonsia sebelah barat dari Ibu Kota" Kata Rog


"Baiklah selama perjalan. cobalah untuk beli tiket Business class" titah Rog


"Maaf Tuan saya lupa memberitahu anda. mendengar bahwa anda akan ke luar negeri. saudara saya Abi. telah menyiapkan jet pribadi anda dan sudah berada di bandara Firdaus I" Kata Indra


"baiklah tidak masalah. berapa pramugari yang disediakan?" Tanya Rog


"Total jet pribadi anda dapat menampung setidaknya 23 orang. 4 orang pertama adalah pilot dan co-pilot dan juga 2 lainnya adalah Cadangan dari pilot dan co-pilot. sisanya adalah para pramusaji dan pramugari dan semuanya perempuan kecuali pilot dan para koki" kata Indra


"3 orangnya berarti saya dan 2 lain adalah kamu dan supir ini?" Tanya Rog


"benar Tuan. dari banyaknya bawahan yang saya miliki. dia adalah terkuat setelah saya dan sangat mempercayai nya untuk melindungi anda. Melvin perkenalkan diri mu kepada Tuan" kata Indra lalu memberi titah kepada sang supir


"Tuan Rog maafkan saya jika saya belum memperkenalkan diri. Nama saya adalah Habil Melvin dan anda bisa memanggil saya melvin. saya berharap dapat memenuhi harapan anda" kata Melvin dengan patuh mengikuti perintah Indra


"Saya menantikan itu Melvin" kata Rog


...----------------...


...BYE...


...----------------...