The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Guru (2)



10 menit Kemudian...


Rog telah sampai di sebuah gedung sekolah yang dimana ini akan menjadi tempat misinya ..


"'1 bulan ya? Kira-kira Sistem nempatin aku sebagai guru apa ya?' gumam Rog yang bingung..


"Pak? Pak? Permisi?" seseorang pria datang menemuinya


"Eeh maaf. Pak. ada apa ya?" Kata Rog yang mulai sadar dari lamunannya


Rog melihat seorang pria yang menyapanya adalah satpam dan dirinya tahu bahwa itu satpam dari sekolah Yale High School Indonesia


"Justru saya yang bertanya.. Bapak siapa dan hendak mau kemana? Kenapa lihatin sekolah ini terus?" Tanya Pak Satpam dengan menatap Rog sebagai orang yang mencurigakan.


Rog melihat tatapan tajamnya itu akhirnya mengerti


"Ini pak. Saya ini mulai menjadi guru di detik hari ini... dan saya memandangi sekolah ini saya berharap bahwa saya tidak ketemu banyak siswa nakal" Kata Rog


"Guru? Guru sebagai apa?" Tanya Pak satpam yang masih belum percaya


"Pak Yono. Dia tamu saya" tiba-tiba sebuah suara datang


Pak Yono atau Yono aja adalah nama dari satpam dari Sekolah tersebut..


"eh bu Jessica. Maaf bu saya tidak tahu kalau beliau ini tamu anda" kata Pak Yono dengan suara yang merendah


"apakah anda benar Pak Rog?" tanya perempuan yang bernama perempuan tersebut


"Benar Saya Alexandre Rog Chips. Saya datang untuk mengajar" Kata Rog


"Akhirnya. Anda datang pak. ikut saya. Saya akan mengajak anda ke ruangan saya" Kata Bu Jessica yang sepertinya bersyukur kedatangan Rog


5 menit kemudian


Jessica mengajak keliling tour sekolah terlebih dahulu sebelum perempuan tersebut mengajak rog ke ruangan nya..


"satu hal. dimana kamar mandinya. Saya dari awal pertama datang hingga anda menunjukkan semua fasilitas sekolah nanun anda belum menyebutnya dimana toilet nya" kata Rog


"Toilet ya. hmm" sejenak Bu Jessica bergumam


"Jujur Ya Pak Rog. Toilet kami tersedia di setiap lantai nam-namun toilet sering dipakai oleh para siswa yang berandalan. Sok keren dan rata-rata semuanya anak donatur yang saat ini sulit bagi sekolah menghukum mereka" kata Jessica Jujur..


"mengapa saya begitu antusias dengannya anda pertama kali adalah itu karena resume anda yang menyatakan diri bahwa anda adalah pensiunan Jendral di tentara nasional Kerajaan Indonesia (TANKI) sehingga saya yakin bahwa anda bisa mengurusi mereka. Selainnya latar belakang anda adalah seseorang tentara. anda adalah bisnisman yang sukses yang rata-rata kekayaannya adalah diatas mereka. Kehadiran anda sungguh berarti bagi guru-guru Yale High School" kata Bu Jessica yang mulai jujur


Rog terkejut bahwa dirinya tidak tahu Sistem akan menyatakan dirinya sebagai tentara. TUNGGU!? Jendral? Yang benar saja! dirinya aja tamatan SD apa yang yang jendral? Jendral mencari nasi kotak atau rendang?


[Anda tidak perlu bimbang Tuan. misi ini memang tidak menyertakan secara lengkap. Nanun sefara keseluruhan bahwa misi anda adalah sebagai BK - Bimbngan Konseling. Pekerjaan anda adalah memberi hukum kepada siswa berandalan yang telah memakan korban jiwa baik fisik dan mental] Kata Sistem


[Perihal Pangkat Jendral anda di TANKI itu adalah ada benarnya. Sistem yang memberikan hal tersebut secara percuma-cuma karena sistem tahu dari tamatan SD anda tidak akan menerima pekerjaan apapun kecuali anda menjadi kuli bangunan yang membangun negeri!] Kata Sistem


Rog sekali lagi ingin marah dengan pengaturan sistem yang tiba-tiba menjadi tidak masuk akal bagi dirinya


[Tidak akan masuk akal jika anda mempunyai uang Triliunan. Tuan. Lebih baik anda tidak mengeluh atau marah-marah... Sebagai kompensasi. Anda akan diberikan Skill Bela diri yang ditingkatkan ke King of The Master (Raja dari segala Master).. Bela diri yang tingkat ini akan membuat anda akan setara dari Panglima Jendral TKNI dan jajarannya. Intinya anda bisa mengalahkan 1 batalion yang berjumlahkan 20-50 orang] Kata Sistem


"ARRGGGGHH" Tiba-tiba Rog merasakan sakit yang didalam tubuhnya


"Eehhh!? Pak Rog. ada apa?" Tanya Jessica dengan nada khawatir melihat Rog kesakitan..


"tidak masalah. Mungkin saya terlalu capek setelah berkendara lalu di ajak tour" Kata Rog dengan kembali bernada berwibawa..


Ucapan Rog barusan terdapat sindiran untuk jessica yang tidak kunjung mengajaknya ke ruang nya yang dimaksud.. untungnya perempuan tersebut sadar jika dirinya disindir ..


Rog udah tahu bahwa perempuan didepannya itu adalah kepala sekolah tersebut namun Rog tetap bersikap biasa layaknya dirinya tidak tahu sebelum perempuan tersebut mengenalkan diri secara resmi..


...----------------...


...BYE...


...----------------...